Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 236 kali Lingkungan
Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH
Suasana Alun Alun Kabupaten Batang yang menjadi satu di antara Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir. Menyadari vitalnya fungsi tersebut.

Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir.

Menyadari vitalnya fungsi tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini memilih fokus untuk merawat aset hijau yang sudah ada.Sepanjang tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) memutuskan untuk mengencangkan ikat pinggang. Alih-alih jor-joran membangun taman baru, mereka memilih setia menjaga dan memelihara fasilitas RTH yang telah berdiri.

Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani mengungkapkan, bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan RTH baru harus diparkir dulu dari daftar prioritas. Padahal, ia tidak menampik jika ruang publik yang asri kerap kali menjelma menjadi magnet pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Untuk saat ini, perhatian penuh pemerintah daerah tertuju pada RTH Alun-alun Batang dan RTH Bandar. Dua kawasan ini diprioritaskan agar tetap berfungsi optimal, terutama dalam menjamin kenyamanan dan terangnya pencahayaan bagi para pengunjung. Rutin itu bagaimana mempertahankan fungsi RTH supaya tetap optimal. Misalnya lampu jangan sampai mati, itu juga ada anggaran pemeliharaan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (19/5/2026).

Tatang menjelaskan, manajemen pengelolaan RTH sebenarnya dibagi menjadi dua kamar kegiatan rutin dan proyek pembangunan. Pemeliharaan rutin mencakup urusan harian seperti memastikan lampu penerangan tetap menyala, sementara pembangunan RTH baru masuk dalam kategori proyek yang anggarannya tidak selalu mulus mengalir setiap tahun.

“Saat ini, anggaran yang dikantongi untuk pemeliharaan lampu penerangan RTH berkisar antara Rp50 juta hingga Rp75 juta per tahun. Angka ini diakui masih berjalan pincang jika dibandingkan dengan kebutuhan ideal di lapangan, apalagi jumlah RTH di Batang terus merangkak naik,” jelasnya.

Kalau idealnya untuk pemeliharaan sekitar 500 lampu ya kurang lebih Rp500 juta. Itu baru lampu saja. Tantangan di lapangan pun tidak melulu soal usia pakai bohlam lampu yang meredup. Tatang membeberkan bahwa pembengkakan biaya sering kali dipicu oleh tangan-tangan jahil yang melakukan perusakan dan vandalisme di fasilitas publik.

“Selain Alun-alun Batang dan RTH Bandar, wilayah lain seperti Wonotunggal dan Blado sebenarnya sudah memiliki kawasan hijau serupa. Semua titik ini membutuhkan sentuhan

Ia berharap, setiap tahun ada RTH baru karena RTH itu magnet ekonomi. Tapi melihat kemampuan daerah, yang berat justru biaya pemeliharaannya. Tatang juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk ikut pasang badan menjaga fasilitas ruang publik yang sudah dibangun.

“Gotong royong merawat ini penting agar usia pakai fasilitas bisa lebih panjang, dan anggaran daerah tidak habis terkuras hanya untuk membiayai kerusakan yang tidak perlu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 57
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 79
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 69
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 78
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 57