Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 163 kali Lingkungan
Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH
Suasana Alun Alun Kabupaten Batang yang menjadi satu di antara Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir. Menyadari vitalnya fungsi tersebut.

Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir.

Menyadari vitalnya fungsi tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini memilih fokus untuk merawat aset hijau yang sudah ada.Sepanjang tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) memutuskan untuk mengencangkan ikat pinggang. Alih-alih jor-joran membangun taman baru, mereka memilih setia menjaga dan memelihara fasilitas RTH yang telah berdiri.

Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani mengungkapkan, bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan RTH baru harus diparkir dulu dari daftar prioritas. Padahal, ia tidak menampik jika ruang publik yang asri kerap kali menjelma menjadi magnet pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Untuk saat ini, perhatian penuh pemerintah daerah tertuju pada RTH Alun-alun Batang dan RTH Bandar. Dua kawasan ini diprioritaskan agar tetap berfungsi optimal, terutama dalam menjamin kenyamanan dan terangnya pencahayaan bagi para pengunjung. Rutin itu bagaimana mempertahankan fungsi RTH supaya tetap optimal. Misalnya lampu jangan sampai mati, itu juga ada anggaran pemeliharaan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (19/5/2026).

Tatang menjelaskan, manajemen pengelolaan RTH sebenarnya dibagi menjadi dua kamar kegiatan rutin dan proyek pembangunan. Pemeliharaan rutin mencakup urusan harian seperti memastikan lampu penerangan tetap menyala, sementara pembangunan RTH baru masuk dalam kategori proyek yang anggarannya tidak selalu mulus mengalir setiap tahun.

“Saat ini, anggaran yang dikantongi untuk pemeliharaan lampu penerangan RTH berkisar antara Rp50 juta hingga Rp75 juta per tahun. Angka ini diakui masih berjalan pincang jika dibandingkan dengan kebutuhan ideal di lapangan, apalagi jumlah RTH di Batang terus merangkak naik,” jelasnya.

Kalau idealnya untuk pemeliharaan sekitar 500 lampu ya kurang lebih Rp500 juta. Itu baru lampu saja. Tantangan di lapangan pun tidak melulu soal usia pakai bohlam lampu yang meredup. Tatang membeberkan bahwa pembengkakan biaya sering kali dipicu oleh tangan-tangan jahil yang melakukan perusakan dan vandalisme di fasilitas publik.

“Selain Alun-alun Batang dan RTH Bandar, wilayah lain seperti Wonotunggal dan Blado sebenarnya sudah memiliki kawasan hijau serupa. Semua titik ini membutuhkan sentuhan

Ia berharap, setiap tahun ada RTH baru karena RTH itu magnet ekonomi. Tapi melihat kemampuan daerah, yang berat justru biaya pemeliharaannya. Tatang juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk ikut pasang badan menjaga fasilitas ruang publik yang sudah dibangun.

“Gotong royong merawat ini penting agar usia pakai fasilitas bisa lebih panjang, dan anggaran daerah tidak habis terkuras hanya untuk membiayai kerusakan yang tidak perlu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 24
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 13
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 26
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180