Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 155 kali Lingkungan
Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH
Suasana Alun Alun Kabupaten Batang yang menjadi satu di antara Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir. Menyadari vitalnya fungsi tersebut.

Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir.

Menyadari vitalnya fungsi tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini memilih fokus untuk merawat aset hijau yang sudah ada.Sepanjang tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) memutuskan untuk mengencangkan ikat pinggang. Alih-alih jor-joran membangun taman baru, mereka memilih setia menjaga dan memelihara fasilitas RTH yang telah berdiri.

Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani mengungkapkan, bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan RTH baru harus diparkir dulu dari daftar prioritas. Padahal, ia tidak menampik jika ruang publik yang asri kerap kali menjelma menjadi magnet pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Untuk saat ini, perhatian penuh pemerintah daerah tertuju pada RTH Alun-alun Batang dan RTH Bandar. Dua kawasan ini diprioritaskan agar tetap berfungsi optimal, terutama dalam menjamin kenyamanan dan terangnya pencahayaan bagi para pengunjung. Rutin itu bagaimana mempertahankan fungsi RTH supaya tetap optimal. Misalnya lampu jangan sampai mati, itu juga ada anggaran pemeliharaan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (19/5/2026).

Tatang menjelaskan, manajemen pengelolaan RTH sebenarnya dibagi menjadi dua kamar kegiatan rutin dan proyek pembangunan. Pemeliharaan rutin mencakup urusan harian seperti memastikan lampu penerangan tetap menyala, sementara pembangunan RTH baru masuk dalam kategori proyek yang anggarannya tidak selalu mulus mengalir setiap tahun.

“Saat ini, anggaran yang dikantongi untuk pemeliharaan lampu penerangan RTH berkisar antara Rp50 juta hingga Rp75 juta per tahun. Angka ini diakui masih berjalan pincang jika dibandingkan dengan kebutuhan ideal di lapangan, apalagi jumlah RTH di Batang terus merangkak naik,” jelasnya.

Kalau idealnya untuk pemeliharaan sekitar 500 lampu ya kurang lebih Rp500 juta. Itu baru lampu saja. Tantangan di lapangan pun tidak melulu soal usia pakai bohlam lampu yang meredup. Tatang membeberkan bahwa pembengkakan biaya sering kali dipicu oleh tangan-tangan jahil yang melakukan perusakan dan vandalisme di fasilitas publik.

“Selain Alun-alun Batang dan RTH Bandar, wilayah lain seperti Wonotunggal dan Blado sebenarnya sudah memiliki kawasan hijau serupa. Semua titik ini membutuhkan sentuhan

Ia berharap, setiap tahun ada RTH baru karena RTH itu magnet ekonomi. Tapi melihat kemampuan daerah, yang berat justru biaya pemeliharaannya. Tatang juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk ikut pasang badan menjaga fasilitas ruang publik yang sudah dibangun.

“Gotong royong merawat ini penting agar usia pakai fasilitas bisa lebih panjang, dan anggaran daerah tidak habis terkuras hanya untuk membiayai kerusakan yang tidak perlu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 42
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 55
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 57
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 42
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 35
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 32