Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 157 kali Acara Pimpinan Daerah
Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), memberikan sambutan saat Rkor Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara Pemerintah daerah dan Pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara Pemerintah daerah dan Pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan, pentingnya menyatukan frekuensi, persepsi, visi, dan misi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa agar pembangunan berjalan selaras.

“Kepala desa memiliki peran strategis sebagai pemimpin pemerintahan paling dekat dengan masyarakat sekaligus pemegang yurisdiksi di tingkat bawah. Saya tidak mungkin mengawasi wilayah seluas 85.000 hektar dan melayani sekitar 850.000 jiwa sendirian. Karena itu, visi kabupaten harus diterjemahkan dengan baik sampai ke tingkat desa dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan total anggaran bantuan keuangan desa tahun 2026 mencapai Rp15.818.350.000,00. Hingga pertengahan Mei, realisasi penyaluran telah mencapai Rp4.800.404.000,00 yang dicairkan untuk 62 titik pembangunan dari total 236 titik yang telah disetujui.

Bupati meminta BanKeu tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat. Ia juga menegaskan tidak ada pungutan atau permintaan uang dalam bentuk apa pun terkait penyaluran BanKeu.

“Kalau ada yang mengatasnamakan bupati meminta uang terkait BanKeu, itu tidak benar. Saya pastikan tidak ada permintaan uang sepeser pun. Nominal bantuan yang diterima desa bervariasi, mulai Rp30 juta hingga Rp200 juta, menyesuaikan kebutuhan dan program pembangunan masing-masing wilayah,” tegasnya.

Di tengah kondisi fiskal yang cukup menantang, Bupati mengakui Kabupaten Batang tengah menghadapi efisiensi transfer keuangan dari pemerintah pusat hingga hampir Rp240 miliar. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga kesinambungan pembangunan melalui efisiensi anggaran.

“Selain pembangunan fisik, Pemkab Batang juga mulai mengarahkan indikator penilaian desa pada aspek sumber daya manusia, khususnya tingkat pendidikan masyarakat. Ke depan, desa dengan angka putus sekolah paling rendah akan memperoleh penilaian lebih baik dalam berbagai program pemerintah. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan program Kejar Paket C gratis,” terangnya.

Kami ingin kepala desa memanfaatkan program ini agar angka putus sekolah semakin rendah dan kualitas pendidikan masyarakat meningkat. Ia juga menegaskan pentingnya keseriusan pemerintah desa dalam mengikuti program pembangunan daerah. Ia menyebut kepala desa yang tidak hadir dalam rapat koordinasi dapat mengalami penundaan proses bantuan keuangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang Akhmad Handy Hakim menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Batang terdapat 266 titik penerima bantuan keuangan pada 2026.

“Namun, setelah melalui proses persetujuan, sebanyak 236 titik di 144 desa ditetapkan sebagai penerima bantuan keuangan dan mengikuti rapat koordinasi tersebut,” ujar dia.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Batang berharap bantuan keuangan desa dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran guna memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 18
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 15
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 27
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 29
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
Batang - KEK Industropolis Batang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding Signing yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Juli 2026.
27 Jul 2026 Jumadi 65
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait mekanisme persetujuan dan komitmen anggaran daerah untuk Program Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Penerangan Jalan Umum (PJU) "Batang Terang".
27 Jul 2026 Jumadi 60