Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 51 kali Acara Pimpinan Daerah
Tekankan Sinkronisasi Visi Pembangunan, Pemkab Batang Salurkan BanKeu Rp15,8 Miliar untuk Desa
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (tengah), memberikan sambutan saat Rkor Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara Pemerintah daerah dan Pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar rapat koordinasi Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi antara Pemerintah daerah dan Pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan wilayah.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan, pentingnya menyatukan frekuensi, persepsi, visi, dan misi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa agar pembangunan berjalan selaras.

“Kepala desa memiliki peran strategis sebagai pemimpin pemerintahan paling dekat dengan masyarakat sekaligus pemegang yurisdiksi di tingkat bawah. Saya tidak mungkin mengawasi wilayah seluas 85.000 hektar dan melayani sekitar 850.000 jiwa sendirian. Karena itu, visi kabupaten harus diterjemahkan dengan baik sampai ke tingkat desa dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan total anggaran bantuan keuangan desa tahun 2026 mencapai Rp15.818.350.000,00. Hingga pertengahan Mei, realisasi penyaluran telah mencapai Rp4.800.404.000,00 yang dicairkan untuk 62 titik pembangunan dari total 236 titik yang telah disetujui.

Bupati meminta BanKeu tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat. Ia juga menegaskan tidak ada pungutan atau permintaan uang dalam bentuk apa pun terkait penyaluran BanKeu.

“Kalau ada yang mengatasnamakan bupati meminta uang terkait BanKeu, itu tidak benar. Saya pastikan tidak ada permintaan uang sepeser pun. Nominal bantuan yang diterima desa bervariasi, mulai Rp30 juta hingga Rp200 juta, menyesuaikan kebutuhan dan program pembangunan masing-masing wilayah,” tegasnya.

Di tengah kondisi fiskal yang cukup menantang, Bupati mengakui Kabupaten Batang tengah menghadapi efisiensi transfer keuangan dari pemerintah pusat hingga hampir Rp240 miliar. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga kesinambungan pembangunan melalui efisiensi anggaran.

“Selain pembangunan fisik, Pemkab Batang juga mulai mengarahkan indikator penilaian desa pada aspek sumber daya manusia, khususnya tingkat pendidikan masyarakat. Ke depan, desa dengan angka putus sekolah paling rendah akan memperoleh penilaian lebih baik dalam berbagai program pemerintah. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan program Kejar Paket C gratis,” terangnya.

Kami ingin kepala desa memanfaatkan program ini agar angka putus sekolah semakin rendah dan kualitas pendidikan masyarakat meningkat. Ia juga menegaskan pentingnya keseriusan pemerintah desa dalam mengikuti program pembangunan daerah. Ia menyebut kepala desa yang tidak hadir dalam rapat koordinasi dapat mengalami penundaan proses bantuan keuangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang Akhmad Handy Hakim menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Batang terdapat 266 titik penerima bantuan keuangan pada 2026.

“Namun, setelah melalui proses persetujuan, sebanyak 236 titik di 144 desa ditetapkan sebagai penerima bantuan keuangan dan mengikuti rapat koordinasi tersebut,” ujar dia.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Batang berharap bantuan keuangan desa dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran guna memperkuat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH
Prioritaskan Keseimbangan Ekosistem Kota, Bupati Batang Fokuskan Anggaran untuk Pemeliharaan RTH
Batang - Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar pemanis wajah kota. Lebih dari itu, RTH adalah paru-paru yang menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, hingga menjadi benteng resapan air demi mencegah banjir. Menyadari vitalnya fungsi tersebut.
19 Mei 2026 Jumadi 41
Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi
Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong desa-desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat desa guna menciptakan lingkungan bersih sekaligus memperkuat kemandirian fiskal desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi Kantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026).
19 Mei 2026 Jumadi 54
Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal
Hadirkan UMKM, KDMP Pasekaran Berupaya Hidupkan Nadi Perekonomian Lokal
Batang - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Batang terus dilaksanakan secara bertahap di tiap desakelurahan. Salah satunya, KDMP Pasekaran selain bangunan yang sudah berdiri dan sarana prasarana yang terus dilengkapi, juga menghadirkan pelaku UMKM, agar membantu menghidupkan perekonomian setempat.
19 Mei 2026 Jumadi 94
Setia di Tengah Redupnya Tren, Kisah Yosi, Penjaga "Nadi" Batu Akik di Batang Setia di Tengah Redupnya Tren, Kisah Yosi, Penjaga "Nadi" Batu Akik di Batang
Setia di Tengah Redupnya Tren, Kisah Yosi, Penjaga "Nadi" Batu Akik di Batang
Batang - Di jari manisnya, sebuah batu berkarakter unik melingkar kokoh. Bagi Yosi (51), kilau batu itu tidak pernah pudar, meski riuh rendah demam batu akik di tanah air sudah lama senyap. Di saat orang lain sudah menyisihkan kotak cincin mereka ke gudang, warga Rowobelang, Kabupaten Batang ini justru memilih bertahan, merawat hobi yang telah mendarah daging sejak ia masih berseragam Sekolah Menengah Pertama (SMP).
18 Mei 2026 Jumadi 87
14 DPK KNPI Batang Dilantik Serentak, Perkuat Peran Pemuda Dukung Pembangunan Daerah 14 DPK KNPI Batang Dilantik Serentak, Perkuat Peran Pemuda Dukung Pembangunan Daerah
14 DPK KNPI Batang Dilantik Serentak, Perkuat Peran Pemuda Dukung Pembangunan Daerah
Batang - Sebanyak 14 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) se-Kabupaten Batang masa bakti 20252028 resmi dilantik secara serentak di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (1852026). Pelantikan mengusung tema Revitalisasi, Eksistensi, dan Kolaborasi Peran Pemuda dalam Mewujudkan Cita-Cita Kabupaten Batang.
18 Mei 2026 Jumadi 118
Sertijab Dandim Batang, Danrem Wijayakusuma Fokus Pembetukan Yon TP Sertijab Dandim Batang, Danrem Wijayakusuma Fokus Pembetukan Yon TP
Sertijab Dandim Batang, Danrem Wijayakusuma Fokus Pembetukan Yon TP
Batang - Sebagai wujud dukungan TNI terhadap program kerja pemerintah pusat, utamanya ketahanan pangan nasional, saat ini Korem 071Wijayakusuma bersama Kodim 0736Batang berfokus dalam pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).
18 Mei 2026 Jumadi 160