Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 324 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, memberikan sambutan saat Rkor Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong desa-desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat desa guna menciptakan lingkungan bersih sekaligus memperkuat kemandirian fiskal desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi Kantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong desa-desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat desa guna menciptakan lingkungan bersih sekaligus memperkuat kemandirian fiskal desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi Kantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (19/5/2026).

Faiz menegaskan, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang hanya sebagai persoalan kebersihan, tetapi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi desa melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Ke depan desa-desa di Kabupaten Batang harus punya kemandirian pengelolaan sampah yang baik, sehingga tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga dapat membangun kemandirian fiskal desa,” jelasnya.

Menurut Faiz, sejumlah desa di Kabupaten Batang telah mulai membangun fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) salah satunya Desa Tersono. Model pengelolaan tersebut diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.

“Pemkab Batang juga tengah menyiapkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di wilayah timur melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul. Beberapa kecamatan yang didorong mulai menerapkan manajemen pengelolaan sampah tingkat desa di antaranya Gringsing, Subah, Banyuputih, Tersono, dan Limpung,” terangnya.

Faiz juga menjelaskan, pengelolaan sampah desa nantinya diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan BUMDes.

“Dalam skema tersebut, desa dapat mengolah sampah yang memiliki nilai jual, sementara sampah residu yang tidak mampu dikelola desa akan diarahkan ke TPST Sentul,” ungkapnya.

Faiz juga mengenalkan konsep polluter pays atau pencemar membayar sebagai pendekatan baru dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Batang. Prinsip tersebut menekankan bahwa masyarakat yang menghasilkan sampah juga memiliki tanggung jawab pembiayaan pengelolaannya.

“Selama ini masih ada pola pikir bahwa setelah membayar retribusi, masyarakat bebas membuang sampah. Ke depan harus berubah. Yang menghasilkan sampah, maka ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaannya,” ujar dia.

Konsep tersebut dirancang mencontoh sistem pengelolaan sampah di Jepang dengan pendekatan pemilahan sejak dari rumah tangga. BUMDes nantinya akan menyediakan plastik khusus untuk sampah berdasarkan jenisnya, misalnya plastik putih untuk sampah anorganik seperti botol dan kemasan plastik yang masih memiliki nilai ekonomi, serta plastik hitam untuk sampah organik.

“Pengambilan sampah dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disepakati bersama, misalnya hari tertentu untuk sampah anorganik dan hari lainnya untuk sampah organik. Warga diwajibkan membeli plastik khusus tersebut melalui BUMDes, di mana harga pembelian sudah termasuk biaya pengangkutan sampah,” imbuhnya.

Menurut Bupati, skema tersebut dinilai lebih adil dibandingkan sistem retribusi tarif rata karena masyarakat membayar sesuai jumlah sampah yang dihasilkan.

“Kalau sistem tarif rata, orang yang buang sampah sedikit dan banyak bayar sama. Dengan sistem ini, warga yang menghasilkan sampah lebih banyak otomatis membayar lebih banyak, sehingga lebih proporsional,” tandasnya.

Melalui penguatan manajemen sampah tingkat desa, Pemkab Batang berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, budaya pengelolaan sampah yang tertib, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan desa melalui penguatan ekonomi berbasis BUMDes. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 86
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 78
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 122
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 65
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 54
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Luncurkan Koneksi, BPKPAD Batang Efektifkan Kinerja ASN Berbasis IT
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.
22 Sep 2026 Jumadi 59