Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 19 Mei 2026 Jumadi Dibaca 255 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Dorong Desa Mandiri Kelola Sampah, BUMDes Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, memberikan sambutan saat Rkor Bantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong desa-desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat desa guna menciptakan lingkungan bersih sekaligus memperkuat kemandirian fiskal desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi Kantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1952026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong desa-desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat desa guna menciptakan lingkungan bersih sekaligus memperkuat kemandirian fiskal desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi Kantuan keuangan (BanKeu) kepada Pemerintah desa di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (19/5/2026).

Faiz menegaskan, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang hanya sebagai persoalan kebersihan, tetapi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi desa melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Ke depan desa-desa di Kabupaten Batang harus punya kemandirian pengelolaan sampah yang baik, sehingga tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga dapat membangun kemandirian fiskal desa,” jelasnya.

Menurut Faiz, sejumlah desa di Kabupaten Batang telah mulai membangun fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) salah satunya Desa Tersono. Model pengelolaan tersebut diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.

“Pemkab Batang juga tengah menyiapkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di wilayah timur melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentul. Beberapa kecamatan yang didorong mulai menerapkan manajemen pengelolaan sampah tingkat desa di antaranya Gringsing, Subah, Banyuputih, Tersono, dan Limpung,” terangnya.

Faiz juga menjelaskan, pengelolaan sampah desa nantinya diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan BUMDes.

“Dalam skema tersebut, desa dapat mengolah sampah yang memiliki nilai jual, sementara sampah residu yang tidak mampu dikelola desa akan diarahkan ke TPST Sentul,” ungkapnya.

Faiz juga mengenalkan konsep polluter pays atau pencemar membayar sebagai pendekatan baru dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Batang. Prinsip tersebut menekankan bahwa masyarakat yang menghasilkan sampah juga memiliki tanggung jawab pembiayaan pengelolaannya.

“Selama ini masih ada pola pikir bahwa setelah membayar retribusi, masyarakat bebas membuang sampah. Ke depan harus berubah. Yang menghasilkan sampah, maka ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaannya,” ujar dia.

Konsep tersebut dirancang mencontoh sistem pengelolaan sampah di Jepang dengan pendekatan pemilahan sejak dari rumah tangga. BUMDes nantinya akan menyediakan plastik khusus untuk sampah berdasarkan jenisnya, misalnya plastik putih untuk sampah anorganik seperti botol dan kemasan plastik yang masih memiliki nilai ekonomi, serta plastik hitam untuk sampah organik.

“Pengambilan sampah dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disepakati bersama, misalnya hari tertentu untuk sampah anorganik dan hari lainnya untuk sampah organik. Warga diwajibkan membeli plastik khusus tersebut melalui BUMDes, di mana harga pembelian sudah termasuk biaya pengangkutan sampah,” imbuhnya.

Menurut Bupati, skema tersebut dinilai lebih adil dibandingkan sistem retribusi tarif rata karena masyarakat membayar sesuai jumlah sampah yang dihasilkan.

“Kalau sistem tarif rata, orang yang buang sampah sedikit dan banyak bayar sama. Dengan sistem ini, warga yang menghasilkan sampah lebih banyak otomatis membayar lebih banyak, sehingga lebih proporsional,” tandasnya.

Melalui penguatan manajemen sampah tingkat desa, Pemkab Batang berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, budaya pengelolaan sampah yang tertib, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan desa melalui penguatan ekonomi berbasis BUMDes. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 18
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 16
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 28
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 30
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
KEK Industropolis Batang Raih Anugerah Adi Hijau 2026, Perkuat Transformasi Kawasan Industri Berkelanjutan
Batang - KEK Industropolis Batang kembali menorehkan prestasi dengan meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi pada ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding Signing yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Juli 2026.
27 Jul 2026 Jumadi 65
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
KPBU Penerangan Jalan Disetujui, Ketua DPRD Batang Tekankan Ketahanan Fiskal
Batang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memberikan penjelasan terkait mekanisme persetujuan dan komitmen anggaran daerah untuk Program Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Penerangan Jalan Umum (PJU) "Batang Terang".
27 Jul 2026 Jumadi 60