Batang - Sebanyak 14 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) se-Kabupaten Batang masa bakti 20252028 resmi dilantik secara serentak di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (1852026). Pelantikan mengusung tema Revitalisasi, Eksistensi, dan Kolaborasi Peran Pemuda dalam Mewujudkan Cita-Cita Kabupaten Batang.
Batang - Sebanyak 14 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) se-Kabupaten Batang masa bakti 2025–2028 resmi dilantik secara serentak di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (18/5/2026). Pelantikan mengusung tema Revitalisasi, Eksistensi, dan Kolaborasi Peran Pemuda dalam Mewujudkan Cita-Cita Kabupaten Batang.
Ketua DPD KNPI Batang Mustofa mengatakan, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di tingkat kecamatan.
Dijelaskannya, dari total 15 kecamatan di Kabupaten Batang, sebanyak 14 DPK telah dilantik secara bersamaan. Sementara Kecamatan Kandeman belum ikut dilantik karena masa berlaku surat keputusan kepengurusannya berbeda.
“Alhamdulillah di penghujung kepengurusan kami DPD KNPI Kabupaten Batang masa bakti 2023–2026, hari ini bisa terselenggara momentum pelantikan serentak. Harapannya ini menjadi tonggak awal semangat peran pemuda di tingkat kecamatan untuk senantiasa eksis mendukung program pemerintah,” jelasnya.
Menurutnya, KNPI harus menjadi rumah besar kepemudaan yang tidak hanya ditempati sementara, melainkan dirawat bersama sebagai wadah berkontribusi dalam pembangunan pemuda di Kabupaten Batang.
“Kami berharap KNPI bukan hanya rumah besar yang ditinggali sesaat saja, tetapi rumah besar yang kita miliki ini dirawat bersama sebagai bagian dari ikhtiar kita berkontribusi dalam pembangunan kepemudaan,” harapnya.
Mustofa juga mengingatkan pentingnya komitmen para pengurus DPK untuk aktif meluangkan waktu di tengah kesibukan organisasi kepemudaan masing-masing, seperti Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Rifa’iyah, dan organisasi lainnya. Ia juga menekankan tiga prinsip dasar kepemimpinan yang perlu dijalankan para pengurus KNPI.
“Pemimpin harus bisa memberikan motivasi, memberi keteladanan, dan memberikan solusi. Ini penting dijadikan pedoman dalam menjalankan organisasi, utamanya di KNPI,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi, pelantikan serentak tersebut dan berharap pengurus yang baru mampu menjadi motor penggerak pemuda di tingkat kecamatan.
“Semoga pelantikan ini tidak sebatas mengucapkan sumpah, tetapi mampu menjadi motor penggerak pemuda untuk menjadikan generasi yang hebat dan mampu menjalankan amanahnya sebagai KNPI,” tuturnya.
Menurut Suyono, pemuda merupakan aset terbesar bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan negara. Karena itu, generasi muda harus dibekali bakat, kemampuan, dan integritas yang kuat.
“Saya selalu menyampaikan, bahwa aset terbesar bangsa ini adalah pemuda dan pemudinya. Kalau pemudanya hebat, punya kemampuan dan dedikasi tinggi, maka negeri ini juga akan menjadi hebat,” ungkapnya.
Ia mencontohkan sejumlah negara seperti China dan Korea Selatan yang mampu maju karena keberhasilan membina potensi generasi mudanya, baik di bidang olahraga, teknologi, maupun inovasi.
Selain kemampuan, Suyono juga menekankan pentingnya integritas bagi para pemuda, khususnya ketika kelak menjadi pemimpin.
“Pemuda harus berintegritas dan jujur. Integritas itu melakukan sesuatu sesuai kata hati, bahkan ketika ada godaan maupun ancaman,” ujar dia.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Batang berharap KNPI dapat semakin aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menciptakan program-program yang berdampak positif bagi pembangunan daerah serta peningkatan kualitas generasi muda. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)