Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan

Senin, 11 Mei 2026 Jumadi Dibaca 348 kali Lingkungan
Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan
SMAN 2 Batang menggelar Workshop Adiwiyata bersama DLH di Aula SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - SMA Negeri 2 Batang terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026, setelah sebelumnya di tahun 2024 meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi dengan menghadirkan berbagai program ramah lingkungan. Mulai dari bank sampah hingga pengolahan limbah menjadi eco enzyme diterapkan untuk membangun kepedulian lingkungan warga sekolah.

Batang - SMA Negeri 2 Batang terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026, setelah sebelumnya di tahun 2024 meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi dengan menghadirkan berbagai program ramah lingkungan. Mulai dari bank sampah hingga pengolahan limbah menjadi eco enzyme diterapkan untuk membangun kepedulian lingkungan warga sekolah.

Kepala SMAN 2 Batang Yulianto Nurul Furqon terus mengedukasi anak didik untuk memiliki kesadaran terhadap lingkungan belajar agar asri karena dipenuhi dengan tanaman apotek hidup yang kemanfaatannya dirasakan warga sekolah. Di samping itu, peserta didik bersama seluruh warga sekolah turut berpartisipasi dalam mengurangi sampah plastik, serta pemilahan sampah organik melalui bank sampah.

“Anak-anak langsung mempraktikkan cara pengolahan sampah menjadi pupuk kompos yang disiapkan di tempat khusus. Jadi tidak hanya menyosialisasikan Sekolah Ramah Lingkungan lewat teknologi informasi, tapi juga mengolah langsung sampah organik yang dihasilkan sekolah” katanya, saat mendampingi Workshop Kampanye Lingkungan Hidup, di Aula SMAN 2 Batang,  Kabupaten Batang, Senin (11/5/2026).

Untuk mendukung proses menuju Sekolah Adiwiyata, SMAN 2 Batang mendapat kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang untuk menyosialisasikan pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan.

“Ini gayung bersambut karena saat ini kami sedang berproses menuju Sekolah Adiwiyata, dengan mengedukasi anak didik agar peduli terhadap lingkungannya,” ungkapnya.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) DLH Batang Sri Eli Yuliani mengakui, SMAN 2 Batang sudah menunjukkan kepeduliannya dalam mewujudkan Sekolah Ramah Lingkungan. Hal ini penting karena sebagai langkah persiapan generasi z yayakan menjadi sumber penentu kebijakan di masa mendatang.

“Mereka juga harus ikut memelihara lingkungan hidupnya. Dari sisi kesiapan infrastrukturnya, dengan membuat bank sampah hingga menerapkan Jumat Non Emisi yakni siswa menuntun sepeda motor ketika memasuki lingkungan sekolah,” jelasnya.

Dari sisi pemanfaatan limbah sisa makanan, juga telah dikelola menjadi eco enzyme. Biasanya kulit buah dari sisa Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sini sudah diolah jadi eco enzyme dari kulit buah atu sayuran menjadi pupuk alami.

Salah satu siswi, Anggita memandang edukasi terhadap masyarakat tidak hanya sebatas sosialisasi melalui media sosial, namun akan lebih mengena dengan terjun langsung mempraktikkannya. Pemanfaatan teknologi informasi juga penting untuk edukasi, namun mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih peduli terhadap lingkungan jauh lebih penting melalui teladan langsung.

“Misalnya di sekolah kami sudah memanfaatkan sampah botol air mineral diolah jadi barang berguna lainnya. Pemilahan dan pengolahan sampah organik jadi kompos juga turut mendukung SMAN 2 menjadi Sekolah Adiwiyata,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 57
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 79
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 69
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 78
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 57