Pengendalian Perlindungan Kerja, Disnaker Catat Ada 2.646 TKA Bekerja di Batang

Selasa, 07 April 2026 Jumadi Dibaca 157 kali Pelayanan Publik
Pengendalian Perlindungan Kerja, Disnaker Catat Ada 2.646 TKA Bekerja di Batang
Kepala Disnaker Batang Suprapto memberikan sambutan saat diskusi penguatan kapasitas pengendalian penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Hotel Sendangsari, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menegaskan pentingnya penguatan pengendalian penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di tengah arus investasi yang terus meningkat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penguatan kapasitas pengendalian TKA di Hotel Sendangsari, Kabupaten Batang, Rabu (742026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menegaskan pentingnya penguatan pengendalian penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di tengah arus investasi yang terus meningkat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penguatan kapasitas pengendalian TKA di Hotel Sendangsari, Kabupaten Batang, Rabu (7/4/2026).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang Suprapto mengatakan, bahwa keberadaan TKA merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari globalisasi dan keterbukaan ekonomi.

“Tenaga kerja asing merupakan unsur yang selalu aktual, dinamis, dan strategis. Kehadirannya menjadi konsekuensi dari meningkatnya investasi dan kerja sama internasional. Namun, negara tetap memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi tenaga kerja Indonesia,” jelasnya.

Ia menekankan, bahwa pemerintah harus memastikan kesempatan kerja yang adil bagi tenaga kerja lokal, sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah masuknya tenaga kerja asing.

“Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah TKA di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 184.481 orang. Sementara di Kabupaten Batang, hingga 2 April 2026 tercatat sebanyak 2.646 TKA yang bekerja dengan lokasi penempatan di wilayah tersebut,” terangnya.

Dari sisi kontribusi terhadap daerah, penggunaan TKA juga berdampak pada penerimaan retribusi. Pada 2025, realisasi retribusi penggunaan TKA di Kabupaten Batang mencapai Rp2,1 miliar. Sedangkan hingga Maret 2026, penerimaan sudah mencapai Rp1,42 miliar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan pengguna TKA yang telah menjalankan regulasi dengan baik. Hal ini mendukung kelancaran aktivitas investasi sekaligus mempermudah pelayanan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, besarnya investasi asing turut mendorong kebutuhan tenaga kerja dengan keahlian tertentu. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan realisasi investasi nasional mencapai Rp1.931,2 triliun, dengan lebih dari separuhnya berasal dari investasi asing.

“Di Kabupaten Batang, keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang atau Grand Batang City yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2024, menjadi salah satu faktor pendorong masuknya investasi,” tegasnya.

Suprapto juga menyebutkan, dalam regulasi tersebut, kawasan KEK mendapatkan sejumlah kemudahan terkait penggunaan TKA. Di antaranya, jangka waktu penggunaan TKA dapat diberikan hingga lima tahun dan dapat diperpanjang. Selain itu, untuk jabatan direksi atau komisaris, izin diberikan sekali dan berlaku selama yang bersangkutan menjabat.

Kemudahan lainnya adalah tersedianya sistem layanan pengajuan TKA secara daring yang lebih adaptif untuk mendukung percepatan pelayanan. Meski demikian, Suprapto menegaskan bahwa penggunaan TKA tetap harus dikendalikan secara ketat dan sejalan dengan upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.

“Penguatan pengendalian ini penting agar keberadaan TKA benar-benar memberikan manfaat, khususnya dalam transfer keahlian kepada tenaga kerja Indonesia,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 41
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 299
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 123
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 46
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 116
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 81