Lindungi Pesisir dari Rob, Rizal Bawazier Dorong Batang Masuk Prioritas Proyek GSW

Jumat, 03 April 2026 Jumadi Dibaca 260 kali Lingkungan
Lindungi Pesisir dari Rob, Rizal Bawazier Dorong Batang Masuk Prioritas Proyek GSW
Anggota DPR RI Rizal Bawazier menyampaikan, akan melindungi pesisir dari Rob dengan membangun proyek Giant Sea Wall.
Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mendorong agar wilayah Kabupaten Batang masuk dalam prioritas pembangunan proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Masjid At Tanwir, Kabupaten Batang, Jumat (3/4/2026).

Batang - Anggota DPR RI Rizal Bawazier mendorong agar wilayah Kabupaten Batang masuk dalam prioritas pembangunan proyek Giant Sea Wall (GSW) atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di Masjid At Tanwir, Kabupaten Batang, Jumat (3/4/2026).

Rizal menjelaskan, proyek GSW merupakan program strategis nasional yang dirancang membentang sepanjang kurang lebih 535 kilometer dari Banten hingga Gresik. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi banjir rob, penurunan muka tanah, serta melindungi kawasan pesisir dan aset ekonomi masyarakat.

Menurutnya, wilayah pesisir Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Batang, menjadi salah satu area yang membutuhkan perhatian serius dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Kalau menunggu jadwal keseluruhan dari Banten sampai Gresik, tentu akan memakan waktu lama. Karena itu, kami minta agar wilayah yang terdampak cukup parah bisa diprioritaskan lebih dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kawasan pesisir Batang bagian Barat dinilai menjadi titik yang paling terdampak, terutama di wilayah yang sebelumnya telah ia kunjungi secara langsung, seperti Kasepuhan.

Meski demikian, Rizal menyebut kemungkinan perluasan pembangunan hingga ke wilayah Batang timur tetap terbuka, tergantung tingkat keparahan kondisi di lapangan.

“Kalau memang nanti dibutuhkan sampai Batang Timur, tentu bisa diperpanjang. Tapi saat ini kita dorong prioritas dulu untuk wilayah yang paling terdampak,” tegasnya.

Kabupaten Batang sendiri memiliki panjang garis pantai sekitar 37 kilometer yang berpotensi terdampak rob dan penurunan tanah, sehingga dinilai penting untuk masuk dalam cakupan proyek tersebut.

Rizal menegaskan, pihaknya di DPR RI akan terus mengawal rencana pembangunan GSW agar dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.

“Ini program besar dan sudah menjadi janji pemerintah. Kami akan terus mengawasi dan berkomunikasi agar pelaksanaannya bisa segera berjalan,” pungkasnya.

Dengan masuknya Batang dalam prioritas proyek GSW, diharapkan perlindungan terhadap kawasan pesisir dapat semakin optimal serta memberikan dampak positif bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat setempat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 51
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 62
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 70
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 54
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 48
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 20