Fasilitasi Pelaku Ekraf, Pemkab Batang Berupaya Lindungi Kekayaan Intelektual

Kamis, 02 April 2026 Jumadi Dibaca 189 kali Hukum
Fasilitasi Pelaku Ekraf, Pemkab Batang Berupaya Lindungi Kekayaan Intelektual
Disparpora Batang Fasilitasi Pelaku Ekraf mendapatkan kepastian hukum terkait HKI di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang memberikan kesempatan kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan kepastian hukum terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kepastian tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Batang melindungi produk kreasi yang diharapkan mampu meningkatkan nilai jual, sehingga turut mendukung peningkatan perekonomian pelaku ekonomi kreatif.

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Batang memberikan kesempatan kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan kepastian hukum terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kepastian tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Batang melindungi produk kreasi yang diharapkan mampu meningkatkan nilai jual, sehingga turut mendukung peningkatan perekonomian pelaku ekonomi kreatif.

Puluhan produk olahan makanan ringan, herbal hingga produk berkonsep layanan jasa publik berlomba untuk mendapatkan kepastian HKI.

Sekretaris Disparpora Batang Sri Sugeng Priyanto mengupayakan, untuk menjembatani para pelaku ekonomi kreatif mendapat kepastian hukum atas produknya, sehingga konsumen semakin yakin layanan maupun kualitas suatu produk.

“Tujuannya agar ada peningkatan nilai dari tiap produk ekonomi kreatif itu, khusus saat ini kami fasilitasi 30 pelaku ekraf di Kabupaten Batang. Sampai sekarang ada 238 pelaku ekraf yang dimulai sejak 2023 silam, bekerja sama dengan Disperindagkop dan UKM serta Kanwil Hukum Jateng dalam merekomendasi produk yang layak memperoleh HKI,” katanya, saat ditemui di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2026).

Pelayanan yang diberikan seluruhnya diberikan secara gratis artinya para pelaku ekraf tidak mengeluarkan biaya apa pun.

“Biasanya kalau tidak difasilitasi biayanya sampai Rp1,8 juta, tapi karena difasilitasi hanya Rp500 ribu, itu pun dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), jadi mereka gratis sepenuhnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Jateng Agustinus Yosi setyawan mengatakan, persyaratan utama apabila produk ekonomi kreatifnya memiliki Hak Kekayaan Intelektual, berupa fisik maupun layanan jasa, agar terlindungi.

“Kunci utama agar lolos memperoleh HKI, produknya harus original atau tidak meniru produk lain, sehingga kecil kemungkinannya untuk ditolak. Keuntungannya, bisa menambah nilai tambah, maka meski ada produk sejenis, dengan telah memiliki HKI akan meningkatkan reputasi di mata konsumen, sehingga perekonomian pun ikut meningkat,” terangnya.

Tak hanya berupa produk maupun jasa, bahkan bagi mereka yang memiliki ide menarik pun dapat dicatatkan sebagai kekayaan intelektual. Syaratnya harus bisa diwujudkan berbentuk tulisan maupun vidio.

Salah satu pelaku ekraf, Berta Avin Prastika, pemilik sanggar Prastikasmara menyampaikan, sangat terbantu dengan adanya fasilitasi tersebut karena membantu sanggar makin dikenal publik. Prosesnya pun sangat mudah, dengan hanya melakukan pendaftaran melalui aplikasi, tidak perlu bertatap muka, sehingga lebih efektif dan efisien.

“Sekarang ini kan sistemnya sudah online semua, itu lebih memudahkan, daripada harus dari kantor satu ke kantor lainnya itu lebih repot. Produk layanan saya jasa hiburan seni tradisi, pelatihan seni, produksi konten kreatif, pembuatan dan penyewaan kostum,” ujar dia.

Baginya Hak Kekayaan Intelektual sangatlah penting, karena untuk membantu mengenalkan nama atau merek usaha.

“Sebagai identitas, kalau sudah mereknya dikenal, pasti mudah laku di konsumen,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 3
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 143
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 117
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 77