Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian

Senin, 25 Mei 2026 Jumadi Dibaca 164 kali Pembangunan Infrastruktur
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menyampaikan, Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.

Permintaan itu muncul menyusul viralnya penggunaan area trotoar dan pedestrian di depan gerai Indomaret Fresh sebagai akses kendaraan serta lahan parkir yang dinilai mengganggu hak pejalan kaki dan merusak fungsi fasilitas umum.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menegaskan, bahwa seluruh fasilitas pedestrian yang sebelumnya dibangun pemerintah daerah wajib dikembalikan seperti kondisi semula.

“Fungsi pedestrian harus dikembalikan seperti semula. Ada batu alam, jalur difabel, sampai saluran drainase semuanya harus dikembalikan,” katanya saat dikonfirmasi usai rapat koordinasi antara Pemkab Batang dan manajemen Indomaret Fresh, di DPUPR Kabupaten Batang, Senin (25/5/2026).

Menurut Endro, pemerintah daerah tidak mempermasalahkan keberadaan aktivitas usaha toko modern tersebut. Namun, aset publik yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah harus tetap dipertahankan fungsi dan kebermanfaatannya untuk masyarakat. Ia menekankan, prioritas utama saat ini adalah mengembalikan area pedestrian agar kembali dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh pejalan kaki.

“Yang paling penting itu mengembalikan asetnya semua. Fungsi pedestrian harus kembali dulu. DPUPR mencatat sejumlah fasilitas yang wajib dipulihkan, mulai dari lantai batu alam pedestrian, jalur khusus difabel, hingga sistem drainase di sekitar lokasi. Selain itu, penataan area parkir di samping gerai juga diminta disesuaikan agar tidak mengganggu fasilitas umum yang telah tersedia,” terangnya.

Endro juga menegaskan, seluruh proses pengembalian fasilitas publik tersebut menjadi tanggung jawab penuh pihak manajemen Indomaret Fresh.

“Itu harus Indomaret yang mengembalikan. Masa kita yang membangunkan lagi. Semua yang terkait perizinan dan fasilitas yang berubah harus dikembalikan seperti semula,” tegasnya.

Meski belum menetapkan batas waktu resmi, DPUPR meminta proses pemulihan dilakukan secepat mungkin mengingat banyaknya masukan dan pertanyaan dari masyarakat terkait kondisi trotoar tersebut.

“Mereka menyampaikan ingin segera menyelesaikan. Kami juga minta secepatnya karena sudah ada masyarakat yang bertanya dan mengeluhkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, kondisi pedestrian di depan Indomaret Fresh Alun-Alun Batang menjadi perhatian warga setelah sejumlah kendaraan terlihat melintas dan parkir di atas area trotoar. Situasi tersebut menuai kritik karena dinilai mengurangi kenyamanan pejalan kaki serta menghambat akses difabel.

Menanggapi polemik tersebut, Pemkab Batang bersama manajemen Indomaret Fresh telah melakukan koordinasi guna mencari solusi terbaik agar fungsi fasilitas publik di kawasan Alun-Alun Batang tetap terjaga.

“DPUPR menegaskan prinsip utama pemerintah daerah adalah memastikan seluruh fasilitas publik dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya. Kami intinya sudah koordinasi dengan pihak Indomaret agar fungsi pedestrian segera dikembalikan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 25
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 39
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 23
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 86
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 25
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 27