Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Senin, 25 Mei 2026 Jumadi Dibaca 209 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Salah satu petugas hewan Dispaperta Batang, mengecek kondisi kesehatan hewan menjelang Iduladha di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang.
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.

Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.

Pengecekan terbaru dilakukan di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (25/5/2026). Tim dokter hewan Dispaperta diterjunkan guna memantau kondisi kesehatan ternak sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menular.

Dokter Hewan Dispaperta Batang Ambar Puspitaningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kandang penyedia hewan kurban di seluruh kecamatan serta menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) bagi ternak yang dinyatakan sehat.

“Kemarin sudah kita keliling di 15 kecamatan untuk memeriksa kandang penyedia hewan kurban. Bagi yang sudah memenuhi syarat kesehatan, kita keluarkan SKKH. Sekarang kami fokus memeriksa lapak-lapak penjualan di pinggir jalan karena ini mulai bermunculan menjelang Idul Adha,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan sementara, Dispaperta menemukan tiga ekor sapi di Kecamatan Warungasem yang terindikasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ketiga sapi tersebut diketahui merupakan hewan pendatang dari Jawa Timur.

“Sudah kami ambil sampel swab dan dikirim ke Balai Veteriner Semarang untuk pemeriksaan laboratorium. Sementara rekomendasi kami dipisahkan dari hewan lain, diobati hingga sembuh, dan tidak dijual untuk kurban tahun ini,” ungkapnya.

Selain PMK, Dispaperta juga memfokuskan pemeriksaan terhadap potensi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Meski demikian, menurutnya, tren kasus kedua penyakit tersebut di Kabupaten Batang mulai mereda.

“Fokus kami masih PMK dan LSD. Namun kasusnya sudah relatif menurun, hanya beberapa sapi pendatang yang perlu perhatian khusus,” tegasnya.

Dalam proses pemeriksaan, petugas mengecek sejumlah bagian tubuh hewan seperti area mulut, kulit, hingga kondisi fisik umum ternak. Untuk kambing, pengawasan juga diarahkan pada penyakit kulit seperti scabies.

Ambar menyebutkan, sebanyak 21 petugas kesehatan hewan diterjunkan dan disebar di 15 kecamatan untuk mempercepat proses pemeriksaan serta menjangkau seluruh titik penjualan hewan kurban.

“Dispaperta juga memprediksi jumlah hewan kurban tahun ini sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya. Pada Iduladha tahun lalu, jumlah sapi kurban mencapai lebih dari 1.500 ekor, sementara kambing berkisar 3.000 hingga 4.000 ekor. Perkiraan tahun ini sedikit berkurang, mungkin dipengaruhi kondisi ekonomi,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pedagang kambing Angga (28), menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut membantu pedagang memastikan kualitas dan kesehatan ternak yang dijual.

“Kalau saya merespons positif karena ini bagus untuk koreksi dan evaluasi usaha kami. Kambing yang dijual kan umur dan kualitasnya beragam, jadi pemeriksaan seperti ini membuat pembeli juga lebih yakin,” ujar dia.

Pemkab Batang berharap, pemeriksaan intensif ini mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memilih hewan kurban yang sehat, sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menjelang momentum Iduladha. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 79
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 130
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 144