Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat

Senin, 25 Mei 2026 Jumadi Dibaca 322 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Salah satu pedagang menjual hewan kurban di di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang.
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.

Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (25/5/2026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.

Salah seorang pedagang kambing, Angga (28) mengaku telah menekuni usaha jual beli hewan kurban sejak tahun 2016, usai lulus sekolah menengah atas. Usaha tersebut diteruskannya dari sang ayah yang telah lebih dahulu berjualan kambing di wilayah Batang.

“Ini usaha turun-temurun dari almarhum bapak. Saya melanjutkan sejak lulus SMA tahun 2016. Tahun ini membawa sekitar 25 ekor kambing jenis Jawa atau kambing lokal untuk dijual kepada masyarakat. Mayoritas kambing didatangkan dari wilayah selatan Kabupaten Batang dan sekitarnya,” jelasnya.

Selain kambing, Angga juga melayani penjualan sapi untuk kebutuhan kurban. Namun, stok sapi tidak ditempatkan di lokasi lapaknya dan hanya tersedia berdasarkan permintaan konsumen.

“Untuk harga, relatif stabil dibanding tahun sebelumnya. Kambing ukuran standar dijual mulai dari Rp2,5 juta, sementara kambing ukuran jumbo dapat mencapai Rp6,5 juta per ekor,” ungkapnya.

Meski harga cenderung stabil, kondisi pasar hewan kurban tahun ini menurutnya terasa lebih sepi. Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya tren masyarakat mengikuti sistem arisan atau patungan sapi yang dikelola panitia kurban di lingkungan masing-masing.

Kalau tahun ini memang agak sepi. Banyak yang sekarang ikut patungan sapi lewat panitia kurban. Namun demikian, Angga mengaku masih memiliki pelanggan tetap yang sebagian besar merupakan langganan keluarga sejak masa ayahnya berdagang. Hingga pekan terakhir menjelang Iduladha, sekitar 10 ekor kambing masih tersisa di lapaknya.

Di sisi lain, ia menyambut baik pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang. Menurutnya, langkah tersebut memberikan rasa aman kepada pembeli sekaligus menjadi evaluasi bagi pedagang.

“Sudah dicek dari dinas, menurut saya bagus karena bisa jadi koreksi dan evaluasi untuk usaha kami juga,” ujar dia.

Sebagai pedagang musiman menjelang Iduladha, Angga berharap penjualan hewan kurban tahun ini dapat meningkat dan seluruh ternaknya segera terjual. Harapannya semoga bisa laris manis sampai hari kurban nanti. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 183
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 158
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 144
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 598
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 84
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 98