Dari Batang untuk Dunia: Mimpi Satu Miliar Amtsilati di Halal Bi Halal IKSAPBA ke-18

Minggu, 29 Maret 2026 Jumadi Dibaca 179 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Dari Batang untuk Dunia: Mimpi Satu Miliar Amtsilati di Halal Bi Halal IKSAPBA ke-18
Ketua Korwil Amtsilati Jawa Tengah 3, Kyai M. Imam Muhajir memberikan sambutan saat Halal Bi Halal IKSAPBA ke-18 di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang Ratusan santri dan alumni yang tergabung dalam Ikatan Santri Amtsilati PekalonganBatang (IKSAPBA) bersimpuh dalam satu majelis. Bukan sekadar temu kangen tahunan, gelaran Halal Bi Halal (HBH) ke-18 ini menjadi panggung penegasan bahwa metode cepat baca kitab kuning ini siap melintasi sekat-sekat negara.

Batang Ratusan santri dan alumni yang tergabung dalam Ikatan Santri Amtsilati PekalonganBatang (IKSAPBA) bersimpuh dalam satu majelis. Bukan sekadar temu kangen tahunan, gelaran Halal Bi Halal (HBH) ke-18 ini menjadi panggung penegasan bahwa metode cepat baca kitab kuning ini siap melintasi sekat-sekat negara.

Selama hampir dua dekade, IKSAPBA konsisten menjadi motor penggerak organisasi daerah di bawah naungan Amtsilati Pusat. Namun tahun ini, semangat yang diusung terasa lebih besar. Ada ambisi suci untuk membawa warisan literasi pesantren ini ke kancah global.

Ketua Korwil Amtsilati Jawa Tengah 3, Kyai M. Imam Muhajir, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme yang terus tumbuh. Baginya, pertumbuhan lembaga pengguna Amtsilati di wilayah Pekalongan dan Batang adalah sinyal positif bagi visi besar sang muallif, Romo KH. Taufiqul Hakim.

“Visi besar kita adalah satu miliar Amtsilati menuju Amtsilati mendunia. Dengan semangat ‘satu sanad, satu tekad’, kami optimis cita-cita itu bukan sekadar mimpi,” katanya saat ditemui di Pendopo KAbupaten Batang, Minggu (29/3/2026).

Ia berharap, konsistensi IKSAPBA selama 18 tahun terakhir menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap ilmu tidak akan lekang oleh waktu, justru akan semakin luas dampaknya bagi masyarakat.

Wakil Ketua Mutiara Ati (Himpunan Santri dan Alumni Nusantara Amtsilati) KH. Zaimudin Ahya mengatakan, sebagai salah satu lulusan terbaik pasca-Amtsilati perdana, ia mengingatkan bahwa santri masa kini tidak boleh hanya diam di zona nyaman.

Menurutnya, kecepatan metode Amtsilati yang mampu membuat santri membaca kitab kuning dalam waktu 3 hingga 6 bulan adalah "senjata" untuk menguasai dunia.

“Santri hari ini harus kreatif, inovatif, dan progresif. Kita meneladani Abah Taufiqul Hakim yang menghadirkan revolusi pembelajaran. Jika urusan agama bisa dikuasai lebih cepat, maka santri punya waktu lebih banyak untuk mendalami sains, teknologi, hingga kedokteran,” tegasnya.

Ia membayangkan lahirnya generasi "Ulama Ensiklopedik" sosok yang tidak hanya fasih berdalil fikih, tapi juga unggul dalam ilmu modern. Inilah yang diyakininya sebagai kunci kebangkitan peradaban Islam di masa depan.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga diwarnai dengan napak tilas sejarah perjalanan Amtsilati. Para peserta diajak menengok kembali masa-masa awal perjuangan menyebarkan metode yang kini telah mengubah wajah pendidikan pesantren di Indonesia tersebut.

Sementara itu, Ketua IKSAPBA M. Syafiq Qomaruzzaman, menutup rangkaian acara dengan apresiasi mendalam bagi seluruh panitia dan tokoh yang hadir. Ia melihat HBH ke-18 ini sebagai batu loncatan untuk manfaat yang lebih luas.

“Ini bukan sekadar rutinitas atau seremonial. Ini adalah ruang untuk memperkuat nilai perjuangan kita. Ke depan, jangkauan kita harus lebih luas lagi,” ujar dia.

Di tengah arus zaman yang serba digital, santri-santri Amtsilati dari Pekalongan dan Batang ini seolah mengirimkan pesan kuat bahwa tradisi kitab kuning tidak akan mati, ia justru sedang bersiap untuk mewarnai peradaban dunia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 33
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 30
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 45
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Batang - Budaya olahraga lari yang makin digemari, dibidik oleh komunitas Batang Runners bekerja sama dengan PT. Armeta Indah Otsuka untuk turut mengenalkan Deswita Pandansari sebagai destinasi strategis sport tourism. Ratusan pelari mengikuti gelaran Mini Offline Pocari Sweat Runs, sekaligus menjajaki wilayah Desa Pandansari yang didominasi hijaunya persawahan serta menciptakan kesan berlari dengan suasana pedesaan yang menyejukkan.
20 Sep 2026 Jumadi 121
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 284
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 143