Batang - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang melakukan peninjauan dan pengawasan tempat wisata selama libur Lebaran Idulfitri 1447 H di Destinasi Wisata Kembanglangit, Kabupaten Batang, Senin (23/3/2026).
Batang - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang melakukan peninjauan dan pengawasan tempat wisata selama libur Lebaran Idulfitri 1447 H di Destinasi Wisata Kembanglangit, Kabupaten Batang, Senin (23/3/2026).
Pemantauan
ini dilakukan di Bandar Ecopark, Destinasi Wisata Kembanglangit, Forest Kopi,
Metsa Kopi, Destinasi Wisata Pagilaran dan Wisata Alam Kamulyan.
Kepala
Bidang Destinasi & Usaha Pariwisata Disparpora Batang Debby Sintya
Rengganis mengatakan, fokus utama peninjauan ini adalah memastikan keamanan,
keselamatan, kenyamanan, dan kebersihan objek wisata bagi pengunjung yang
meningkat.
“Peninjauan
dilakukan untuk memastikan fasilitas umum, wahana permainan, dan aksesibilitas
di destinasi wisata, khususnya yang berbasis air (seperti pantai/sungai), dalam
kondisi layak dan aman,†jelasnya.
Debby
juga menyebutkan bahwa, pengawasan tempat wisata melibatkan dari berbagai unsur
yaitu kepolisian, PMI, Tim Kesehatan dan Tim SAR, guna mengantisipasi hal-hal
yang tidak diinginkan.
“Dalam
kunjungan tahun ini dimungkinkan akan meningkat oleh pengunjung wisatawan. Tahun
ini, kami juga menargetkan sekitar Rp4 miliar. Semoga momen lebaran Idulfitri
1447 H tempat-tempat destinasi wisata dipenuhi oleh pengunjung,†harapnya.
Ia
juga mengajak warga untuk mengisi libur dengan berwisata ke destinasi yang ada
di Kabupaten Batang. Sehingga perekonomian di Kabupaten Batang dapat meningkat.
Ditemui
secara terpisah, Pengelola Forest Kopi Hasan menyampaikan, jumlah pengunjung
saat liburan Idulfitri 1447 H meningkat tiga kali lipat sekitar 4.500
pengunjung per hari.
“Alhamdulilah
di tahun ini ada peningkatan dibandingkan tahun-tahun kemarin. Karena dengan cuaca
saat ini yang cukup mendukung, wisatawan antusias untuk mengunjungi tempat
wisata Forest Kopi, Metsa Kopi dan Kembanglangit Park,†ungkapnya.
Hasan
juga menyampaikan, bahwa 50 persen pengunjung kebanyakan dari luar kota. Mereka
mencari suasana baru, kesegaran alam serta ketenangan sambil minum kopi. Ia juga
menargetkan selama libur lebaran ada 20 ribu pengunjung.
“Saat
ini kita menambah satu wahana kolam air hangat dengan suhu 35 derajat. Sehingga
pengunjung seperti anak-anak dapat bermain dan mandi dengan air hangat,â€
imbuhnya.
Ia berharap, kepada pemerintah daerah agar selalu mendukung infrastuktur tempat-tempat wisata dengan akses jalan yang mulus, tidak ada jalan berlobang, serta penerangan jalan diperbanyak. (MC Batang, Jateng/Jumadi)