Batang Menjelang perayaan Idulfitri, tumpukan sampah di sejumlah titik di Kota Batang mengalami lonjakan drastis. Tak tanggung-tanggung, kenaikan volume sampah mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasanya, memaksa petugas kebersihan bekerja ekstra keras demi menjaga kenyamanan kota.
Batang Menjelang perayaan Idulfitri, tumpukan sampah di sejumlah titik di Kota Batang mengalami lonjakan drastis. Tak tanggung-tanggung, kenaikan volume sampah mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasanya, memaksa petugas kebersihan bekerja ekstra keras demi menjaga kenyamanan kota.
Kepala
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batang Rusmanto mengungkapkan, bahwa fenomena
"banjir" sampah ini terjadi merata di berbagai Tempat Pembuangan
Sementara (TPS). Berdasarkan laporan dari mandor UPTD dan TPA, angka sampah
yang masuk ke pembuangan akhir melonjak tajam.
“Laporan
dari mandor TPA, biasanya sampah masuk sekitar 150 ton. Menjelang Lebaran ini,
jumlahnya mambludak sampai 300 ton lebih,†katanya saat dihubungi melalui gawai,
Jumat (20/3/2026).
Kenaikan
volume sampah yang mencapai 100 persen ini terlihat jelas di area-area vital
seperti pasar dan pusat kota. Rusmanto mencontohkan, di Pasar BataBatang yang
biasanya cukup ditangani dengan dua rit (pengangkutan) sehari, kini harus
ditingkatkan hingga lima kali lipat.
“Kondisi
serupa terjadi di titik kontainer dekat DPC PDI Perjuangan, disana biasanya dua
kontainer cukup, sekarang sudah penuh dan mambludak. Terpaksa kami tambah dua
dump truck untuk mengangkut sisanya,†jelasnya.
Untuk
menyiasati lonjakan di wilayah padat seperti Batang Kota, DLH melakukan
strategi "jemput bola" dengan mengalihkan armada dari rute yang beban
sampahnya lebih ringan seperti area Bandar untuk diperbantukan ke pusat kota.
“Meski
armada telah dikerahkan secara maksimal, bahwa kecepatan pengangkutan mungkin
belum bisa mengimbangi kecepatan produksi sampah rumah tangga yang luar biasa
menjelang hari raya,†terangnya.
Terkait
hal tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Saya ingin
menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanannya. Tapi
kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pengambilan sampah ini sampai tuntas.
Rusmanto
menyebutkan, dedikasi paling nyata ditunjukkan oleh para "Pasukan
Kuning". Saat masyarakat lain mulai bersiap menikmati libur panjang, para
pejuang kebersihan ini tetap bersiaga di lapangan. Mereka hanya mengambil jeda
singkat untuk menunaikan ibadah.
"Biasanya
menjelang Idulfitri, mereka liburnya pas salat Ied saja. Setelah itu, sorenya
langsung bergerak lagi menyelesaikan sampah,†ujar dia.
Meski
tidak menjanjikan bonus nominal secara khusus, Rusmanto memberikan apresiasi
setinggi-tingginya atas loyalitas para petugas di lapangan yang bekerja hingga
malam hari demi memastikan Batang tetap bersih saat hari kemenangan tiba.
“Apresiasinya
adalah kebanggaan. Mereka sudah luar biasa bekerja, dan kami sangat menghargai
dedikasi itu,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)