Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada "Salah Kamar" Distribusi

Jumat, 13 Maret 2026 Jumadi Dibaca 305 kali Acara Pimpinan Daerah
Acara Pimpinan Daerah" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260313173827berita15058_Bupati_Batang_M_Faiz_Kurniawan_menyampaikan_di_Kabupaten_Batang_tidak.jpeg"> Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, di Kabupaten Batang tidak kekurangan guru melainkan salah distribusi.
Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Jika menilik angka di atas kertas, kondisi pendidikan di Batang sebenarnya jauh dari kata mengkhawatirkan. Dengan total sekitar 82.000 siswa dan dukungan 5.000 guru aktif, posisi Batang justru berada di zona nyaman.

“Rasio ideal antara guru dan murid itu 1 banding 20. Sementara di Batang rasionya sekitar 1 banding 17. Jadi sebenarnya masih sangat ideal,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (13/3/2026).

Lantas, mengapa isu kekurangan guru tetap mencuat. Faiz menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada manajerial penempatan. Ada sekolah yang berlimpah guru, sementara sekolah lain harus berjuang dengan jumlah terbatas. Sayangnya, memindahkan guru untuk menutup lubang tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi variabel yang cukup mengunci fleksibilitas daerah. “Ini hanya soal manajerial pembagian guru dan penempatannya di sekolah. Nah, itu yang masih terhalang regulasi, sehingga PPPK tidak bisa dengan mudah dipindah,” jelasnya.

Fokus Penataan, Bukan Rekrutmen

Mengenai kekhawatiran pembengkakan anggaran, Bupati menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas. Karena masalahnya bukan kekurangan jumlah, maka solusi yang diambil bukan menambah personil, melainkan menata ulang apa yang sudah ada.

 * Tanpa Rekrutmen Baru: Pemerintah daerah memastikan tidak ada penambahan beban anggaran.

 * Optimalisasi Anggaran: Menggunakan alokasi dana yang sudah berjalan.

 * Manajerial Sentris: Fokus pada efisiensi penempatan guru di lapangan.

“Tidak ada rekrutmen baru. Jadi masih menggunakan anggaran yang lama. Ini murni soal manajerial, bukan persoalan kekurangan guru,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, tengah menyiapkan langkah taktis. Untuk mengisi kekosongan di beberapa sekolah secara cepat, skema mutasi antar sekolah terdekat akan menjadi tumpuan utama.

“Kami akan melakukan mutasi guru-guru dari sekolah terdekat untuk membantu sekolah yang masih kekurangan guru,” ujar dia.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi "napas buatan" bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan, sembari menunggu regulasi pusat yang lebih fleksibel di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 46
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 36
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 54
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 37
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 68
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 107