Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada "Salah Kamar" Distribusi

Jumat, 13 Maret 2026 Jumadi Dibaca 346 kali Acara Pimpinan Daerah
Acara Pimpinan Daerah" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260313173827berita15058_Bupati_Batang_M_Faiz_Kurniawan_menyampaikan_di_Kabupaten_Batang_tidak.jpeg"> Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, di Kabupaten Batang tidak kekurangan guru melainkan salah distribusi.
Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Jika menilik angka di atas kertas, kondisi pendidikan di Batang sebenarnya jauh dari kata mengkhawatirkan. Dengan total sekitar 82.000 siswa dan dukungan 5.000 guru aktif, posisi Batang justru berada di zona nyaman.

“Rasio ideal antara guru dan murid itu 1 banding 20. Sementara di Batang rasionya sekitar 1 banding 17. Jadi sebenarnya masih sangat ideal,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (13/3/2026).

Lantas, mengapa isu kekurangan guru tetap mencuat. Faiz menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada manajerial penempatan. Ada sekolah yang berlimpah guru, sementara sekolah lain harus berjuang dengan jumlah terbatas. Sayangnya, memindahkan guru untuk menutup lubang tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi variabel yang cukup mengunci fleksibilitas daerah. “Ini hanya soal manajerial pembagian guru dan penempatannya di sekolah. Nah, itu yang masih terhalang regulasi, sehingga PPPK tidak bisa dengan mudah dipindah,” jelasnya.

Fokus Penataan, Bukan Rekrutmen

Mengenai kekhawatiran pembengkakan anggaran, Bupati menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas. Karena masalahnya bukan kekurangan jumlah, maka solusi yang diambil bukan menambah personil, melainkan menata ulang apa yang sudah ada.

 * Tanpa Rekrutmen Baru: Pemerintah daerah memastikan tidak ada penambahan beban anggaran.

 * Optimalisasi Anggaran: Menggunakan alokasi dana yang sudah berjalan.

 * Manajerial Sentris: Fokus pada efisiensi penempatan guru di lapangan.

“Tidak ada rekrutmen baru. Jadi masih menggunakan anggaran yang lama. Ini murni soal manajerial, bukan persoalan kekurangan guru,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, tengah menyiapkan langkah taktis. Untuk mengisi kekosongan di beberapa sekolah secara cepat, skema mutasi antar sekolah terdekat akan menjadi tumpuan utama.

“Kami akan melakukan mutasi guru-guru dari sekolah terdekat untuk membantu sekolah yang masih kekurangan guru,” ujar dia.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi "napas buatan" bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan, sembari menunggu regulasi pusat yang lebih fleksibel di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 31
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 37
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 108
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 103
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 155
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 85