Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada "Salah Kamar" Distribusi

Jumat, 13 Maret 2026 Jumadi Dibaca 247 kali Acara Pimpinan Daerah
Acara Pimpinan Daerah" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260313173827berita15058_Bupati_Batang_M_Faiz_Kurniawan_menyampaikan_di_Kabupaten_Batang_tidak.jpeg"> Bukan Kurang Guru, Bupati Batang Sebut Masalah Ada pada
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, di Kabupaten Batang tidak kekurangan guru melainkan salah distribusi.
Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Batang - Kabar miring mengenai kekurangan hingga 1.000 guru di Kabupaten Batang akhirnya mendapat titik terang. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menepis anggapan bahwa daerahnya sedang krisis tenaga pendidik. Baginya, riuh rendah masalah ini bukan soal jumlah orang, melainkan tentang benang kusut regulasi dan manajemen distribusi yang belum merata.

Jika menilik angka di atas kertas, kondisi pendidikan di Batang sebenarnya jauh dari kata mengkhawatirkan. Dengan total sekitar 82.000 siswa dan dukungan 5.000 guru aktif, posisi Batang justru berada di zona nyaman.

“Rasio ideal antara guru dan murid itu 1 banding 20. Sementara di Batang rasionya sekitar 1 banding 17. Jadi sebenarnya masih sangat ideal,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (13/3/2026).

Lantas, mengapa isu kekurangan guru tetap mencuat. Faiz menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada manajerial penempatan. Ada sekolah yang berlimpah guru, sementara sekolah lain harus berjuang dengan jumlah terbatas. Sayangnya, memindahkan guru untuk menutup lubang tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi variabel yang cukup mengunci fleksibilitas daerah. “Ini hanya soal manajerial pembagian guru dan penempatannya di sekolah. Nah, itu yang masih terhalang regulasi, sehingga PPPK tidak bisa dengan mudah dipindah,” jelasnya.

Fokus Penataan, Bukan Rekrutmen

Mengenai kekhawatiran pembengkakan anggaran, Bupati menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas. Karena masalahnya bukan kekurangan jumlah, maka solusi yang diambil bukan menambah personil, melainkan menata ulang apa yang sudah ada.

 * Tanpa Rekrutmen Baru: Pemerintah daerah memastikan tidak ada penambahan beban anggaran.

 * Optimalisasi Anggaran: Menggunakan alokasi dana yang sudah berjalan.

 * Manajerial Sentris: Fokus pada efisiensi penempatan guru di lapangan.

“Tidak ada rekrutmen baru. Jadi masih menggunakan anggaran yang lama. Ini murni soal manajerial, bukan persoalan kekurangan guru,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, tengah menyiapkan langkah taktis. Untuk mengisi kekosongan di beberapa sekolah secara cepat, skema mutasi antar sekolah terdekat akan menjadi tumpuan utama.

“Kami akan melakukan mutasi guru-guru dari sekolah terdekat untuk membantu sekolah yang masih kekurangan guru,” ujar dia.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi "napas buatan" bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan, sembari menunggu regulasi pusat yang lebih fleksibel di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 35
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 50
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 223