Baru 8 Bulan, PKK Batang Raup Rp63 Juta Hanya dari Minyak Jelantah

Kamis, 12 Maret 2026 Jumadi Dibaca 648 kali IKM UKM UMKM
Baru 8 Bulan, PKK Batang Raup Rp63 Juta Hanya dari Minyak Jelantah
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat Sosialisasi Penguatan Program Minyak Jelantah Jadi Rupiah di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Baru berjalan selama 8 bulan, salah satu program yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang yaitu program minyak jelantah berhasil mendapatkan omset sebesar Rp63 Juta.

Batang Baru berjalan selama 8 bulan, salah satu program yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang yaitu program minyak jelantah berhasil mendapatkan omset sebesar Rp63 Juta.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, tahun kemarin kita ingin fokus di satu program yaitu minyak jelantah yang tujuannya untuk menjaga lingkungan sekitar,” katanya dalam Sosialisasi Penguatan Program Minyak Jelantah Jadi Rupiah di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, awalnya program ini hanya bergerak di skala kecil dengan bergerak dari rumah ke rumah, warung ke warung, dan gerobak makanan ke gerobak makanan untuk mengedukasi tentang bahaya minyak jelantah bagi lingkungan.

“Minyak jelantah tersebut akan dibeli oleh PKK Kabupaten Batang dengan harga Rp7 ribu per liter, yang nantinya oleh supplier akan digunakan untuk bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan pengganti avtur,” jelasnya.

Untuk di tahun ini, PKK Kabupaten Batang akan lebih mengembangkan program ini dengan menggandeng mitra dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Batang dan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah (Perusda).

“Jadi, nanti dari teman-teman SPPG apabila ada minyak jelantah, bisa dikerjasamakan dengan kami, seperti contohnya kemarin di SPPG Kedawung kita menerima minyak jelantah sebesar 202,5 liter, nah ini sekaligus bisa menjadi ekonomi sirkuler,” terangnya.

Faelasufa menerangkan, ekonomi sirkuler adalah ekonomi yang seperti lingkaran jadi tidak terputus. Konsep ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga memulihkan ekosistem dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Misalkan, SPPG yang minyak jelantahnya dibuang itu kan akan terputus, tapi jika minyak jelantahnya dijual dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar pesawat, maka itu merupakan salah satu contoh ekonomi sirkuler yang positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja pada Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Setyo Prabowo menjelaskan rata-rata per SPPG bisa menghasilkan limbah padat (sampah organik dapur) sekitar 70-100 kg/hari dan minyak goreng jelantah 50-60 liter/hari.

“Harapannya SPPG dapat bekerjasama dengan penyedia jasa yang dalam hal ini bisa melalui PKK Kabupaten Batang untuk pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan sampahnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang
Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang
Lomba mancing Gondang SE Joss Se digelar untuk mengenalkan potensi wisata perairan Sigondang yang berada di perbatasan Desa Jolotigo dan Desa Sodong, Kabupaten Batang. Kegiatan ini mempererat persaudaraan antarwilayah, mendorong pengembangan ekowisata dan perekonomian warga, sekaligus mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) guna meningkatkan pemenuhan gizi keluarga.
25 Okt 2026 Jumadi 26
Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026 Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026
Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026
Semarang - Gelora semangat membara tampak di wajah para patriot olahraga asal Kabupaten Batang yang melangkah pasti di bawah lampu megah GOR Jatidiri, Semarang. Di hadapan gemuruh penonton, kontingen Batang resmi memulai perjuangan mereka di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026.
25 Okt 2026 Jumadi 27
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 28
Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang
Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang
Batang -  Pangkalan Gugus Depan 11.14311.144 SMP Negeri 7 Batang menyelenggarakan kegiatan Penjelajahan (Hiking Rally) bagi peserta didik kelas VIII tahun ajaran 20262027. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
25 Okt 2026 Jumadi 25
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 744
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 387