Baru 8 Bulan, PKK Batang Raup Rp63 Juta Hanya dari Minyak Jelantah

Kamis, 12 Maret 2026 Jumadi Dibaca 609 kali IKM UKM UMKM
Baru 8 Bulan, PKK Batang Raup Rp63 Juta Hanya dari Minyak Jelantah
Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat Sosialisasi Penguatan Program Minyak Jelantah Jadi Rupiah di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Baru berjalan selama 8 bulan, salah satu program yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang yaitu program minyak jelantah berhasil mendapatkan omset sebesar Rp63 Juta.

Batang Baru berjalan selama 8 bulan, salah satu program yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang yaitu program minyak jelantah berhasil mendapatkan omset sebesar Rp63 Juta.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, tahun kemarin kita ingin fokus di satu program yaitu minyak jelantah yang tujuannya untuk menjaga lingkungan sekitar,” katanya dalam Sosialisasi Penguatan Program Minyak Jelantah Jadi Rupiah di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, awalnya program ini hanya bergerak di skala kecil dengan bergerak dari rumah ke rumah, warung ke warung, dan gerobak makanan ke gerobak makanan untuk mengedukasi tentang bahaya minyak jelantah bagi lingkungan.

“Minyak jelantah tersebut akan dibeli oleh PKK Kabupaten Batang dengan harga Rp7 ribu per liter, yang nantinya oleh supplier akan digunakan untuk bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan pengganti avtur,” jelasnya.

Untuk di tahun ini, PKK Kabupaten Batang akan lebih mengembangkan program ini dengan menggandeng mitra dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Batang dan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah (Perusda).

“Jadi, nanti dari teman-teman SPPG apabila ada minyak jelantah, bisa dikerjasamakan dengan kami, seperti contohnya kemarin di SPPG Kedawung kita menerima minyak jelantah sebesar 202,5 liter, nah ini sekaligus bisa menjadi ekonomi sirkuler,” terangnya.

Faelasufa menerangkan, ekonomi sirkuler adalah ekonomi yang seperti lingkaran jadi tidak terputus. Konsep ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga memulihkan ekosistem dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Misalkan, SPPG yang minyak jelantahnya dibuang itu kan akan terputus, tapi jika minyak jelantahnya dijual dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar pesawat, maka itu merupakan salah satu contoh ekonomi sirkuler yang positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pokja pada Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Setyo Prabowo menjelaskan rata-rata per SPPG bisa menghasilkan limbah padat (sampah organik dapur) sekitar 70-100 kg/hari dan minyak goreng jelantah 50-60 liter/hari.

“Harapannya SPPG dapat bekerjasama dengan penyedia jasa yang dalam hal ini bisa melalui PKK Kabupaten Batang untuk pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan sampahnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 50
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 72
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 57
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 43
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 71
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 97