Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 412 kali Kesehatan
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK Batang–Nestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya.
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia tersebut berlangsung selama enam bulan, sejak Juli 2025 hingga Januari 2026. Program ini memberikan pendampingan kepada 598 keluarga dengan anak berisiko stunting, melibatkan 147 kader, serta memberikan edukasi kepada 520 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Karawang, Batang, dan Pasuruan. Di Kabupaten Batang sendiri, pendampingan dan pemberian gizi diberikan kepada sekitar 248 keluarga dengan anak berisiko stunting.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz menegaskan, bahwa tidak hanya pemberian gizi, pendekatan edukasi keluarga dan pendampingan di tingkat desa menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Bahwa persoalan stunting sering kali tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga kesenjangan pengetahuan mengenai pemenuhan gizi anak di tingkat keluarga. Banyak ibu di desa sebenarnya memiliki akses terhadap bahan pangan lokal yang baik. Tantangannya adalah bagaimana pengetahuan tentang gizi itu sampai ke keluarga. Karena itu edukasi kepada para ibu menjadi sangat penting,” katanya saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan pemantauan bersama mitra akademisi, program tersebut menunjukkan hasil positif. Prevalensi anak dengan berat badan kurang dan sangat kurang tercatat menurun hingga 22,5 persen pada penerima manfaat. Penurunan ini juga diikuti dengan perbaikan indikator pertumbuhan anak serta meningkatnya pemahaman keluarga mengenai pemenuhan energi dan gizi harian.

“Selain terlibat dalam program pendampingan gizi, TP PKK Batang juga berperan aktif dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang merupakan program nasional yang diinisiasi oleh BKKBN,” jelasnya.

Melalui program tersebut, TP PKK Batang menjadi orang tua asuh bagi 272 anak-anak berisiko stunting dengan memberikan pendampingan gizi secara langsung di tingkat desa.

Faelasufa juga menyebutkan, bahwa dari 272 anak yang menjadi sasaran intervensi, sebanyak 268 anak atau sekitar 98,5 persen mengalami kenaikan berat badan selama masa pendampingan.

“Hanya sekitar empat anak yang belum mengalami kenaikan berat badan karena faktor medis tertentu, seperti gangguan pencernaan atau infeksi saluran pernapasan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan program pencegahan stunting sangat bergantung pada keterlibatan kader dan keluarga di tingkat desa. Program GENTING di Kabupaten Batang dimonitor secara berkala.

“Berat Badan dan Tinggi Badan anak didata sebelum program dimulai, dan selama program berlangsung. Tim GENTING yang setiap hari memberikan makanan ke rumah-rumah anak berisiko stunting, juga mendokumentasikan makanan yang diantarkan sebelum dan sesudah dikonsumsi oleh anak asuh. Ini adalah upaya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan efektif dan tepat sasaran,” terangnya.

Ketika kader PKK, Posyandu, PLKB dan keluarga bergerak bersama, intervensi gizi yang berkualitas bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di lapangan.

Faelasufa juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam memperkuat edukasi gizi kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini penting agar edukasi dan pendampingan gizi bisa menjangkau lebih banyak keluarga.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Dyuni Hastutiningsih menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta memiliki nilai strategis dalam memperluas jangkauan program pencegahan stunting.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mempercepat perubahan perilaku dan memastikan intervensi gizi menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia,” ujar dia.

Program pendampingan ini berfokus pada deteksi dini anak dengan berat badan stagnan atau sulit naik. Intervensi dilakukan melalui makanan bernutrisi setiap hari selama enam bulan, disertai edukasi keluarga serta pemantauan rutin pertumbuhan anak. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Viralnya Taman KEK Industropolis Hadirkan Usaha Food Truk
Batang - Viralnya taman tematik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. warga lokal melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) LKD Kecamatan Gringsing yang disokong program CSR pengelola kawasan membuka deretan food truck warna-warni jadikan peluang usaha yang bagus.
13 Sep 2026 Jumadi 71
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026 Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Retreat Atlet, KONI Batang Targetkan 10 Besar Porprov Jateng 2026
Batang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang menargetkan masuk 10 besar klasemen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Retreat Atlet Porprov XVII bersama atlet berprestasi dengan tema Menuju Jawa Tengah Juara yang digelar di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1392026).
13 Sep 2026 Jumadi 84
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026 KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
KEK Industropolis Batang Jadi Tuan Rumah Sirkuit Sprint Rally Terpanjang 2026
Batang - Kabupaten Batang, resmi ditunjuk menjadi tuan rumah ajang kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bergengsi. Bintang Otomotif berkolaborasi dengan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang untuk menggelar Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026. Sebanyak 130 pembalap dipastikan turun gelanggang untuk menaklukkan trek sepanjang 5,5 kilometer dengan jarak tempuh lomba 5,3 kilometer jadi terpanjang hingga sekarang.
11 Sep 2026 Jumadi 181
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Gelar Kejurnas Sprint Rally di KITB, Pemkab Batang Bidik Potensi Wisata Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang resmi mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4. Ajang balap tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2627 September 2026 mendatang di kawasan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang. Acara persiapan dan pengumuman resmi kejuaraan tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di halaman KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 165
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Gelar Khotmil Qur'an, SMA Wonotunggal Bentuk Karakter Siswa Berakhlak
Batang - Pembentukan karakter anak didik untuk mendukung generasi emas di 2045, menjadi fokus para pendidik SMA Negeri 1 Wonotunggal, melalui digelarnya Khotmil Qur'an. Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama dengan Jam'iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQH NU) Batang berupaya melahirkan generasi muda yang berakhlakul Karimah, agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
11 Sep 2026 Jumadi 92
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Raih Penghargaan Literasi Terbaik Jateng, Faelasufa Terus Tekankan Pentingnya Minat Baca
Semarang Sukses dengan program Sak Minggu Sak Buku, Bunda Literasi Kabupaten Batang Faelasufa Faiz berhasil meraih penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 Kategori Bunda Literasi dalam Festival Literasi Jawa Tengah di Uptown Mall BSB Kota Semarang, Jumat (1192026).
11 Sep 2026 Jumadi 148