Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 336 kali Kesehatan
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK Batang–Nestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya.
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia tersebut berlangsung selama enam bulan, sejak Juli 2025 hingga Januari 2026. Program ini memberikan pendampingan kepada 598 keluarga dengan anak berisiko stunting, melibatkan 147 kader, serta memberikan edukasi kepada 520 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Karawang, Batang, dan Pasuruan. Di Kabupaten Batang sendiri, pendampingan dan pemberian gizi diberikan kepada sekitar 248 keluarga dengan anak berisiko stunting.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz menegaskan, bahwa tidak hanya pemberian gizi, pendekatan edukasi keluarga dan pendampingan di tingkat desa menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Bahwa persoalan stunting sering kali tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga kesenjangan pengetahuan mengenai pemenuhan gizi anak di tingkat keluarga. Banyak ibu di desa sebenarnya memiliki akses terhadap bahan pangan lokal yang baik. Tantangannya adalah bagaimana pengetahuan tentang gizi itu sampai ke keluarga. Karena itu edukasi kepada para ibu menjadi sangat penting,” katanya saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan pemantauan bersama mitra akademisi, program tersebut menunjukkan hasil positif. Prevalensi anak dengan berat badan kurang dan sangat kurang tercatat menurun hingga 22,5 persen pada penerima manfaat. Penurunan ini juga diikuti dengan perbaikan indikator pertumbuhan anak serta meningkatnya pemahaman keluarga mengenai pemenuhan energi dan gizi harian.

“Selain terlibat dalam program pendampingan gizi, TP PKK Batang juga berperan aktif dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang merupakan program nasional yang diinisiasi oleh BKKBN,” jelasnya.

Melalui program tersebut, TP PKK Batang menjadi orang tua asuh bagi 272 anak-anak berisiko stunting dengan memberikan pendampingan gizi secara langsung di tingkat desa.

Faelasufa juga menyebutkan, bahwa dari 272 anak yang menjadi sasaran intervensi, sebanyak 268 anak atau sekitar 98,5 persen mengalami kenaikan berat badan selama masa pendampingan.

“Hanya sekitar empat anak yang belum mengalami kenaikan berat badan karena faktor medis tertentu, seperti gangguan pencernaan atau infeksi saluran pernapasan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan program pencegahan stunting sangat bergantung pada keterlibatan kader dan keluarga di tingkat desa. Program GENTING di Kabupaten Batang dimonitor secara berkala.

“Berat Badan dan Tinggi Badan anak didata sebelum program dimulai, dan selama program berlangsung. Tim GENTING yang setiap hari memberikan makanan ke rumah-rumah anak berisiko stunting, juga mendokumentasikan makanan yang diantarkan sebelum dan sesudah dikonsumsi oleh anak asuh. Ini adalah upaya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan efektif dan tepat sasaran,” terangnya.

Ketika kader PKK, Posyandu, PLKB dan keluarga bergerak bersama, intervensi gizi yang berkualitas bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di lapangan.

Faelasufa juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam memperkuat edukasi gizi kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini penting agar edukasi dan pendampingan gizi bisa menjangkau lebih banyak keluarga.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Dyuni Hastutiningsih menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta memiliki nilai strategis dalam memperluas jangkauan program pencegahan stunting.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mempercepat perubahan perilaku dan memastikan intervensi gizi menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia,” ujar dia.

Program pendampingan ini berfokus pada deteksi dini anak dengan berat badan stagnan atau sulit naik. Intervensi dilakukan melalui makanan bernutrisi setiap hari selama enam bulan, disertai edukasi keluarga serta pemantauan rutin pertumbuhan anak. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos
Sambangi SMAN 2, SatBinmas Polres Batang Ajak Siswa Bijak Bermedsos
Batang - SatBinmas Polres Batang menyerahkan hadiah Lomba Video Kreatif dalam rangka memperingati May Day 2026, di lapangan SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (1152026). Hadiah tersebut sebagai wujud apresiasi Polres Batang terhadap siswa karena mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk edukasi masyarakat seputar peringatan May Day.
11 Mei 2026 Jumadi 54
Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H
Dispaperta Batang Sosialisasi Standar Pemotongan Hewan Kurban Jelang Iduladha 1447 H
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun 2026 dalam rangka persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Senin (1152026). Kegiatan ini diikuti para takmir masjid dan panitia kurban dari sejumlah kecamatan, seperti Batang, Kandeman, Warungasem, dan Wonotunggal.
11 Mei 2026 Jumadi 56
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026 Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Dispaperta Batang Kawal Ketat Standar ASUH dan Syariat di Iduladha 2026
Batang Gema takbir Iduladha 2026 memang masih beberapa pekan lagi, namun persiapan matang sudah mulai tercium dari lapak-lapak pedagang ternak di Kabupaten Batang. Demi memastikan ibadah kurban masyarakat berjalan sempurna, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat memperketat pengawasan.
11 Mei 2026 Jumadi 30
Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026 Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026
Rekonstruksi Jembatan Kalibelo Dimulai, Pemkab Batang Target Rampung November 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi memulai pekerjaan rekonstruksi Jembatan Kalibelo yang berada di jalur penghubung LimpungTersonoBawang. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8,4 miliar dan ditargetkan selesai pada 3 November 2026.
11 Mei 2026 Jumadi 55
Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan
Menuju Adiwiyata Nasional, SMAN 2 Batang Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan
Batang - SMA Negeri 2 Batang terus memperkuat langkah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2026, setelah sebelumnya di tahun 2024 meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi dengan menghadirkan berbagai program ramah lingkungan. Mulai dari bank sampah hingga pengolahan limbah menjadi eco enzyme diterapkan untuk membangun kepedulian lingkungan warga sekolah.
11 Mei 2026 Jumadi 64
Bunda Literasi Batang Ajak Pelajar Manfaatkan Teknologi dengan Bijak dan Baik Bunda Literasi Batang Ajak Pelajar Manfaatkan Teknologi dengan Bijak dan Baik
Bunda Literasi Batang Ajak Pelajar Manfaatkan Teknologi dengan Bijak dan Baik
Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang menyelenggarakan workshop "Dari Scroll ke Skill: Kreatif Tanpa Batas di Era Digital" untuk mengajak pelajar mengubah kebiasaan konsumsi konten menjadi produksi konten kreatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas generasi muda, memperluas literasi digital positif, dan mendorong minat baca.
11 Mei 2026 Jumadi 57