Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya

Jumat, 06 Maret 2026 Jumadi Dibaca 394 kali Kesehatan
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK BatangNestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya
Perkuat Edukasi Gizi, TP PKK Batang–Nestlé Berhasil 98 Persen Anak Naik Berat Badannya.
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Faelasufa Faiz terus memperkuat upaya percepatan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia.

Program Pendampingan Gizi yang dijalankan bersama PT Nestlé Indonesia tersebut berlangsung selama enam bulan, sejak Juli 2025 hingga Januari 2026. Program ini memberikan pendampingan kepada 598 keluarga dengan anak berisiko stunting, melibatkan 147 kader, serta memberikan edukasi kepada 520 ibu hamil dan menyusui di Kabupaten Karawang, Batang, dan Pasuruan. Di Kabupaten Batang sendiri, pendampingan dan pemberian gizi diberikan kepada sekitar 248 keluarga dengan anak berisiko stunting.

Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz menegaskan, bahwa tidak hanya pemberian gizi, pendekatan edukasi keluarga dan pendampingan di tingkat desa menjadi kunci penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Bahwa persoalan stunting sering kali tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga kesenjangan pengetahuan mengenai pemenuhan gizi anak di tingkat keluarga. Banyak ibu di desa sebenarnya memiliki akses terhadap bahan pangan lokal yang baik. Tantangannya adalah bagaimana pengetahuan tentang gizi itu sampai ke keluarga. Karena itu edukasi kepada para ibu menjadi sangat penting,” katanya saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan pemantauan bersama mitra akademisi, program tersebut menunjukkan hasil positif. Prevalensi anak dengan berat badan kurang dan sangat kurang tercatat menurun hingga 22,5 persen pada penerima manfaat. Penurunan ini juga diikuti dengan perbaikan indikator pertumbuhan anak serta meningkatnya pemahaman keluarga mengenai pemenuhan energi dan gizi harian.

“Selain terlibat dalam program pendampingan gizi, TP PKK Batang juga berperan aktif dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang merupakan program nasional yang diinisiasi oleh BKKBN,” jelasnya.

Melalui program tersebut, TP PKK Batang menjadi orang tua asuh bagi 272 anak-anak berisiko stunting dengan memberikan pendampingan gizi secara langsung di tingkat desa.

Faelasufa juga menyebutkan, bahwa dari 272 anak yang menjadi sasaran intervensi, sebanyak 268 anak atau sekitar 98,5 persen mengalami kenaikan berat badan selama masa pendampingan.

“Hanya sekitar empat anak yang belum mengalami kenaikan berat badan karena faktor medis tertentu, seperti gangguan pencernaan atau infeksi saluran pernapasan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan program pencegahan stunting sangat bergantung pada keterlibatan kader dan keluarga di tingkat desa. Program GENTING di Kabupaten Batang dimonitor secara berkala.

“Berat Badan dan Tinggi Badan anak didata sebelum program dimulai, dan selama program berlangsung. Tim GENTING yang setiap hari memberikan makanan ke rumah-rumah anak berisiko stunting, juga mendokumentasikan makanan yang diantarkan sebelum dan sesudah dikonsumsi oleh anak asuh. Ini adalah upaya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan efektif dan tepat sasaran,” terangnya.

Ketika kader PKK, Posyandu, PLKB dan keluarga bergerak bersama, intervensi gizi yang berkualitas bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak di lapangan.

Faelasufa juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam memperkuat edukasi gizi kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini penting agar edukasi dan pendampingan gizi bisa menjangkau lebih banyak keluarga.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Dyuni Hastutiningsih menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta memiliki nilai strategis dalam memperluas jangkauan program pencegahan stunting.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mempercepat perubahan perilaku dan memastikan intervensi gizi menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia,” ujar dia.

Program pendampingan ini berfokus pada deteksi dini anak dengan berat badan stagnan atau sulit naik. Intervensi dilakukan melalui makanan bernutrisi setiap hari selama enam bulan, disertai edukasi keluarga serta pemantauan rutin pertumbuhan anak. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 23
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 27
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 39
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 25
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 41
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 95