Terima Keluhan Orang Tua Soal Menu MBG, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Kamis, 05 Maret 2026 Jumadi Dibaca 593 kali Acara Pimpinan Daerah
Terima Keluhan Orang Tua Soal Menu MBG, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat Rakor Yayasan dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah berada di bawah radar pengawasan ketat. Sebagai Ketua Pengawas Program MBG, Wakil Bupati Batang Suyono tak menampik bahwa pihaknya kerap menerima "curhatan" hingga kritik pedas dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang mengunggah potret menu makanan yang dianggap tidak sesuai harapan.

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang kini tengah berada di bawah radar pengawasan ketat. Sebagai Ketua Pengawas Program MBG, Wakil Bupati Batang Suyono tak menampik bahwa pihaknya kerap menerima "curhatan" hingga kritik pedas dari masyarakat, terutama orang tua siswa yang mengunggah potret menu makanan yang dianggap tidak sesuai harapan.

Bagi Suyono, unggahan-unggahan di media sosial tersebut bukanlah sekadar angin lalu. Dalam pertemuan terbaru bersama para mitra penyedia, ia secara blak-blakan menampilkan potret menu yang dikeluhkan tersebut sebagai bahan evaluasi.

Suyono menekankan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah harga mati. Ia mengingatkan para mitra agar tidak main-main dengan nilai gizi yang sudah ditetapkan.

“Sudah ada keuntungan, jangan mengurangi nilai. Yang Rp8 ribu ya Rp8 ribu. Jika SOP tidak dijalankan dengan disiplin, niat mulia pemerintah bisa tercoreng di mata publik,” katanya saat saat  Rakor Yayasan dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/3/2026). 

Ia ingin agar pemberian makanan bergizi ini menjadi budaya kerja yang jujur, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

“Kadang-kadang memenuhi, kadang-kadang enggak. Maka saya tekankan tadi itu harus sesuai SOP menjadi budaya, sehingga tidak merugikan penerima manfaat, bahkan tidak menjadi kritikan. Karena kalau kritik terus-menerus, kebijakan ini seakan-akan menjadi kebijakan yang tidak mulia,” tegasnya.

Ancaman Penutupan bagi Mitra Nakal

Pengawasan ini tidak hanya berhenti pada teguran lisan. Suyono menyatakan pihaknya memiliki wewenang untuk mengambil tindakan tegas jika ada penyedia atau SPPG yang membandel.

Menurutnya, kualitas makanan sangat menentukan masa depan generasi penerus di Batang. Jika diingatkan berkali-kali namun tetap melanggar, ia tidak segan untuk menghentikan kerjasama.

“Jika tidak sesuai dan terus-menerus diingatkan tidak mau, MBG itu bisa kita tutup, kita rekomendasikan untuk ditutup,” jelasnya.

Sanksi yang disiapkan mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga yang paling berat adalah pemberhentian operasional SPPG tersebut.

Meski semangat program ini sangat besar, Suyono mengakui distribusi MBG di Batang belum sepenuhnya merata. Saat ini baru tersedia sekitar 61 unit dari total 110 kebutuhan yang ada di seluruh kabupaten.

“Daerah-daerah yang masuk kategori Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) atau wilayah terpencil masih menjadi tantangan utama yang belum tersentuh sepenuhnya. Di antaranya daerah 3T yang terpencil itu belum. Kalau daerah Kecamatan Bawang kan ya sudah ada, tapi belum semua, belum rata istilahnya,” ujar dia.

Di akhir pesannya, ia kembali mengingatkan bahwa belanja bahan baku harus mengutamakan produk lokal (kecuali susu) guna menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Ia berharap, para mitra sadar bahwa di setiap piring makanan yang mereka sajikan, terdapat harapan besar bagi kualitas SDM Indonesia di masa depan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 35
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 43
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun 149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
149 Nelayan Batang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Ditanggung BPI Selama Setahun
Batang - Sebanyak 149 nelayan dari lima wilayah pesisir Kabupaten Batang mendapatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Kelima wilayah tersebut yakni Desa Ujungnegoro, Desa Ponowareng, Desa Karanggeneng, Dukuh Roban Timur Desa Sengon, dan Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog. Penyerahan kepesertaan di Kantor Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).
23 Sep 2026 Jumadi 13
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 110
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 105
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 155