Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital

Selasa, 03 Maret 2026 Jumadi Dibaca 146 kali Pelayanan Publik
Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital
Bunda Forum Anak Batang Faelasufah memberikan sambutan saat Musrenbang anak di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Bunda Forum Anak Batang Faelasufah mengatakan, forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan langsung dari anak-anak terkait kebutuhan nyata mereka.

“Perspektif orang dewasa sering kali berbeda dengan realitas yang dialami anak-anak. Karena itu, kami ingin mendengar langsung suara mereka,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, Musrenbang Anak juga bertujuan membangun visi bersama dalam mewujudkan Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang ramah bagi seluruh anak.

“Kegiatan ini kembali digelar setelah sempat ditiadakan pada 2024-2025 karena evaluasi menunjukkan belum adanya kebaruan dan kualitas masukan dari peserta. Tahun ini, penyelenggaraan forum dirancang lebih partisipatif agar aspirasi yang dihasilkan lebih substansial,” jelasnya.

Untuk mendukung proses tersebut, panitia menghadirkan fasilitator dari UNICEF Indonesia guna membantu menggali aspirasi anak-anak secara lebih mendalam dan efektif.

Faelasufah juga menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbang Anak telah memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari regulasi nasional hingga Peraturan Bupati Batang Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

“Dalam upaya mewujudkan KLA, terdapat tiga pilar utama yang menjadi strategi bersama, yakni Protect (melindungi hak anak), Respect (menghormati hak anak), dan Fulfill (memenuhi hak anak),” terangnya.

Sementara itu, perwakilan UNICEF Indonesia Naning menekankan, bahwa konsep wilayah ramah anak tidak hanya diwujudkan dalam forum atau ruang pertemuan, tetapi juga harus tercermin di lingkungan umum dan kehidupan sehari-hari.

“Ramah anak bukan hanya di ruangan, tetapi juga di ruang publik dan lingkungan sosial,” tuturnya.

Berdasarkan hasil diskusi kelompok yang dilakukan peserta, sejumlah isu prioritas anak di Kabupaten Batang mengemuka. Salah satunya adalah isu keluarga, khususnya perlunya lembaga di setiap desa yang fokus pada penguatan parenting bagi orang tua agar lebih siap dalam pengasuhan anak.

“Upaya ini dinilai penting untuk mencegah pergaulan bebas maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Isu lainnya adalah kesehatan mental dan pernikahan dini. Anak-anak mendorong adanya edukasi di berbagai lini mengenai bahaya pernikahan usia anak serta pentingnya menjaga kesehatan mental,” ungkapnya.

Selain itu, perlindungan anak di dunia digital juga menjadi perhatian. Permasalahan seperti penyalahgunaan media sosial, child grooming, perundungan (bullying), hingga praktik senioritas menjadi sorotan.

Sebagai solusi, peserta mengusulkan peningkatan sosialisasi dan edukasi, penguatan mekanisme pelaporan baik secara langsung maupun daring, serta peran aktif Pemkab Batang dalam memfasilitasi pencegahan dan meminimalisir praktik senioritas.

“Aspirasi tersebut selanjutnya akan dirumuskan sebagai bagian dari bahan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Batang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 69
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 74
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 100
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 68
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 59
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 38