Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital

Selasa, 03 Maret 2026 Jumadi Dibaca 183 kali Pelayanan Publik
Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital
Bunda Forum Anak Batang Faelasufah memberikan sambutan saat Musrenbang anak di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Bunda Forum Anak Batang Faelasufah mengatakan, forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan langsung dari anak-anak terkait kebutuhan nyata mereka.

“Perspektif orang dewasa sering kali berbeda dengan realitas yang dialami anak-anak. Karena itu, kami ingin mendengar langsung suara mereka,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, Musrenbang Anak juga bertujuan membangun visi bersama dalam mewujudkan Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang ramah bagi seluruh anak.

“Kegiatan ini kembali digelar setelah sempat ditiadakan pada 2024-2025 karena evaluasi menunjukkan belum adanya kebaruan dan kualitas masukan dari peserta. Tahun ini, penyelenggaraan forum dirancang lebih partisipatif agar aspirasi yang dihasilkan lebih substansial,” jelasnya.

Untuk mendukung proses tersebut, panitia menghadirkan fasilitator dari UNICEF Indonesia guna membantu menggali aspirasi anak-anak secara lebih mendalam dan efektif.

Faelasufah juga menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbang Anak telah memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari regulasi nasional hingga Peraturan Bupati Batang Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

“Dalam upaya mewujudkan KLA, terdapat tiga pilar utama yang menjadi strategi bersama, yakni Protect (melindungi hak anak), Respect (menghormati hak anak), dan Fulfill (memenuhi hak anak),” terangnya.

Sementara itu, perwakilan UNICEF Indonesia Naning menekankan, bahwa konsep wilayah ramah anak tidak hanya diwujudkan dalam forum atau ruang pertemuan, tetapi juga harus tercermin di lingkungan umum dan kehidupan sehari-hari.

“Ramah anak bukan hanya di ruangan, tetapi juga di ruang publik dan lingkungan sosial,” tuturnya.

Berdasarkan hasil diskusi kelompok yang dilakukan peserta, sejumlah isu prioritas anak di Kabupaten Batang mengemuka. Salah satunya adalah isu keluarga, khususnya perlunya lembaga di setiap desa yang fokus pada penguatan parenting bagi orang tua agar lebih siap dalam pengasuhan anak.

“Upaya ini dinilai penting untuk mencegah pergaulan bebas maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Isu lainnya adalah kesehatan mental dan pernikahan dini. Anak-anak mendorong adanya edukasi di berbagai lini mengenai bahaya pernikahan usia anak serta pentingnya menjaga kesehatan mental,” ungkapnya.

Selain itu, perlindungan anak di dunia digital juga menjadi perhatian. Permasalahan seperti penyalahgunaan media sosial, child grooming, perundungan (bullying), hingga praktik senioritas menjadi sorotan.

Sebagai solusi, peserta mengusulkan peningkatan sosialisasi dan edukasi, penguatan mekanisme pelaporan baik secara langsung maupun daring, serta peran aktif Pemkab Batang dalam memfasilitasi pencegahan dan meminimalisir praktik senioritas.

“Aspirasi tersebut selanjutnya akan dirumuskan sebagai bagian dari bahan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Batang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 352
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 319
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 298
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 385
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 408
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 380