Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital

Selasa, 03 Maret 2026 Jumadi Dibaca 117 kali Pelayanan Publik
Musrenbang Anak Batang Bahas Isu Keluarga, Kesehatan Mental hingga Perlindungan Digital
Bunda Forum Anak Batang Faelasufah memberikan sambutan saat Musrenbang anak di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Batang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Kabupaten Batang, menjadi ruang dialog bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan isu prioritas yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Bunda Forum Anak Batang Faelasufah mengatakan, forum ini bertujuan untuk memperoleh masukan langsung dari anak-anak terkait kebutuhan nyata mereka.

“Perspektif orang dewasa sering kali berbeda dengan realitas yang dialami anak-anak. Karena itu, kami ingin mendengar langsung suara mereka,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, Musrenbang Anak juga bertujuan membangun visi bersama dalam mewujudkan Kabupaten Batang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) yang ramah bagi seluruh anak.

“Kegiatan ini kembali digelar setelah sempat ditiadakan pada 2024-2025 karena evaluasi menunjukkan belum adanya kebaruan dan kualitas masukan dari peserta. Tahun ini, penyelenggaraan forum dirancang lebih partisipatif agar aspirasi yang dihasilkan lebih substansial,” jelasnya.

Untuk mendukung proses tersebut, panitia menghadirkan fasilitator dari UNICEF Indonesia guna membantu menggali aspirasi anak-anak secara lebih mendalam dan efektif.

Faelasufah juga menjelaskan, penyelenggaraan Musrenbang Anak telah memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari regulasi nasional hingga Peraturan Bupati Batang Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

“Dalam upaya mewujudkan KLA, terdapat tiga pilar utama yang menjadi strategi bersama, yakni Protect (melindungi hak anak), Respect (menghormati hak anak), dan Fulfill (memenuhi hak anak),” terangnya.

Sementara itu, perwakilan UNICEF Indonesia Naning menekankan, bahwa konsep wilayah ramah anak tidak hanya diwujudkan dalam forum atau ruang pertemuan, tetapi juga harus tercermin di lingkungan umum dan kehidupan sehari-hari.

“Ramah anak bukan hanya di ruangan, tetapi juga di ruang publik dan lingkungan sosial,” tuturnya.

Berdasarkan hasil diskusi kelompok yang dilakukan peserta, sejumlah isu prioritas anak di Kabupaten Batang mengemuka. Salah satunya adalah isu keluarga, khususnya perlunya lembaga di setiap desa yang fokus pada penguatan parenting bagi orang tua agar lebih siap dalam pengasuhan anak.

“Upaya ini dinilai penting untuk mencegah pergaulan bebas maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Isu lainnya adalah kesehatan mental dan pernikahan dini. Anak-anak mendorong adanya edukasi di berbagai lini mengenai bahaya pernikahan usia anak serta pentingnya menjaga kesehatan mental,” ungkapnya.

Selain itu, perlindungan anak di dunia digital juga menjadi perhatian. Permasalahan seperti penyalahgunaan media sosial, child grooming, perundungan (bullying), hingga praktik senioritas menjadi sorotan.

Sebagai solusi, peserta mengusulkan peningkatan sosialisasi dan edukasi, penguatan mekanisme pelaporan baik secara langsung maupun daring, serta peran aktif Pemkab Batang dalam memfasilitasi pencegahan dan meminimalisir praktik senioritas.

“Aspirasi tersebut selanjutnya akan dirumuskan sebagai bagian dari bahan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Batang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 49
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 54
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 42
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 59
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 42
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 463