Cara Unik Dishub Batang Halau Anak-Anak dari Rel Maut

Jumat, 27 Februari 2026 Jumadi Dibaca 183 kali Pelayanan Publik
Cara Unik Dishub Batang Halau Anak-Anak dari Rel Maut
Salah satu petugas Dishub memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak bermain di kawasan rel kereta api.
Batang - Fenomena anak-anak yang hobi berburu konten visual di pinggir rel menjadi perhatian utama. Tragedi ini menjadi ironi di tengah upaya petugas yang sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi keselamatan, terutama menjelang bulan Ramadan.

Batang - Fenomena anak-anak yang hobi berburu konten visual di pinggir rel menjadi perhatian utama. Tragedi ini menjadi ironi di tengah upaya petugas yang sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi keselamatan, terutama menjelang bulan Ramadan.

Kasi Bina Keselamatan dan Perlintasan Sebidang Dishub Batang Bambang Pitono mengungkapkan, bahwa pendekatan edukasi kini harus dilakukan dengan cara yang lebih lunak namun tetap waspada.

“Kami temui anak-anak di perlintasan, kami minta menjauh dari rel. Sama ibu-ibunya juga, kami beri hadiah kecil biar mereka ingat bahaya kereta,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (27/2/2026).

Ia menyadari bahwa tindakan represif terkadang tidak mempan bagi warga setempat. Kalau hanya dimarahi mereka balik lagi.

Bambang menyoroti satu fenomena fatal yakni ketidaksadaran akan kereta ganda. Banyak anak yang terlalu fokus merekam satu kereta yang melintas, tanpa menyadari ada kereta lain dari arah berlawanan.

“Meski petugas PJL telah membunyikan sirene dan masinis memberikan semboyan 35 (klakson), fokus mereka seringkali tertahan pada layar ponsel. Masinis sudah bunyikan klakson, tapi mereka masih fokus kamera,” jelasnya.

Kabupaten Batang saat ini memiliki 15 perlintasan aktif yang menjadi titik pengawasan ketat, termasuk jalur-jalur populer seperti Yos Sudarso, Gabus, hingga Ujungnegoro.

“Dishub juga menaruh perhatian pada perlintasan liar di Kuripan yang kini dijaga oleh Linmas demi keamanan wisatawan menuju pantai,” ungkapnya.

Menanggapi situasi darurat keselamatan ini, Kepala Dinas Pendidikan san Kebudayaan Batang Bambang Suryantoro Sudibyo, telah mengeluarkan edaran resmi agar siswa tidak melakukan kegiatan ngabuburit di lokasi berbahaya.

“Kalau mau ngabuburit, ke masjid atau taman saja, jangan ke rel kereta,” tegasnya.

Pihak Dinas Pendidikan berencana menggandeng Dishub untuk masuk ke sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur rel.

Namun, ia menekankan bahwa benteng pertahanan utama tetaplah keluarga. Peran orang tua sangat krusial untuk memastikan anak-anak mereka tidak menjadikan rel kereta sebagai arena bermain demi sekadar konten media sosial. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 41
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 47
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 19
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 327
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 73