Batang - Puluhan pustakawan telah dikukuhkan sebagai pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Batang oleh Pengurus Daerah IPI Jateng, kini berupaya meningkatkan budaya literasi. Hal tersebut dirasa penting karena peran pustakawan sangat dibutuhkan dengan intens berkolaborasi bersama instansi terkait untuk menarik minat baca maupun literasi dari segala lini.
Batang - Puluhan pustakawan telah dikukuhkan sebagai pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Batang oleh Pengurus Daerah IPI Jateng, kini berupaya meningkatkan budaya literasi. Hal tersebut dirasa penting karena peran pustakawan sangat dibutuhkan dengan intens berkolaborasi bersama instansi terkait untuk menarik minat baca maupun literasi dari segala lini.
Ketua
Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Jateng Itmamudin membenarkan, para
pustakawan kini memiliki misi untuk meningkatkan minat baca dengan terus
berkolaborasi bersama lintas instansi. Hal ini karena masih kurangnya dukungan
instansi di Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program kerja IPI di tingkat
kabupaten/kota.
“Yang
pasti di tingkat provinsi peran para pustakawan sudah menunjukkan kinerja
positif, hanya saja di tingkat kabupaten/kota, perlu lebih bersinergi dengan
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat. Tujuannya agar kinerja mereka makin
profesional dalam meningkatkan budaya baca,†katanya, usai melantik, di Aula
Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (23/2/2026).
Untuk
menunjang peran aktifnya, para pustakawan pun harus tersertifikasi, agar
profesionalismenya dapat dipertanggungjawabkan. Secara nasional baru 12 persen
pustakawan kita yang telah tersertifikasi, makanya harus terus meningkatkan
kualitasnya bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat.
“Tak
hanya kualitas dari pustakawan saja yang harus dioptimalkan, namun dari sisi
sarana prasarana pun perlu diperbaiki. "Buatlah perpustakaan itu lebih
menarik agar para pemustaka bersemangat berkunjung dan memanfaatkannya untuk
kegiatan literasi,†tegasnya.
Ketua
Pengurus Cabang Ikatan Pustakawan Indonesia Batang Nur Seto bersepakat untuk
bersinergi dengan lintas instansi dalam berperan aktif dalam peningkatan
kualitas literasi. Tidak hanya dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
setempat, namun pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK dalam
bergerak di bidang sosial.
“Keberadaan
kami tentu untuk meningkatkan kapasitas anggota, meningkatkan indeks literasi
masyarakat, serta meningkatkan angka gemar membaca di Kabupaten Batang,†jelasnya.
Saat
ini jumlah anggota Ikatan Pustakawan Indonesia Batang sebanyak ratusan orang dan
akan terus ditingkatkan dengan menyosialisasikan ke lembaga pendidikan.
“Tujuannya
agar organisasi ini makin dikenal publik dan berperan aktif dalam peningkatan
kualitas minat baca di Kabupaten Batang,†tuturnya.
Dalam
pengukuhan tersebut, turut disaksikan oleh Bunda Literasi Faelasufa Faiz
Kurniawan yang mendukung penuh peran aktif para anggota IPI. Hal tersebut
dibenarkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Disperpuska Batang Puji Setyowati, agar
keberadaan organisasi IPI dapat bersinergi dengan lintas instansi.
“Setelah
dikukuhkan, para anggota IPI ini segera berkoordinasi dengan Bunda Literasi
yang sangat menaruh perhatian terhadap keberlangsungan organisasi tersebut.
Apalagi Bunda Literasi Faelasufa Faiz Kurniawan juga memang sangat perhatian
pada dunia literasi, karena nilai dan manfaatnya bagi generasi muda Batang,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)