Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten

Sabtu, 21 Februari 2026 Jumadi Dibaca 267 kali Pelayanan Publik
Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten
Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten.
Batang - Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih di kawasan Exit Tol Kandeman mulai mendapat respons positif dari warga Kabupaten Batang. Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Batang itu dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalur Pantura.

Batang - Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih di kawasan Exit Tol Kandeman mulai mendapat respons positif dari warga Kabupaten Batang. Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Batang itu dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalur Pantura.

Kebijakan tersebut diterapkan arah masuk kota di Jalan Pantura, yang selama ini menjadi salah satu titik padat kendaraan, terutama truk bermuatan besar yang melintas menuju Batang Kota.

Salah satu warga Pradana menyambut, baik upaya pembatasan tersebut. Menurutnya, keberadaan truk sumbu tiga yang melintas di dalam kota kerap menimbulkan kemacetan, terlebih saat ini sedang berlangsung proyek pengecoran jalan di kawasan pusat kota.

“Setuju kalau dimasukkan ke tol dari pada masuk Batang Kota bikin macet, apalagi sekarang lagi ada pengecoran,” katanya saat ditemui di Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026).

Ia menilai pembatasan tersebut dapat membuat arus lalu lintas lebih tertib. Namun, ia juga mengusulkan agar waktu pembatasan dapat disesuaikan dengan jam padat aktivitas masyarakat, seperti pagi dan sore hari.

Menurut Pradana, keberadaan truk besar di jalur Pantura juga kerap menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan lainnya.

“Serem kalau truk pakai dua lajur sekaligus, belum lagi kalau muatan kosong kadang ngebut,” ungkapnya.

Pendapat serupa disampaikan Sekar (20), warga Batang Kota. Ia mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang dinilai dapat membuat kondisi lalu lintas di pusat kota menjadi lebih nyaman.

“Saya sangat apresiasi banget kalau konsisten, Batang Kota pasti lebih rapi dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Batang Sakti Nurhuda, menjelaskan bahwa pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan di jalur nasional Pantura.

“Kendaraan sumbu tiga atau lebih diharapkan memanfaatkan jalan tol pada pukul 05.00 sampai 21.00 WIB,” jelasnya.

Menurutnya, rambu larangan sudah dipasang di sejumlah titik. Namun, masih terdapat pengemudi yang memilih melintas di jalur nasional karena mempertimbangkan biaya tol.

“Kami akan terus memperkuat sosialisasi agar penggunaan jalan tol dapat lebih optimal,” tegasnya.

Selain pembatasan operasional truk, Dishub Batang juga melakukan penataan ruang milik jalan di sepanjang kawasan Kandeman hingga Dolok. Penataan tersebut meliputi pembersihan bahu jalan dari warung liar, bengkel tambal ban, serta aktivitas pengelasan yang memanfaatkan area jalan nasional.

“Keberadaan aktivitas itu mengganggu fungsi jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Dishub juga mengimbau pengemudi truk agar tidak parkir di bahu jalan, terutama di area putar balik seperti Tulis, Jatisari, dan Kalibabal,” terangnya.

Pada tahap awal, langkah yang dilakukan masih berupa sosialisasi dan peneguran kepada pengemudi. Sementara untuk penindakan, menjadi kewenangan Polres Batang.

“Pemkab Batang menegaskan, bahwa kebijakan pembatasan truk sumbu tiga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan lalu lintas sekaligus melindungi kondisi jalan nasional Pantura sebagai jalur logistik utama di Jawa Tengah,” ujar dia.

Selama ini, jalur Pantura Batang dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan dan kecelakaan akibat tingginya volume kendaraan berat, khususnya di kawasan Kandeman hingga Batang Kota.

“Melalui pembatasan operasional dan pengalihan kendaraan berat ke jalan tol, pemerintah berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, kerusakan jalan dapat diminimalkan, serta keselamatan pengguna jalan meningkat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 51
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 57
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 40
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 329
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 75