Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten

Sabtu, 21 Februari 2026 Jumadi Dibaca 241 kali Pelayanan Publik
Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten
Warga Batang Dukung Penuh Pembatasan Truk Sumbu 3 Secara Konsisten.
Batang - Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih di kawasan Exit Tol Kandeman mulai mendapat respons positif dari warga Kabupaten Batang. Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Batang itu dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalur Pantura.

Batang - Kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih di kawasan Exit Tol Kandeman mulai mendapat respons positif dari warga Kabupaten Batang. Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Perhubungan bersama Polres Batang itu dinilai mampu mengurangi kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalur Pantura.

Kebijakan tersebut diterapkan arah masuk kota di Jalan Pantura, yang selama ini menjadi salah satu titik padat kendaraan, terutama truk bermuatan besar yang melintas menuju Batang Kota.

Salah satu warga Pradana menyambut, baik upaya pembatasan tersebut. Menurutnya, keberadaan truk sumbu tiga yang melintas di dalam kota kerap menimbulkan kemacetan, terlebih saat ini sedang berlangsung proyek pengecoran jalan di kawasan pusat kota.

“Setuju kalau dimasukkan ke tol dari pada masuk Batang Kota bikin macet, apalagi sekarang lagi ada pengecoran,” katanya saat ditemui di Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026).

Ia menilai pembatasan tersebut dapat membuat arus lalu lintas lebih tertib. Namun, ia juga mengusulkan agar waktu pembatasan dapat disesuaikan dengan jam padat aktivitas masyarakat, seperti pagi dan sore hari.

Menurut Pradana, keberadaan truk besar di jalur Pantura juga kerap menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan lainnya.

“Serem kalau truk pakai dua lajur sekaligus, belum lagi kalau muatan kosong kadang ngebut,” ungkapnya.

Pendapat serupa disampaikan Sekar (20), warga Batang Kota. Ia mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang dinilai dapat membuat kondisi lalu lintas di pusat kota menjadi lebih nyaman.

“Saya sangat apresiasi banget kalau konsisten, Batang Kota pasti lebih rapi dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Batang Sakti Nurhuda, menjelaskan bahwa pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan di jalur nasional Pantura.

“Kendaraan sumbu tiga atau lebih diharapkan memanfaatkan jalan tol pada pukul 05.00 sampai 21.00 WIB,” jelasnya.

Menurutnya, rambu larangan sudah dipasang di sejumlah titik. Namun, masih terdapat pengemudi yang memilih melintas di jalur nasional karena mempertimbangkan biaya tol.

“Kami akan terus memperkuat sosialisasi agar penggunaan jalan tol dapat lebih optimal,” tegasnya.

Selain pembatasan operasional truk, Dishub Batang juga melakukan penataan ruang milik jalan di sepanjang kawasan Kandeman hingga Dolok. Penataan tersebut meliputi pembersihan bahu jalan dari warung liar, bengkel tambal ban, serta aktivitas pengelasan yang memanfaatkan area jalan nasional.

“Keberadaan aktivitas itu mengganggu fungsi jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Dishub juga mengimbau pengemudi truk agar tidak parkir di bahu jalan, terutama di area putar balik seperti Tulis, Jatisari, dan Kalibabal,” terangnya.

Pada tahap awal, langkah yang dilakukan masih berupa sosialisasi dan peneguran kepada pengemudi. Sementara untuk penindakan, menjadi kewenangan Polres Batang.

“Pemkab Batang menegaskan, bahwa kebijakan pembatasan truk sumbu tiga merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan lalu lintas sekaligus melindungi kondisi jalan nasional Pantura sebagai jalur logistik utama di Jawa Tengah,” ujar dia.

Selama ini, jalur Pantura Batang dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan dan kecelakaan akibat tingginya volume kendaraan berat, khususnya di kawasan Kandeman hingga Batang Kota.

“Melalui pembatasan operasional dan pengalihan kendaraan berat ke jalan tol, pemerintah berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, kerusakan jalan dapat diminimalkan, serta keselamatan pengguna jalan meningkat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 78
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 60
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 50
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 62
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 48
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 567