Misi Mencetak Sejarah: Basket Batang Bidik Kawinkan Emas di Porprov Jateng 2026

Kamis, 19 Februari 2026 Jumadi Dibaca 568 kali Pemuda dan Olahraga
Misi Mencetak Sejarah: Basket Batang Bidik Kawinkan Emas di Porprov Jateng 2026
Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kabupaten Batang, Ridho B. Kurniawan menutup kegiatan penataran pelatih lisensi C di SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Batang Ridho B. Kurniawan menargetkan dua medali emas dari cabang bola basket 3x3 putra dan putri pada Porprov Jawa Tengah 2026. Ambisi ini bukan sekadar gertakan, melainkan misi mencetak sejarah baru bagi Bumi Alas Roban.

Batang - Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Batang Ridho B. Kurniawan menargetkan dua medali emas dari cabang bola basket 3x3 putra dan putri pada Porprov Jawa Tengah 2026. Ambisi ini bukan sekadar gertakan, melainkan misi mencetak sejarah baru bagi Bumi Alas Roban.

Untuk pertama kalinya, tim basket Batang berhasil menembus kualifikasi Porprov. Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa bibit-bibit unggul mulai bermunculan di tengah keterbatasan fasilitas dan popularitas olahraga basket yang masih membayangi daerah tersebut.

“Putra-putri 3x3 lolos semua, jadi target kami dua emas di Porprov Jawa Tengah 2026,” katanya saat menutup kegiatan penataran pelatih lisensi C di SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (19/2/2026).

Meski mengakui basket Batang masih kalah pamor dibanding kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah, Ridho menegaskan bahwa semangat pembinaan adalah kunci. Keyakinan inilah yang membuat jajaran pengurus Perbasi berani memasang standar tinggi.

Demi mewujudkan mimpi tersebut, strategi matang telah disiapkan. Ridho mengungkapkan pihaknya tengah memfokuskan delapan atlet pilihan pada penguatan fisik, mental, serta strategi bertanding. Dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang pun dinilai menjadi elemen krusial dalam perjalanan ini.

“Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah program Training Camp (TC) intensif selama 50 hari menjelang hari-H. Kami ajukan TC 50 hari terakhir karena atlet kami sebagian mahasiswa luar kota, jadi persiapan harus maksimal,” jelasnya.

Selain TC, agenda try out ke luar daerah juga diharapkan mampu mengasah jam terbang para atlet sebelum benar-benar terjun ke medan laga.

Bagi Ridho, medali emas hanyalah gerbang pembuka. Target besar ini adalah bahan bakar untuk membangun ekosistem basket yang berkelanjutan di Batang. Setelah Idulfitri 2026, Perbasi berencana menggulirkan liga regional yang nantinya diproyeksikan naik ke tingkat karesidenan.

“Selama ini, talenta muda Batang banyak terbantu oleh turnamen pelajar seperti Nusantara Basketball dan kompetisi kampus. Inilah yang ingin terus dijaga, agar prestasi tak berhenti di satu angkatan saja,” pungkasnya.

Lebih jauh, ia memimpikan basket bisa menjelma menjadi industri olahraga yang menghidupkan ekonomi lokal. Dari sponsor hingga geliat UMKM di sekitar venue, basket diharapkan bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 31
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 143
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 25
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 22
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Batang - Para pendidik hingga santri kini mulai bisa bernapas lega setelah dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang sebelumnya berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Hal tersebut tentu akan berdampak positif bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Batang dengan memperoleh perhatian lebih intens dalam pengelolaan secara administratif, pengembangan maupun peningkatan kesejahteraan para ustazustazah.
07 Jul 2026 Jumadi 49