Efek Cuaca Buruk, Pedasnya Harga Cabai di Batang Kian Tak Terkendali

Rabu, 18 Februari 2026 Jumadi Dibaca 429 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Efek Cuaca Buruk, Pedasnya Harga Cabai di Batang Kian Tak Terkendali
Pedagang Cabai Pasar Batang, Kabupaten Batang, mengeluhkan sepi karena harganya naik.
Batang - Dapur warga Kabupaten Batang kini terasa lebih "panas", namun bukan karena aroma masakan, melainkan meroketnya harga cabai di sejumlah pasar tradisional. Hanya dalam kurun waktu tiga hari terakhir, komoditas pedas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan seiring mendekatnya momentum bulan puasa dan perayaan Imlek.

Batang - Dapur warga Kabupaten Batang kini terasa lebih "panas", namun bukan karena aroma masakan, melainkan meroketnya harga cabai di sejumlah pasar tradisional. Hanya dalam kurun waktu tiga hari terakhir, komoditas pedas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan seiring mendekatnya momentum bulan puasa dan perayaan Imlek.

Kenaikan ini bukan tanpa alasan. Kombinasi antara tingginya permintaan pasar dan cuaca ekstrem menjadi pemicu utama. Musim hujan yang mengguyur membuat stok cabai di tingkat petani banyak yang membusuk, sehingga pasokan ke pedagang pun tersendat.

Salah satu pedagang senior Pasar Batang Rusinah (80) mengungkapkan, bahwa hampir semua jenis cabai kini berganti label harga.

“Lombok merah besar sekarang Rp40 ribu per kilo, sebelumnya masih Rp25 - 30 ribu. Lombok rawit juga Rp 40 ribu, sebelumnya sama Rp25 - 30 ribu. Naiknya sudah tiga hari ini,” katanya saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (18/2/2026).

Namun, primadona kenaikan kali ini jatuh pada jenis cabai rawit merah atau yang akrab disapa "cabai setan". Menurut Rusinah, harganya kian tak terkendali. Lombok setan sekarang Rp85 ribu per kilo, sebelumnya Rp70 - 75 ribu.

Senada dengan Rusinah, Anis (31), pedagang lainnya, memprediksi tren kenaikan ini belum akan berhenti dalam waktu dekat. Ia mencatat lonjakan harga terus merangkak naik sejak dua hari lalu dan diperkirakan akan tetap tinggi hingga memasuki awal Ramadan.

“Cabai merah besar sekarang Rp40 ribu per kilo, dua hari lalu masih Rp32 ribu, naik Rp8 ribu. Cabai setan Rp92 ribu per kilo, sebelumnya Rp80 ribu. Cabai rawit juga naik dari Rp32 ribu jadi Rp40 ribu per kilo,” jelasnya.

Selain keluarga cabai, Anis juga menyebutkan bahwa bawang merah ikut "beraksi" dengan kenaikan harga dari Rp32 ribu menjadi Rp48 ribu per kilo. Sementara itu, cabai hijau terpantau masih relatif stabil di angka Rp24 ribu per kilo.

Menariknya, meski harga melonjak drastis, antusiasme pembeli justru tidak surut. Anis mengamati adanya pola unik pada perilaku konsumen saat menjelang hari besar keagamaan.

“Kalau harga cabai mahal biasanya pembelinya tetap ramai. Tapi kalau murah, justru yang beli tidak sebanyak sekarang,” ungkapnya.

Situasi ini kini menjadi perhatian serius bagi warga, khususnya ibu rumah tangga dan pengusaha kuliner yang sangat bergantung pada cabai. Para pedagang hanya bisa berharap distribusi dari petani segera kembali normal agar harga tak makin liar dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kepungan cuaca buruk. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 100
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 93
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 124
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 91
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 87
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 72