Efek Cuaca Buruk, Pedasnya Harga Cabai di Batang Kian Tak Terkendali

Rabu, 18 Februari 2026 Jumadi Dibaca 480 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Efek Cuaca Buruk, Pedasnya Harga Cabai di Batang Kian Tak Terkendali
Pedagang Cabai Pasar Batang, Kabupaten Batang, mengeluhkan sepi karena harganya naik.
Batang - Dapur warga Kabupaten Batang kini terasa lebih "panas", namun bukan karena aroma masakan, melainkan meroketnya harga cabai di sejumlah pasar tradisional. Hanya dalam kurun waktu tiga hari terakhir, komoditas pedas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan seiring mendekatnya momentum bulan puasa dan perayaan Imlek.

Batang - Dapur warga Kabupaten Batang kini terasa lebih "panas", namun bukan karena aroma masakan, melainkan meroketnya harga cabai di sejumlah pasar tradisional. Hanya dalam kurun waktu tiga hari terakhir, komoditas pedas ini mengalami lonjakan harga yang signifikan seiring mendekatnya momentum bulan puasa dan perayaan Imlek.

Kenaikan ini bukan tanpa alasan. Kombinasi antara tingginya permintaan pasar dan cuaca ekstrem menjadi pemicu utama. Musim hujan yang mengguyur membuat stok cabai di tingkat petani banyak yang membusuk, sehingga pasokan ke pedagang pun tersendat.

Salah satu pedagang senior Pasar Batang Rusinah (80) mengungkapkan, bahwa hampir semua jenis cabai kini berganti label harga.

“Lombok merah besar sekarang Rp40 ribu per kilo, sebelumnya masih Rp25 - 30 ribu. Lombok rawit juga Rp 40 ribu, sebelumnya sama Rp25 - 30 ribu. Naiknya sudah tiga hari ini,” katanya saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (18/2/2026).

Namun, primadona kenaikan kali ini jatuh pada jenis cabai rawit merah atau yang akrab disapa "cabai setan". Menurut Rusinah, harganya kian tak terkendali. Lombok setan sekarang Rp85 ribu per kilo, sebelumnya Rp70 - 75 ribu.

Senada dengan Rusinah, Anis (31), pedagang lainnya, memprediksi tren kenaikan ini belum akan berhenti dalam waktu dekat. Ia mencatat lonjakan harga terus merangkak naik sejak dua hari lalu dan diperkirakan akan tetap tinggi hingga memasuki awal Ramadan.

“Cabai merah besar sekarang Rp40 ribu per kilo, dua hari lalu masih Rp32 ribu, naik Rp8 ribu. Cabai setan Rp92 ribu per kilo, sebelumnya Rp80 ribu. Cabai rawit juga naik dari Rp32 ribu jadi Rp40 ribu per kilo,” jelasnya.

Selain keluarga cabai, Anis juga menyebutkan bahwa bawang merah ikut "beraksi" dengan kenaikan harga dari Rp32 ribu menjadi Rp48 ribu per kilo. Sementara itu, cabai hijau terpantau masih relatif stabil di angka Rp24 ribu per kilo.

Menariknya, meski harga melonjak drastis, antusiasme pembeli justru tidak surut. Anis mengamati adanya pola unik pada perilaku konsumen saat menjelang hari besar keagamaan.

“Kalau harga cabai mahal biasanya pembelinya tetap ramai. Tapi kalau murah, justru yang beli tidak sebanyak sekarang,” ungkapnya.

Situasi ini kini menjadi perhatian serius bagi warga, khususnya ibu rumah tangga dan pengusaha kuliner yang sangat bergantung pada cabai. Para pedagang hanya bisa berharap distribusi dari petani segera kembali normal agar harga tak makin liar dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah kepungan cuaca buruk. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 193
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 518
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 158
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 203
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 249
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 641