Batang - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-80 dengan mengangkat tema kepedulian terhadap puluhan penyintas Talasemia. Peringatan kali bagi JMSI memiliki makna mendalam karena membuktikan, bahwa unsur pewarta pun mampu menunjukkan kepedulian sosial.
Batang - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-80 dengan mengangkat tema kepedulian terhadap puluhan penyintas Talasemia. Peringatan kali bagi JMSI memiliki makna mendalam karena membuktikan, bahwa unsur pewarta pun mampu menunjukkan kepedulian sosial.
Sebanyak
43 anak penyintas Talasemia mendapatkan perhatian istimewa dengan mendapatkan
tali asih dari para pewarta yang tergabung dalam JMSI, yang didukung Baznas,
minimarket berjejaring Alfamart dan Pudam Sendang Kamulyan.
Ketua
JMSI Batang - Pekalongan Ahmad Ujianto menegaskan, kegiatan saat ini menjadi
aksi nyata para pewarta untuk memotivasi para penyintas Talasemia dalam
kehidupan sosialnya.
“Kami
sebagai pewarta, diibaratkan bak malaikat Jibril yang bertugas menyampaikan
pesan, namun berupa informasi yang bermanfaat. Di sisi lain kami pun
membuktikan kontribusi dalam kepedulian sosial, khususnya penyintas Talasemia,â€
katanya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (13/2/2026).
Baginya
tugas menyampaikan informasi adalah tugas mulia, selama pihak yang
menyampaikannya memang berkompeten di bidangnya.
“Maka
para pejabat publik tidak perlu cemas jika bertemu pewarta, karena tugas
utamanya hanya mencari informasi dan harus menkonfirmasinya langsung dengan
nara sumber,†jelasnya.
Sementara
itu, Wakil Bupati Batang Suyono pun mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan
para pewarta JMSI. Dengan kolaborasi antara JMSI dan Perhimpunan Orang Tua
Penderita Talasemia (POPTI), menjadi bukti pewarta juga peduli terhadap sesama.
“Untuk
para penyintas Talasemia jangan pernah berkecil hati, karena justru semangat
kalianlah yang menjadikan kami mensyukuri nikmat Allah. Maka bagaimana pun
kondisi kalian tetaplah bersemangat mengejar cita-cita,†terangnya.
Ia
juga mengimbau, agar para pewarta senantiasa mengabarkan informasi secara
berimbang. Jangan sampai pewarta menyampaikan informasi yang cacat hasilnya
karena tak berimbang.
Salah
satu orang tua dari penyintas Talasemia Lilik Kholidah bersyukur dengan
perhatian dari POPTI Batang yang bersinergi dengan JMSI yang menyemangati kedua
anaknya. Dari sisi pengobatan kedua anaknya, Lilik bersyukur karena seluruh
biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Alhamdulillah
hari ini anak-anak senang sekali karena POPTI Batang bisa mengadakan acara yang
sangat menghibur anak-anak,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)