Pemkab Batang Dorong Percepatan Serapan Anggaran lewat Bimtek E-Purchasing

Rabu, 11 Februari 2026 Jumadi Dibaca 493 kali Pemerintahan
Pemkab Batang Dorong Percepatan Serapan Anggaran lewat Bimtek E-Purchasing
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batang Asri Hermawan (kiri), meberikan sambutan saat Bimtek pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme e-purchasing di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme e-purchasing di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti 170 peserta perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme e-purchasing di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti 170 peserta perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batang Asri Hermawan mengatakan, Bimtek tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut pembaruan regulasi sekaligus penguatan kompetensi aparatur dalam proses pengadaan.

“Saat ini terdapat perubahan aturan melalui Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018. Kita upgrade bersama-sama dengan adanya perubahan aturan tersebut, termasuk amanat untuk sosialisasi e-purchasing maupun minikompetensi pengadaan barang dan konstruksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem pengadaan kini juga mengalami integrasi. Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) telah terhubung dengan Inaproc, termasuk fitur toko daring. Sehingga sedikit banyak ada perubahan yang harus kita semuanya ketahui.

“Melalui pelatihan ini, Pemkab Batang berharap potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam proses pengadaan dapat ditekan. Terlebih, saat ini masih berada pada awal tahun anggaran sehingga OPD memiliki waktu untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Asri kembali mengingatkan target penyerapan anggaran yang telah dipaparkan di hadapan Bupati Batang. Pada triwulan pertama, serapan ditargetkan minimal 15 persen, triwulan kedua 45 persen, triwulan ketiga 70 persen, dan akhir tahun harus mencapai 100 persen.

Ia menegaskan, keterlambatan pengadaan dapat berdampak luas, termasuk kemungkinan tertahannya transfer dana dari pusat. Pasalnya, realisasi anggaran daerah telah terhubung dengan sistem pemantauan kementerian.

“Kalau target tidak tercapai, bisa saja mereka menilai daerah masih punya sisa dana sehingga transfer berikutnya ditangguhkan,” tegasnya.

Selain itu, persoalan administrasi yang lambat juga bisa merugikan pemerintah daerah. Asri mencontohkan adanya pekerjaan yang sebenarnya telah selesai, tetapi belum dapat dibayarkan karena kelengkapan administrasi terlambat.

“Sudah jadi fisiknya, tapi serapan anggarannya tidak sesuai yang diharapkan. Ini mengganggu kinerja pemerintah daerah,” imbuhnya.

Asri juga menekankan, bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah juga memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi, baik nasional maupun lokal. Karena itu, pelaku usaha di Kabupaten Batang perlu mendapatkan perhatian. Pelaku usaha lokal ini harus kita utamakan juga.

“Dengan adanya bimtek tersebut, Pemkab Batang berharap proses pengadaan di setiap OPD semakin cepat, tepat, dan sesuai ketentuan sehingga target pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat tercapai,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 119
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 139
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 149
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 135
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 130