Pendangkalan Muara Batang, Dislutkan Batang Gotong Royong Lakukan Pengerukan

Selasa, 10 Februari 2026 Jumadi Dibaca 358 kali Lingkungan
Pendangkalan Muara Batang, Dislutkan Batang Gotong Royong Lakukan Pengerukan
Salah satu petugas alat berat melakukan pengerukan sedimentasi pada muara sungai di TPI Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang terus melakukan pengerukan sedimentasi di muara sungai yang menjadi akses keluar masuk kapal nelayan. Namun, upaya tersebut kerap terkendala faktor cuaca.

Batang - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang terus melakukan pengerukan sedimentasi di muara sungai yang menjadi akses keluar masuk kapal nelayan. Namun, upaya tersebut kerap terkendala faktor cuaca.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dislutkan Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, pengerukan terakhir telah berjalan selama 17 hari kerja. Hari Minggu kemarin kita sudah 17 hari pengerukan. Hari ini jalan karena kebetulan cuaca cerah dan panas.

“Awalnya pengerukan ditargetkan selesai dalam 15 kali pekerjaan. Namun kondisi alam membuat endapan kembali menutup alur sehingga jumlah pengerukan harus ditambah. Sebenarnya target kita 15 kali sudah habis terkeruk, tapi ternyata alam seperti ini. Jadi kita tambahi lagi, mungkin sekitar 25 kali pengerukan,” katanya saat ditemui di TPI Batang, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026).

Dalam sehari, alat yang digunakan mampu mengangkat sekitar 250 meter kubik sedimen. Agung mengakui, penggunaan muara sungai sebagai jalur pelabuhan tradisional memang memiliki kelemahan karena tingkat sedimentasinya tinggi dan terus berulang.

“Ini memang jadi persoalan klasik. Baru dikeruk, sudah tertutup lagi. Untuk jangka pendek, pihaknya tetap memaksimalkan pengerukan, terlebih menjelang Lebaran ketika aktivitas melaut biasanya meningkat,” ungkapnya.

Sementara untuk jangka panjang, dibutuhkan pembangunan kolam tambat labuh agar kapal tidak bergantung pada alur sungai.

“Selama belum ada kolam tambat labuh, ya pendangkalan akan terus ada,” imbuhnya.

Ia juga menilai efektivitas pengerukan dengan alat yang ada saat ini masih terbatas. Dislutkan Batang telah berupaya meminta bantuan peralatan dari daerah lain, termasuk Pekalongan, meski wilayah tersebut menghadapi persoalan serupa.

“Kalau dibilang efektif ya sebenarnya tidak efektif. Kita berharap ada penambahan alat,” harapnya.

Akibat pendangkalan yang cukup parah, sebagian aktivitas kapal untuk sementara dialihkan ke pelabuhan niaga milik pemerintah provinsi. Kehidupan harus tetap berjalan. Jadi sementara kita alihkan ke pelabuhan niaga. Itu pun sifatnya diskresi dan insidentil,” ujarnya.

“Pemerintah berharap, cuaca segera membaik sehingga proses pengerukan dapat kembali optimal dan akses nelayan menjadi lebih lancar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 54
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 303
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 125
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 52
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 119
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 82