Megono Cup 2026: Mencetak Generasi Emas Renang Pantura Berstandar Nasional

Minggu, 08 Februari 2026 Jumadi Dibaca 688 kali Pemuda dan Olahraga
Megono Cup 2026: Mencetak Generasi Emas Renang Pantura Berstandar Nasional
Sejumlah atlet adu cepat saat lomba renang di THR Kramat, Kabupaten Batang.
Batang - Ratusan bibit atlet renang dari berbagai daerah beradu cepat di even Megono Cup 2026 di THR Kramat, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026).

Batang - Ratusan bibit atlet renang dari berbagai daerah beradu cepat di even Megono Cup 2026 di THR Kramat, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026).

Manajer Kompetisi Megono Cup 2026 Tisna Zuhri Madina menjelaskan, bahwa kejuaraan ini memang dirancang sebagai event pemula yang berkelanjutan dan selaras dengan agenda resmi Federasi Akuatik Indonesia (FAI), termasuk Porprov Jawa Tengah.

“Gelaran ini diikuti oleh sekitar 500 atlet putra dan putri. Mereka berasal dari lima wilayah di eks-Karesidenan Pekalongan dan sekitarnya, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Event ini menjadi ajang pembinaan karakter dan mental bertanding sejak dini. Harapannya, atlet-atlet muda seperti Althaf bisa naik jenjang ke event resmi tingkat provinsi.

Standar Nasional dan Filosofi Lokal

“Turnamen ini tidak main-main dalam urusan teknis. Megono Cup 2026 mempertandingkan total 150 nomor lomba yang terbagi rata untuk putra dan putri. Seluruh pertandingan digelar di kolam 50 meter berstandar nasional milik Pemkab Batang, lengkap dengan dukungan timing system semi otomatis yang mengacu pada standar Porprov,” terangnya.

Pemilihan nama "Megono" pun memiliki filosofi mendalam. Sebagai kuliner khas Pantura, Megono menjadi simbol kebersamaan lima daerah yang terlibat. Kedepannya, ajang ini direncanakan menjadi piala bergilir di daerah-daerah yang memiliki kekhasan kuliner serupa.

Penasihat FAI Batang Sys Mandayun menegaskan, dukungan penuhnya terhadap penguatan basis atlet dari akar rumput.

“Kami berharap event seperti ini bisa mencetak atlet-atlet berbakat yang nantinya berprestasi dan membawa nama baik Indonesia,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang Teguh Supriyatno menilai Megono Cup adalah solusi atas minimnya wakil atlet renang Batang di ajang Porprov selama ini. Dengan fokus pada peserta kelahiran tahun 2014 hingga 2021, ajang ini menjadi fondasi penting.

“Ini kelompok umur, investasinya jangka panjang. Target kami ke depan, atlet Batang yang lolos Porprov bisa lebih banyak dan berprestasi,” tegasnya.

Di tengah ketatnya persaingan, semangat anak-anak seperti Muhammad Althaf Anica (8) menjadi nyawa dari kejuaraan ini. Siswa kelas 1 SD Kauman 7 yang tergabung dalam Club Pesona Aquatic Batang tersebut tampak antusias meski ini baru pengalaman keduanya di kejuaraan besar.

“Senang bisa ikut lomba,” ungkap Althaf singkat usai menuntaskan nomor lombanya.

Sembari menggenggam handuk, bocah yang turun di kelompok umur 8 tahun ini mengungkapkan ambisinya untuk serius di dunia akuatik.

“Ke depannya pengin jadi atlet yang benar dan berprestasi, biar bisa membanggakan orang tua,” ujar dia.

Kehadiran Althaf dan ratusan perenang cilik lainnya di Megono Cup 2026 menjadi sinyal positif bahwa regenerasi atlet renang di Jawa Tengah, khususnya wilayah Pantura, tengah melaju di jalur yang tepat. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 32
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 219
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 28
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 22
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 47
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Batang - Para pendidik hingga santri kini mulai bisa bernapas lega setelah dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang sebelumnya berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Hal tersebut tentu akan berdampak positif bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Batang dengan memperoleh perhatian lebih intens dalam pengelolaan secara administratif, pengembangan maupun peningkatan kesejahteraan para ustazustazah.
07 Jul 2026 Jumadi 51