Pendangkalan Muara Sungai di Batang Lumpuhkan Aktivitas Nelayan

Jumat, 06 Februari 2026 Jumadi Dibaca 615 kali Lingkungan
Pendangkalan Muara Sungai di Batang Lumpuhkan Aktivitas Nelayan
Puluhan kapal nelayan bersandar menunggu informasi cuaca baik di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pendangkalan muara sungai di Kabupaten Batang, berdampak serius terhadap aktivitas nelayan. Kondisi tersebut membuat kapal nelayan kesulitan keluar-masuk pelabuhan, bahkan sebagian tidak bisa bergerak sama sekali.

Batang - Pendangkalan muara sungai di Kabupaten Batang, berdampak serius terhadap aktivitas nelayan. Kondisi tersebut membuat kapal nelayan kesulitan keluar-masuk pelabuhan, bahkan sebagian tidak bisa bergerak sama sekali.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah Muslichah mengatakan, bahwa pada tahun ini telah dialokasikan anggaran sekitar Rp50 juta untuk pengerukan muara melalui Pelabuhan Klidang Lor. Anggaran tersebut digunakan untuk biaya operasional awal.

“Melalui Pelabuhan Klidang Lor, ada anggaran pengerukan tahun ini sekitar Rp50 juta untuk biaya operasional,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (6/2/2026).

Untuk solusi jangka panjang, pihaknya tengah mengupayakan pembangunan kolam pelabuhan baru dengan memanfaatkan lahan eks Kali Sambong. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pengusulan dan negosiasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kami mencoba negosiasi dengan BBWS. Lahan itu rencananya bisa dikeruk menjadi kolam baru untuk kapal-kapal, tetapi masih dalam proses,” jelasnya.

Akibat pendangkalan muara, sebagian nelayan terpaksa melakukan bongkar muat di dermaga luar. Bahkan, ada kapal yang sementara menggunakan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Batang yang merupakan pelabuhan niaga.

“Masih bongkar di situ, tapi karena tidak semuanya bisa lewat muara, sebagian menggunakan pelabuhan niaga PPP Batang,” ungkapnya.

Namun demikian, tidak ada bantuan transportasi tambahan bagi nelayan yang harus memindahkan hasil tangkapan dari pelabuhan niaga ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kalau untuk transportasi belum ada bantuan, karena memang tidak ada anggarannya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HSNI) Batang Teguh Tarmojo menyebutkan, bahwa lebih dari 10.000 nelayan terdampak akibat pendangkalan muara sungai tersebut, baik pengguna kapal kecil, sedang, hingga besar.

Menurut Teguh, kondisi ini memaksa nelayan melakukan bongkar muat di dermaga luar, sehingga memicu biaya tambahan yang cukup besar.

“Biaya operasional bisa naik sekitar 10 persen. Untuk sekali bongkar muat, tambahan biayanya bisa sampai sekitar Rp10 juta karena sistemnya jadi dua kali kerja,” terangnya.

Ia berharap, pemerintah daerah bersama dinas terkait dapat mengintensifkan pengerukan alur sungai agar aktivitas nelayan kembali normal dan tidak terus merugikan para pelaku usaha perikanan di Batang.

“Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di kawasan Sengkandu. Dengan adanya PPN tersebut, diharapkan kepadatan aktivitas kapal dapat terpecah dan tidak terpusat di satu lokasi saja. Kalau PPN bisa terealisasi, kesibukan kapal bisa terbagi dan tidak menumpuk di satu muara,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 73
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 100
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 72
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 87
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 89
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 68