Batang - Wakil Bupati Batang Suyono mendorong kepengurusan baru Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Batang periode 20262030 untuk menyusun program pengembangan fasilitas tenis hingga tingkat kecamatan. Hal itu disampaikan usai menghadiri pelantikan pengurus PELTI Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/2/2026).
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono mendorong kepengurusan baru Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Batang periode 20262030 untuk menyusun program pengembangan fasilitas tenis hingga tingkat kecamatan. Hal itu disampaikan usai menghadiri pelantikan pengurus PELTI Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/2/2026).
Menurut dia, keberadaan
lapangan tenis di setiap kecamatan penting untuk mendekatkan olahraga tersebut
kepada masyarakat sekaligus menjaring bibit atlet muda.
“Saya ingin Ketua PELTI
yang baru bisa membuat program, kalau bisa setiap kecamatan punya lapangan
tenis. Bagaimana mendekatkan masyarakat yang suka tenis di wilayahnya
masing-masing,†jelasnya.
Ia menilai,
pengembangan fasilitas olahraga akan memberi energi baru sekaligus menjadi
tontonan positif bagi generasi muda agar tertarik menekuni tenis sejak dini. Dengan
semakin banyaknya anak muda yang terlibat, Kabupaten Batang diharapkan memiliki
regenerasi atlet yang dapat dipersiapkan mengikuti turnamen di luar daerah.
“Kalau yang tampil
itu-itu saja dan sudah senior, Batang tidak akan pernah kembali meraih kejayaan
tenis seperti dulu. Tahun 2009 kita pernah juara, tapi setelah itu belum
terulang lagi,†tegasnya.
Saat ini, lapangan
tenis di Kabupaten Batang baru tersedia di beberapa wilayah seperti Batang,
Limpung, Subah, Bawang, dan Gringsing.
Suyono berharap, jumlah
tersebut bisa terus bertambah melalui kolaborasi berbagai pihak. Ia juga
meminta PELTI Batang berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) setempat dalam pengembangan cabang olahraga tenis, baik dari sisi
pembinaan atlet maupun penyediaan sarana dan prasarana.
“Selain itu,
sosialisasi ke sekolah-sekolah juga dinilai penting untuk menjaring bibit baru.
Lakukan sosialisasi ke tingkat SMP dan SMA supaya muncul bibit-bibit baru.
Kadang anak-anak ingin main tenis, tapi tidak tahu harus ke mana,†ujar dia.
Suyono optimistis,
dengan program pembinaan yang terarah dan dukungan fasilitas yang memadai,
prestasi tenis Kabupaten Batang dapat kembali bersaing di tingkat provinsi
maupun nasional. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)