Batang - Ikatan Mahasiswa Universitas Diponegoro Batang (IMADIBA) terus mendorong para lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya ke Universitas Diponegoro. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Smartimotion” ke-8 yang diselenggarakan pada Minggu, 1 Februari 2026, di Aula SMK Negeri Kandeman.
Batang - Ikatan Mahasiswa Universitas Diponegoro Batang (IMADIBA) terus mendorong para lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya ke Universitas Diponegoro. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Smartimotion” ke-8 yang diselenggarakan pada Minggu, 1 Februari 2026, di Aula SMK Negeri Kandeman.
Kegiatan
ini diikuti oleh 150 lulusan SMA/SMK tahun 2026 dari berbagai sekolah di
Kabupaten Batang.
Ketua
Tim Penggerak PKK Batang Faelasufa Faiz menegaskan, opendidikan merupakan kunci
utama dalam mengubah masa depan ke arah yang lebih baik. Ia menekankan
pentingnya kesadaran sejak dini bahwa proses pendidikan lanjutan ke jenjang
yang lebih tinggi akan membuka peluang masa depan.
“Semuanya
harus diawali dengan niat kuat serta kerja keras yang konsisten,” katanya saat
ditemui di Kantornya, Rabu (4/2/2026).
Sementara
itu, Ketua Ikatan Alumni Undip Batang sekaligus Ketua IMADIBA Retno Dwi Irianto
mengungkapkan, terdapat tiga alasan utama yang sering disampaikan lulusan SMA
enggan melanjutkan kuliah. Pertama keterbatasan kemampuan ekonomi, kedua
minimnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan jetiga kurangnya
akses informasi yang diterima secara langsung terkait dunia perkuliahan.
Menanggapi
hal tersebut, IMADIBA berupaya menjembatani kebutuhan informasi melalui
penyelenggaraan try out dan sesi edukasi dalam program Smartimotion. Hal ini
disampaikan oleh Amelia Ketua Pelaksana kegiatan, yang juga merupakan mahasiswa
Program Studi Hubungan Internasional, FISIP Universitas Diponegoro.
Di
sisi lain, Triyono, Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Batang menjelaskan pemerintah daerah turut memberikan solusi melalui
berbagai program beasiswa.
“Program
tersebut diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu secara
sosial dan ekonomi, namun memiliki kemampuan akademik serta motivasi kuat untuk
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar dia.
Sementara
itu, Dona Doni dari PT Bhimasena Power Indonesia, menyampaikan pihak perusahaan
juga berkontribusi melalui program beasiswa CSR sebagai bentuk kepedulian
terhadap pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Batang. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)