SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi

Rabu, 28 Januari 2026 Jumadi Dibaca 903 kali Pelayanan Publik
SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi
Kepala SPPG Karangasem Selatan Yafi (kir), meninjau pelaksanaan MBG di SPPG Karangasem Selatan, Kabupaten Batang.
Batang - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto tak hanya mengedepankan kuantitas, namun kualitas gizi juga jadi fokus utama. Memperingati Hari Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangasem Selatan, berupaya memberikan pelayanan prima dengan selalu memperhatikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) di tiap menu MBG yang disajikan.

Batang - Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program andalan Presiden Prabowo Subianto tak hanya mengedepankan kuantitas, namun kualitas gizi juga jadi fokus utama. Memperingati Hari Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangasem Selatan, berupaya memberikan pelayanan prima dengan selalu memperhatikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) di tiap menu MBG yang disajikan.

SPPG yang telah beroperasi sejak September 2025 lalu itu, setiap harinya mampu menyuplai menu MBG, yang tersebar mulai dari jenjang PAUD hingga pondok pesantren di wilayah Karangasem Selatan.

Kepala SPPG Karangasem Selatan Yafi mengatakan, menu MBG tidak hanya dinikmati para pelajar saja, namun meluas hingga kalangan 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

“Setiap harinya ada 2.400 menu MBG yang didistribusikan ke 8 sekolah dan pondok pesantren, dengan tetap dipantau oleh ahli gizi. Kami merancang menu selama satu periode, yakni 6 hari sekali dengan varian kering dan basah sesuai aturan Badan Gizi Nasional (BGN),” katanya, saat ditemui, di SPPG Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, Rabu (28/1/2026).

Untuk menghindari kejenuhan, SPPG Karangasem Selatan mengkolaborasikan dengan menu permintaan siswa, namun dengan tetap memperhatikan nilai AKG.

“Menyikapi permintaan menu, kami tampung dari Instagram, lalu yang terbanyak baru kami penuhi sesuai kemampuan dan standar kualitas dari BGN,” tegasnya.

Salah satu penerima manfaat, Arika siswi SD Negeri Karangasem 4 mengungkapkan, selama empat bulan menikmati MBG yang berganti-ganti, bahkan seringkali sesuai dengan permintaannya. Ia senagaja menyampaikan kepada petugas MBG, agar menu yang disajikan bervariasi.

“Pernah pesan menu dimsum, dipenuhi sama petugas MBG-nya, rasanya enak dan sesuai permintaan. Kalau bisa besok-besok menunya pesan wafel ya, karena saya suka yang manis,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksa tugas (Plt) Kepala SD Negeri Karangasem 4 Siti Rikha berterima kasih atas konsistensi program MBG yang menyasar anak didiknya. Variasi menu yang disajikan sudah beragam, hanya saja, terkadang keinginan anak yang bermacam-macam, sehingga pihak SPPG perlu memperhatikan kualitas rasanya.

“Keragaman menu dan nilai gizinya sudah baik, hanya saja kualitas rasanya perlu ditingkatkan lagi agar anak selalu menikmati menu yang disajikan,” tuturnya.

Ahli Gizi dari RS QIM Batang Aisyah Sekar Dewi menerangkan, takaran menu untuk tiap sajian MBG harus seimbang antara karbohidrat, protein, lemak dan sayuran. Yang perlu diperhatikan adalah porsi untuk masing-masing jenjang pendidikan yang berbeda.

“Jenjang TK dan SD memerlukan 1.100 - 1.600 kalori, SMP dan SMA 1.900 - 2.100 kalori setiap harinya. Demikian pula dengan ibu hamil dan menyusui membutuhkan 2.300 - 2.600 kalori setiap harinya,” ujar dia.

Menyikapi permintaan menu dari pelajar yang cenderung kekinian, Aisyah tak mempermasalahkan selama komposisi, proses pengolahan dan bahan tambahan makanan yang digunakan.

“Contohnya dimsum sepanjang bahan dasarnya ayam cincang tanpa pengawet, tidak mengapa,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 24
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 32
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 29
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 30
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 24
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 29