Ribuan Nelayan Batang Menanti Uluran Tangan Pemerintah, Ini Jawaban Wabup Batang

Jumat, 23 Januari 2026 Jumadi Dibaca 788 kali Ekonomi
Ribuan Nelayan Batang Menanti Uluran Tangan Pemerintah, Ini Jawaban Wabup Batang
Puluhan kapal bersandar menunggu informasi keberangkatan di Klidang Lor Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langit di atas pesisir Batang mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, namun bagi ribuan nelayan, mendung dan angin kencang adalah sinyal "lampu merah" yang mematikan mata pencaharian mereka. Gelombang tinggi dan musim baratan kini memaksa ribuan nelayan di Kabupaten Batang mengikat kencang kapal-kapal mereka di dermaga, memicu masa paceklik yang menyesakkan dapur keluarga.

Batang - Langit di atas pesisir Batang mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, namun bagi ribuan nelayan, mendung dan angin kencang adalah sinyal "lampu merah" yang mematikan mata pencaharian mereka. Gelombang tinggi dan musim baratan kini memaksa ribuan nelayan di Kabupaten Batang mengikat kencang kapal-kapal mereka di dermaga, memicu masa paceklik yang menyesakkan dapur keluarga.

Pemandangan di seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Batang kini berubah menjadi "hutan tiang kapal". Tak hanya perahu kecil, kapal berukuran sedang hingga besar pun menumpuk, tak berani menantang ganasnya Laut Jawa.

Terjepit Cuaca dan Pendangkalan Muara

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batang Teguh Tarmudjo mengungkapkan, bahwa situasi tahun ini terasa lebih berat. Selain faktor alam, kendala teknis di pelabuhan memperburuk keadaan.

“Ini total nelayan kami banyak yang tidak berangkat semua. Kapal kecil, sedang, maupun besar, banyak yang berhenti. Gelombang tinggi, angin kencang, ditambah alur muara yang sekarang pendangkalannya sangat parah,” katanya saat ditemui di Kantor HNSI Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23/1/2026).

Kondisi ini praktis memutus urat nadi ekonomi lebih dari 10 ribu nelayan. Dampak yang paling menyedihkan dirasakan oleh para Anak Buah Kapal (ABK). Tanpa melaut, berarti tidak ada upah harian. Diperparah juga dengan banjir yang menggenangi diwilayah pemukiman nelayan seperti Klidang Lor, Karangasem Utara.

“Kalau nelayan tidak berangkat, otomatis tidak ada penghasilan. Yang paling berat itu ABK, mereka tidak punya kapal dan sangat bergantung pada kerja harian di laut,” jelasnya.

Ironisnya, di saat krisis mencapai puncaknya, "napas" bantuan dari organisasi nelayan justru menipis. Stok beras paceklik yang biasa menjadi penyambung hidup sudah habis disalurkan sejak akhir tahun lalu.

“Kemampuan kami sekarang untuk membantu agak sulit, karena beras paceklik sudah kami keluarkan akhir tahun kemarin. Sementara situasi sekarang jauh lebih berat,” ungkapnya.

Melihat kondisi yang disebutnya sebagai "darurat ekonomi", Teguh mendesak Pemerintah Daerah untuk tidak terjebak dalam sekat birokrasi yang kaku. Perut nelayan, menurutnya, tidak bisa menunggu proses administratif yang lama.

“Idealnya pemerintah bisa membantu berupa beras atau bantuan keuangan. Secara inisiatif, tidak harus menunggu administrasi, karena ini menyangkut perut nelayan,” tegasnya.

Respons Pemerintah: Silakan Ajukan

Menanggapi jeritan dari pesisir tersebut, Wakil Bupati Batang Suyono memberikan, lampu hijau bagi penyaluran bantuan. Ia memastikan bahwa pintu kantor pemerintah selalu terbuka bagi masyarakat yang terdampak musibah alam.

“Nanti kalau ada dari pihak organisasi nelayan yang mengajukan ke Pemda atau Dinas Sosial, pasti akan terlayani sesuai kebutuhan,” ujar dia.

Ia menegaskan, bahwa komitmen Pemkab Batang adalah hadir di tengah kesulitan warga. Prinsipnya pemerintah daerah siap hadir dan membantu masyarakat yang benar-benar terdampak.

Kini, ribuan nelayan di Batang hanya bisa menatap laut dari kejauhan, berharap badai segera berlalu dan uluran tangan pemerintah segera tiba sebelum piring di meja makan benar-benar kosong. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 31
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 42
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 25
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 29
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30