Ribuan Nelayan Batang Menanti Uluran Tangan Pemerintah, Ini Jawaban Wabup Batang

Jumat, 23 Januari 2026 Jumadi Dibaca 841 kali Ekonomi
Ribuan Nelayan Batang Menanti Uluran Tangan Pemerintah, Ini Jawaban Wabup Batang
Puluhan kapal bersandar menunggu informasi keberangkatan di Klidang Lor Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Langit di atas pesisir Batang mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, namun bagi ribuan nelayan, mendung dan angin kencang adalah sinyal "lampu merah" yang mematikan mata pencaharian mereka. Gelombang tinggi dan musim baratan kini memaksa ribuan nelayan di Kabupaten Batang mengikat kencang kapal-kapal mereka di dermaga, memicu masa paceklik yang menyesakkan dapur keluarga.

Batang - Langit di atas pesisir Batang mungkin tampak biasa bagi sebagian orang, namun bagi ribuan nelayan, mendung dan angin kencang adalah sinyal "lampu merah" yang mematikan mata pencaharian mereka. Gelombang tinggi dan musim baratan kini memaksa ribuan nelayan di Kabupaten Batang mengikat kencang kapal-kapal mereka di dermaga, memicu masa paceklik yang menyesakkan dapur keluarga.

Pemandangan di seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Batang kini berubah menjadi "hutan tiang kapal". Tak hanya perahu kecil, kapal berukuran sedang hingga besar pun menumpuk, tak berani menantang ganasnya Laut Jawa.

Terjepit Cuaca dan Pendangkalan Muara

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batang Teguh Tarmudjo mengungkapkan, bahwa situasi tahun ini terasa lebih berat. Selain faktor alam, kendala teknis di pelabuhan memperburuk keadaan.

“Ini total nelayan kami banyak yang tidak berangkat semua. Kapal kecil, sedang, maupun besar, banyak yang berhenti. Gelombang tinggi, angin kencang, ditambah alur muara yang sekarang pendangkalannya sangat parah,” katanya saat ditemui di Kantor HNSI Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23/1/2026).

Kondisi ini praktis memutus urat nadi ekonomi lebih dari 10 ribu nelayan. Dampak yang paling menyedihkan dirasakan oleh para Anak Buah Kapal (ABK). Tanpa melaut, berarti tidak ada upah harian. Diperparah juga dengan banjir yang menggenangi diwilayah pemukiman nelayan seperti Klidang Lor, Karangasem Utara.

“Kalau nelayan tidak berangkat, otomatis tidak ada penghasilan. Yang paling berat itu ABK, mereka tidak punya kapal dan sangat bergantung pada kerja harian di laut,” jelasnya.

Ironisnya, di saat krisis mencapai puncaknya, "napas" bantuan dari organisasi nelayan justru menipis. Stok beras paceklik yang biasa menjadi penyambung hidup sudah habis disalurkan sejak akhir tahun lalu.

“Kemampuan kami sekarang untuk membantu agak sulit, karena beras paceklik sudah kami keluarkan akhir tahun kemarin. Sementara situasi sekarang jauh lebih berat,” ungkapnya.

Melihat kondisi yang disebutnya sebagai "darurat ekonomi", Teguh mendesak Pemerintah Daerah untuk tidak terjebak dalam sekat birokrasi yang kaku. Perut nelayan, menurutnya, tidak bisa menunggu proses administratif yang lama.

“Idealnya pemerintah bisa membantu berupa beras atau bantuan keuangan. Secara inisiatif, tidak harus menunggu administrasi, karena ini menyangkut perut nelayan,” tegasnya.

Respons Pemerintah: Silakan Ajukan

Menanggapi jeritan dari pesisir tersebut, Wakil Bupati Batang Suyono memberikan, lampu hijau bagi penyaluran bantuan. Ia memastikan bahwa pintu kantor pemerintah selalu terbuka bagi masyarakat yang terdampak musibah alam.

“Nanti kalau ada dari pihak organisasi nelayan yang mengajukan ke Pemda atau Dinas Sosial, pasti akan terlayani sesuai kebutuhan,” ujar dia.

Ia menegaskan, bahwa komitmen Pemkab Batang adalah hadir di tengah kesulitan warga. Prinsipnya pemerintah daerah siap hadir dan membantu masyarakat yang benar-benar terdampak.

Kini, ribuan nelayan di Batang hanya bisa menatap laut dari kejauhan, berharap badai segera berlalu dan uluran tangan pemerintah segera tiba sebelum piring di meja makan benar-benar kosong. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang 238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang
238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang
Batang - Gojukai Kabupaten Batang menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate-Do Gojukai Se-Jawa Tengah Piala Kejaksaan Negeri Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (662026). Kejuaraan tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupatenkota di Jawa Tengah sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi menuju tingkat nasional.
06 Jun 2026 Jumadi 44
Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan
Maksimalkan Layanan SPMB, SMAN 1 Bandar Tetap Buka di Akhir Pekan
Batang - Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Bandar dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Meskipun memasuki akhir pekan, panitia SPMB tetap membuka layanan informasi dan pendaftaran bagi Calon Murid Baru (CMB) serta orang tua yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran.
06 Jun 2026 Jumadi 41
Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon
Tanam Mangrove, Upaya Undip Batang Lindungi Kawasan Pesisir Denasri Kulon
Batang - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, para Mahasiswa Prodi S1 Agribisnis Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Undip kampus Batang ikut ambil bagian. Kegiatan tanam mangrove menjadi upaya pelestarian lingkungan di kawasan pesisir di Pesisir Pantai Desa Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Sabtu (662026).
06 Jun 2026 Jumadi 49
Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng
Kwarcab Batang bersama FKBM Siapkan Even Spektakuler JAWARA Jateng
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang bersama Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FKBM) menggelar rapat koordinasi. Tujuannya dalam rangka persiapan pelaksanaan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah Tahun 2026 (JAWARA JATENG 2026), di SMPN 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (662026).
06 Jun 2026 Jumadi 41
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.
05 Jun 2026 Jumadi 112
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026 SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
SMK Bintara Batang Tak Jadikan Nilai TKA Syarat SPMB 2026
Batang - Sekolah swasta di Kabupaten Batang mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Salah satunya, SMK Bintara Batang yang menegaskan tidak menjadikan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai syarat penerimaan peserta didik baru.
05 Jun 2026 Jumadi 88