Banjir di Batang Masih "Siaga", Tak Perlu BTT

Jumat, 23 Januari 2026 Jumadi Dibaca 723 kali Ekonomi
Ekonomi" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260123134822berita14794_Ketua_DPRD_Batang_Suudi_mentakan_Banjir_di_Batang_Masih_Siaga.jpg"> Banjir di Batang Masih
Ketua DPRD Batang Su'udi mentakan, Banjir di Batang Masih "Siaga", Tak Perlu BTT saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Batang.
Batang - Banjir tahunan yang menggenangi sejumlah titik di Kota Batang berdampak pada terganggunya aktivitas warga hingga sarana pendidikan yang turut terendam. Kendati demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang yang memiliki hak dalam penganggaran, memandang belum perlu menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT), karena masih dapat tertangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun instansi terkait lainnya.

Batang - Banjir tahunan yang menggenangi sejumlah titik di Kota Batang berdampak pada terganggunya aktivitas warga hingga sarana pendidikan yang turut terendam. Kendati demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang yang memiliki hak dalam penganggaran, memandang belum perlu menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT), karena masih dapat tertangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun instansi terkait lainnya.

Ketua DPRD Batang Su'udi mengatakan, besaran anggaran BTT yang disiapkan mencapai Rp11 miliar dan belum perlu digunakan, karena dampak banjir di sejumlah titik masih dapat ditangani BPBD.

“Saat ini kita tangani manusianya dulu, karena yang langsung terdampak banjir, seperti dibentuk dapur umum dan pendistribusian logistik kepada terdampak,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/1/2026).

Terkait perbaikan infrastruktur, pihaknya akan melakukan kajian lebih mendalam karena beberapa aliran sungai menjadi tanggung jawab provinsi.

“Kami terus berkoordinasi dengan provinsi dalam melakukan normalisasi sungai, termasuk rencana pembuatan tanggul laut pun sudah diusulkan, mengingat Batang daerah pesisir yang rawan terjadi rob,” tegasnya.

Pihaknya, turut berdukacita atas warga yang terdampak banjir langsung selama beberapa hari ini. Di sisi lain jajaran legislatif pun mendukung penanganan kebencanaan yang selama ini dilakukan oleh unsur eksekutif, terutama terkait penganggaran, agar banjir tak terulang kembali.

Ditemui secara terpisah, Kepala BPBD Batang Wawan Nurdiansyah membenarkan saat ini penanganan korban banjir mengoptimalkan anggaran yang ada dari BPBD maupun instansi terkait lainnya. Pihaknya belum perlu menggunakan anggaran tersebut, karena banjir yang terjadi saat ini masih berstatus siaga.

“BPBD baru bisa mengakses BTT, apabila terjadi bencana yang besar, masif dan oleh kepala daerah ditetapkan statusnya tanggap darurat. Sedangkan banjir sekarang ini statusnya masih siaga, maka kami cukup menggunakan anggaran dari BPBD, Dinsos, Dinkes, PMI dan lainnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 97
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 145
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 101
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 145
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 177
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 143