Pekalongan - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan secara resmi melepas AKBP Edi Rahmat Mulyana yang akan mengemban tugas baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Jawa Barat. Di saat yang sama, ia menyambut AKBP Veronica sebagai nakhoda baru Polres Batang sekaligus mencatatkan sejarah sebagai Kapolres perempuan pertama di wilayah tersebut.
Pekalongan - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan secara resmi melepas AKBP Edi Rahmat Mulyana yang akan mengemban tugas baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Jawa Barat. Di saat yang sama, ia menyambut AKBP Veronica sebagai nakhoda baru Polres Batang sekaligus mencatatkan sejarah sebagai Kapolres perempuan pertama di wilayah tersebut.
Bagi Bupati Faiz,
pengabdian AKBP Edi bukan sekadar menjaga angka kriminalitas, melainkan
membangun pondasi sosial yang kuat. Di bawah kendalinya, wilayah strategis
seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tetap kondusif di tengah
dinamika pembangunan yang masif.
“Sinergitas yang Bapak
bangun bersama Forkopimda telah tumbuh menjadi ikatan kekeluargaan yang erat,
mengimplementasikan semangat 'Guyub Rukun' di Batang,†katanya saat ditemui di
Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Kamis (15/1/2026) malam.
Langkah kaki AKBP
Veronica di atas panggung disambut antusias. Mantan Kapolres Salatiga ini
membawa energi baru. Dengan gaya bicara yang apa adanya, ia langsung mencuri
perhatian tamu undangan melalui perkenalan diri yang jujur dan jenaka.
“Saya asli Palembang,
jadi mohon dimaklumi apabila dialek saya tidak sehalus bahasa Jawa. Saya memang
dikenal dengan gaya bicara yang tegas dan terkadang meledak-ledak,†ungkapnya.
Meski memiliki latar
belakang budaya yang berbeda, AKBP Veronica menegaskan rasa bangganya bisa
bertugas di "Bumi Alas Roban". Ia berkomitmen untuk menjaga warisan
stabilitas yang telah ditinggalkan pendahulunya.
“Ke depan, kami akan
meneruskan apa yang sudah baik dilakukan oleh Pak AKBP Edi Rahmat Mulyana.
Program yang sudah berjalan dengan baik akan kita tingkatkan, sedangkan yang
belum sempat dilaksanakan akan kita perbaiki dan sempurnakan bersama-sama,â€
tegasnya.
Tantangan besar sudah
menanti di depan mata. Sebagai wilayah yang memiliki perpaduan karakter
pesisir, agraris, hingga industri berat, Batang membutuhkan tangan dingin untuk
mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN).
AKBP Veronica pun
memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada AKBP Edi, yang ia sapa dengan
sapaan akrab "Kang Eday". Ia mendoakan agar karier seniornya itu
terus melesat di tempat tugas yang baru.
“Saya yakin Kang Eday,
AKBP Edi Rahmat Mulyana, sebentar lagi akan pecah bintang menjadi Kombes dengan
promosi sebagai Wadir Krimsus Polda Jawa Barat. Semoga nanti saya bisa
menyusul,†harapnya.
Acara ini dihadiri
lengkap oleh unsur Forkopimda, mulai dari pimpinan DPRD hingga Dandim 0736
Batang ini, ditutup dengan jabat tangan erat sebuah simbol bahwa meski pemimpin
berganti, sinergi untuk menjaga keamanan Batang tetap menjadi prioritas utama. (MC
Batang, Jateng/Edo/Jumadi)