Pemkab Batang Perkuat Validasi DTSEN Demi Tepat Sasaran

Selasa, 13 Januari 2026 Jumadi Dibaca 303 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Perkuat Validasi DTSEN Demi Tepat Sasaran
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (peci hitam), memberikan sambutan saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyiapkan langkah strategis dalam penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar benar-benar menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan kebijakan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyiapkan langkah strategis dalam penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar benar-benar menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan kebijakan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Faiz menjelaskan, tahap awal yang akan dilakukan pemerintah daerah setelah menerima data DTSEN dari pemerintah pusat adalah proses integrasi data. Pada fase ini, data nasional akan digabungkan dan disinkronkan dengan data yang dimiliki pemerintah daerah.

“Fase pertama setelah data kita terima adalah integrasi data, yaitu penggabungan data DTSEN nasional dengan data daerah. Dalam proses ini akan dilakukan validasi dan verifikasi, mana yang perlu diperbaiki dan mana yang sudah sesuai,” jelasnya.

Setelah tahap integrasi, pemerintah daerah akan membentuk tim validasi dan verifikator yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pembaruan data berjalan secara berkelanjutan sesuai kondisi di lapangan.

“Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penduduk Kabupaten Batang yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 mencapai sekitar 415.591 jiwa. Kelompok ini menjadi sasaran utama berbagai program perlindungan social,” terangnya.

Faiz juga menegaskan bahwa, DTSEN harus menjadi data yang hidup, bukan sekadar data administratif. Oleh karena itu, ia meminta camat menjadi motor penggerak utama validasi dan verifikasi di wilayah masing-masing.

“Saya tidak ingin DTSEN hanya menjadi hasil usulan kepala desa, bupati, atau DPRD. Semua boleh mengusulkan, tapi tetap harus diverifikasi dan divalidasi di lapangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Faiz juga menyoroti pentingnya pemanfaatan aplikasi DTSEN yang disediakan pemerintah pusat. Ia meminta seluruh camat segera mengunduh aplikasi tersebut dan memiliki akun aktif sebagai sarana usul dan sanggah data.

“Bagaimana mau bicara validasi dan verifikasi kalau aplikasinya saja tidak punya. Camat, kepala desa, sampai RT dan RW harus paham untuk menggunakan aplikasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, bahwa rapat koordinasi lintas sektor ini digelar sebagai respons atas masih ditemukannya berbagai persoalan dalam data kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan adanya dua persoalan utama, yakni inclusion error dan exclusion error. Inclusion error terjadi ketika warga yang seharusnya tidak berhak justru menerima bantuan sosial, sedangkan exclusion error adalah kondisi warga yang seharusnya menerima bantuan tetapi tidak terdata.

“Kondisi ini masih sering kami temukan di lapangan, sehingga dibutuhkan peran aktif desa sebagai ujung tombak, dikawal oleh camat, untuk terus melakukan verifikasi dan validasi,” ujar dia.

Menurutnya, pemutakhiran data DTSEN harus dilakukan secara berkelanjutan tanpa batas waktu tertentu, seiring dengan terus berjalannya program bantuan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Willopo juga mengapresiasi desa-desa yang telah aktif melakukan pembaruan data, seperti Desa Ponowareng dan Desa Wonotunggal. Namun, ia mengakui masih banyak desa lain yang belum optimal dalam memanfaatkan mekanisme pembaruan data DTSEN.

“Rapat koordinasi tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari OPD, BPS, camat, hingga perangkat desa, dengan harapan DTSEN dapat menjadi basis data yang akurat, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 50
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 38
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 59
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 47
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 76
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 117