Pemkab Batang Perkuat Validasi DTSEN Demi Tepat Sasaran

Selasa, 13 Januari 2026 Jumadi Dibaca 287 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Perkuat Validasi DTSEN Demi Tepat Sasaran
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (peci hitam), memberikan sambutan saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyiapkan langkah strategis dalam penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar benar-benar menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan kebijakan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyiapkan langkah strategis dalam penerapan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar benar-benar menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan kebijakan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, saat rapat koordinasi DTSEN di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Faiz menjelaskan, tahap awal yang akan dilakukan pemerintah daerah setelah menerima data DTSEN dari pemerintah pusat adalah proses integrasi data. Pada fase ini, data nasional akan digabungkan dan disinkronkan dengan data yang dimiliki pemerintah daerah.

“Fase pertama setelah data kita terima adalah integrasi data, yaitu penggabungan data DTSEN nasional dengan data daerah. Dalam proses ini akan dilakukan validasi dan verifikasi, mana yang perlu diperbaiki dan mana yang sudah sesuai,” jelasnya.

Setelah tahap integrasi, pemerintah daerah akan membentuk tim validasi dan verifikator yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pembaruan data berjalan secara berkelanjutan sesuai kondisi di lapangan.

“Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penduduk Kabupaten Batang yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 mencapai sekitar 415.591 jiwa. Kelompok ini menjadi sasaran utama berbagai program perlindungan social,” terangnya.

Faiz juga menegaskan bahwa, DTSEN harus menjadi data yang hidup, bukan sekadar data administratif. Oleh karena itu, ia meminta camat menjadi motor penggerak utama validasi dan verifikasi di wilayah masing-masing.

“Saya tidak ingin DTSEN hanya menjadi hasil usulan kepala desa, bupati, atau DPRD. Semua boleh mengusulkan, tapi tetap harus diverifikasi dan divalidasi di lapangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Faiz juga menyoroti pentingnya pemanfaatan aplikasi DTSEN yang disediakan pemerintah pusat. Ia meminta seluruh camat segera mengunduh aplikasi tersebut dan memiliki akun aktif sebagai sarana usul dan sanggah data.

“Bagaimana mau bicara validasi dan verifikasi kalau aplikasinya saja tidak punya. Camat, kepala desa, sampai RT dan RW harus paham untuk menggunakan aplikasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, bahwa rapat koordinasi lintas sektor ini digelar sebagai respons atas masih ditemukannya berbagai persoalan dalam data kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan adanya dua persoalan utama, yakni inclusion error dan exclusion error. Inclusion error terjadi ketika warga yang seharusnya tidak berhak justru menerima bantuan sosial, sedangkan exclusion error adalah kondisi warga yang seharusnya menerima bantuan tetapi tidak terdata.

“Kondisi ini masih sering kami temukan di lapangan, sehingga dibutuhkan peran aktif desa sebagai ujung tombak, dikawal oleh camat, untuk terus melakukan verifikasi dan validasi,” ujar dia.

Menurutnya, pemutakhiran data DTSEN harus dilakukan secara berkelanjutan tanpa batas waktu tertentu, seiring dengan terus berjalannya program bantuan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Willopo juga mengapresiasi desa-desa yang telah aktif melakukan pembaruan data, seperti Desa Ponowareng dan Desa Wonotunggal. Namun, ia mengakui masih banyak desa lain yang belum optimal dalam memanfaatkan mekanisme pembaruan data DTSEN.

“Rapat koordinasi tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari OPD, BPS, camat, hingga perangkat desa, dengan harapan DTSEN dapat menjadi basis data yang akurat, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 65
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 83
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 216
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 71
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 70
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 72