Rumput Stadion M. Sarengat "Sakti", Menepis Tudingan Drainase Buruk di Balik Kemenangan Persibat

Selasa, 13 Januari 2026 Jumadi Dibaca 585 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-260113091501berita14716_Salah_satu_Petugas_berupaya_menangani_genangan_air_saat_pertandingan_ditunda.jpg"> Rumput Stadion M. Sarengat
Salah satu Petugas berupaya menangani genangan air saat pertandingan ditunda di Stadion GOR Moh Sarengat Batang, Kabupaten Batang.
Batang Kemenangan tipis 1-0 Persibat Batang atas Wijaya Kusuma FC Cilacap dalam lanjutan Liga 4 Jawa Tengah, Minggu (11/1/2026), sempat diwarnai drama cuaca. Namun, di balik riuhnya sorak sorai dua ribu pasang mata di Stadion Moh. Sarengat, ada satu hal yang menjadi sorotan tajam: ketangguhan drainase lapangan.

Batang Kemenangan tipis 1-0 Persibat Batang atas Wijaya Kusuma FC Cilacap dalam lanjutan Liga 4 Jawa Tengah, Minggu (11/1/2026), sempat diwarnai drama cuaca. Namun, di balik riuhnya sorak sorai dua ribu pasang mata di Stadion Moh. Sarengat, ada satu hal yang menjadi sorotan tajam: ketangguhan drainase lapangan.

Manajemen Persibat pun angkat bicara guna meluruskan kabar miring yang sempat beredar di jagat maya mengenai kondisi lapangan yang tergenang.

Hujan Lebat Bukan Hambatan Permanen

Ketua Umum Persibat Panggah AB mengatakan, laga sore itu memang penuh tantangan. Hujan deras yang mengguyur memaksa wasit meniup peluit penghenti laga selama 15 menit karena bola tak lagi melaju normal di atas rumput.

“Fenomena ini sempat memicu spekulasi di media sosial mengenai kualitas serapan air di stadion kebanggaan warga Batang tersebut,” katanya saat ditemui di Sekretariat Persibat Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13/1/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa, menepis anggapan bahwa sistem drainase stadion bermasalah. Menurutnya, genangan yang muncul murni akibat volume air hujan yang luar biasa tinggi dalam waktu singkat.

“Kejadian tergenangnya air di lapangan karena curah hujan yang sangat tinggi, bukan karena drainase yang tidak baik,” ungkapnya.

Bukti nyata kualitas stadion terlihat sesaat setelah awan hitam bergeser. Begitu intensitas hujan menurun, air yang semula menutupi permukaan lapangan surut dengan kecepatan yang impresif. Setelah hujan reda, dalam waktu dua menit genangan air sudah tidak ada dan permainan sudah kembali dilaksanakan sampai selesai pertandingan.

“Kecepatan resapan ini menjadi jawaban telak bagi kritik yang sempat ramai di media sosial. Panggah pun mengapresiasi perhatian publik namun meminta agar fakta di lapangan dilihat secara objektif,” jelasnya.

Ia juga mengucapkan, terima kasih kepada rekan-rekan dan semua pihak, ini sebagai jawaban atas simpang siur yang terjadi di media sosial terkait masalah stadion.

Laskar Alas Roban Amankan Poin Penuh

“Berkat kondisi lapangan yang cepat pulih, Laskar Alas Roban berhasil melanjutkan momentum pertandingan. Bermain di hadapan pendukung fanatiknya, Persibat sukses mengamankan kemenangan krusial 1-0. Hasil ini menjadi modal berharga bagi tim untuk mengarungi persaingan di Liga 4 Jawa Tengah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan
Siapkan Generasi Berjiwa Aswaja, Muslimat Batang Optimalkan Peran Yayasan
Batang - Kiprah Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Batang selama ini tak diragukan, terutama di bidang sosial. Namun, kontribusi di bidang pendidikan dirasa perlu ditingkatkan, mengingat pentingnya mendidik generasi penerus yang berjiwa Ahlussunah Waljama'ah (Aswaja).
26 Jul 2026 Jumadi 10
93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang 93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang
93 Tim Antusias Ikuti Susur Pantai Ilmiah IV, Telusuri 5,5 Kilometer Untuk Jaga Pesisir Batang
Batang - Sebanyak 93 tim dari kalangan pelajar dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV yang digelar Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang, di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
26 Jul 2026 Jumadi 9
DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
Batang Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bersama Forum Anak Kabupaten Batang menggelar kegiatan Peringatan HAN yang berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
26 Jul 2026 Jumadi 85
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Batang - Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang menggelar kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (2572026) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kawasan pesisir.
25 Jul 2026 Jumadi 78
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Batang - Banyak cara mengungkapkan perasaan, mulai dari ucapan bahkan melalui sebuah karya lirik lagu yang dibalut menjadi rangkaian nada indah. Itulah ungkapan perasaan dari personel grup Suka Band yang berkolaborasi bersama komunitas perupa Serbuk Pensil dalam dua karyanya "Negasi dan Sisi Hati", untuk mengajak generasi z bermusik di kampung sendiri.
25 Jul 2026 Jumadi 74
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Batang - Terdesak oleh kebutuhan hidup atau bahkan pola hidup hedonis yang tak diimbangi kemampuan mengelola keuangan, seringkali mengakibatkan munculnya polemik kehidupan sosial. Terinspirasi dari kehidupan sosial di sekitar, menginspirasi Komunitas Teater Jaten mementaskan lakon "Lurung Kalabendu" karya Joko Bibit Santoso, sebagai pengingat bagi masyarakat, agar selalu berpikir panjang sebelum mengambil keputusan, sehingga tak menyesal di kemudian hari.
25 Jul 2026 Jumadi 45