Batang Suasana khidmat di Masjid Al Ikhlas, RW 05 Karangasem Utara, sempat berubah menjadi posko darurat pada Sabtu malam. Sebanyak 30 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka yang mulai terendam air demi mencari perlindungan. Meski situasi sempat tegang, para pengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB seiring surutnya genangan di titik tersebut.
Batang Suasana khidmat di Masjid Al Ikhlas, RW 05 Karangasem Utara, sempat berubah menjadi posko darurat pada Sabtu malam. Sebanyak 30 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka yang mulai terendam air demi mencari perlindungan. Meski situasi sempat tegang, para pengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB seiring surutnya genangan di titik tersebut.
Hujan
deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang mengakibatkan dua kelurahan di
pesisir, yakni Karangasem Utara dan Klidang Lor, terendam banjir dengan
kedalaman yang bervariasi.
Karangasem
Utara Jadi Titik Terparah
Berdasarkan
data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Batang, wilayah Karangasem Utara
terdampak cukup luas. Ribuan kepala keluarga harus bersiaga menghadapi luapan
air yang masuk ke pemukiman.
Kepala
Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengonfirmasi sebaran wilayah yang
terdampak cukup masif di beberapa RW yakni RW 03 hingga RW 09: Mencakup ribuan
jiwa yang terdampak, dengan total akumulasi mencapai 2.946 KK atau sekitar
11.784 jiwa.
“Ketinggian
Air: Genangan air terpantau sangat dinamis, mulai dari semata kaki hingga
mencapai dada orang dewasa. Kedalaman air banjir dari 10 cm hingga 120 cm,†katanya
saat ditemui di Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang, Sabtu (10/1/2026)
malam.
Klidang
Lor Turut Tergenang
Kondisi
serupa juga menyelimuti Kelurahan Klidang Lor. Air dilaporkan meredam wilayah
RW 02 dan RW 03. Di sana, diperkirakan ada 600 KK dengan total 2.400 jiwa yang
terdampak luapan air dengan ketinggian yang sama, yakni mencapai 1,2 meter di
titik terdalam.
Situasi
Terkini
Meskipun
ribuan jiwa terdampak, evakuasi terkonsentrasi di Masjid Al Ikhlas bagi warga
yang rumahnya terendam cukup tinggi. Beruntung, kondisi cuaca dan debit air
yang mulai melandai memungkinkan warga untuk kembali melakukan pembersihan
rumah lebih awal.
“Warga
yang mengungsi 30 jiwa di Masjid Al Ikhlas (RW 05), jam 21.00 WIB sudah kembali
ke rumah masing-masing,†terangnya.
Saat
ini, petugas BPBD masih terus bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan
cuaca dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi lanjutan jika debit air
kembali meningkat. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)