Pemanfaatan Lebih Luas, Kepemilikan KIA di Batang Lampaui Target Nasional

Jumat, 09 Januari 2026 Jumadi Dibaca 526 kali Pelayanan Publik
Pemanfaatan Lebih Luas, Kepemilikan KIA di Batang Lampaui Target Nasional
Salah satu petugas melayani pelayanan pembuatan KIA di Disdukcapil Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang mencatat capaian kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) pada 2025 telah melampaui target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.

Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang mencatat capaian kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) pada 2025 telah melampaui target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Batang Dwi Marendra mengatakan, target kepemilikan KIA yang dicanangkan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sebesar 62 persen, berhasil terlampaui dengan capaian 62,23 persen.

“Target dari pemerintah pusat 62 persen dan di Batang bisa tercapai 62,23 persen. Artinya sudah lebih dari 100 persen target,” katanya saat ditemui di Kantor Disdukcapil Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9/1/2026).

Dwi menjelaskan, capaian tersebut diraih melalui percepatan layanan yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Saat pertama kali menjabat, ia menyebut angka kepemilikan KIA di Batang masih berada di kisaran 60 persen.

“Dalam dua sampai tiga bulan terakhir kami lakukan akselerasi supaya kepemilikan KIA bisa meningkat. Upaya percepatan tersebut dilakukan melalui layanan jemput bola, terutama ke sekolah-sekolah serta melalui kegiatan sambang desa,” jelasnya.

Langkah ini dinilai efektif untuk menjangkau anak-anak usia sekolah agar segera memiliki identitas kependudukan.

“Berdasarkan data Disdukcapil Batang, dari total sekitar 215.000 anak di Kabupaten Batang, sebanyak 133.000 anak telah memiliki KIA. Sementara itu, sekitar 81.000 anak masih belum memiliki KIA,” terangnya.

Menurut Dwi, anak-anak yang belum memiliki KIA umumnya berada pada rentang usia 0 hingga 5 tahun. Pada usia tersebut, KIA memang belum banyak digunakan karena anak belum bersekolah dan belum diwajibkan untuk melakukan perekaman foto.

“Biasanya baru dibuat saat anak mulai masuk sekolah. Karena memang pemanfaatannya belum terlalu terasa di usia balita,” ungkapnya.

Meski demikian, Dwi menegaskan KIA memiliki fungsi yang cukup penting dan akan terus didorong pemanfaatannya agar lebih optimal. Salah satunya sebagai identitas anak dalam berbagai layanan publik.

“KIA bisa digunakan untuk bepergian, seperti naik kereta atau pesawat. Anak di atas usia tertentu kan wajib tiket, dan KIA bisa dipakai untuk pemesanan. Selain itu, KIA juga dapat dimanfaatkan untuk membuka rekening tabungan anak, mengurus BPJS Kesehatan, serta berbagai keperluan administrasi lainnya,” tegasnya.

Ke depan, Disdukcapil Batang juga berencana menjalin kerja sama dengan pelaku usaha dan UMKM di wilayah Batang agar KIA memiliki nilai tambah bagi anak-anak.

“Kami upayakan kerja sama dengan mitra usaha. Misalnya anak yang memiliki KIA bisa mendapatkan diskon di UMKM tertentu, atau potongan harga saat ulang tahun dengan menunjukkan KIA,” pungkasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Disdukcapil Batang berharap kepemilikan sekaligus pemanfaatan KIA dapat terus meningkat, sehingga hak-hak administrasi anak sebagai warga negara dapat terpenuhi sejak dini. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 44
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 57
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 51
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 44
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 50