Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 608 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil
Salah satu pedagang melayani pembeli membeli cabai di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Menurut Laila pedagang sayuran, harga komoditas bumbu dapur mulai turut perlahan setelah perayaan Natal dan pergantian tahun 2026. Komoditas yang turun secara cepat yakni cabai rawit merah yang semula Rp50 ribu kini mulai stabil menjadi Rp40 ribu per kilogram.

“Naiknya waktu mau Natal sama tahun baru, sekarang sudah mulai normal lagi, termasuk hampir semua jenis sayur, harganya turun. Cuma sekarang yang sedang naik itu, cabai rawit hijau semula Rp40 ribu malah naik jadi Rp60 ribu per kilogram,” katanya saat ditemui di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Komoditas lain yang ikut mengalami penurunan, yakni ayam potong yang semula saat menjelang hingga puncak perayaan Nataru terus naik, kini mulai stabil kembali. Ia mengaku awal 2026, harga ayam potong mulai turun Rp2.000,00.

“Ya mulai hari ini harga ayam mulai turun dari Rp42 ribu, jadi Rp40 ribu per kilogram. Tapi bisa jadi waktu menjelang lebaran harga bisa kembali naik karena banyaknya permintaan,” jelasnya.

Meski hampir seluruh komoditas mulai kembali normal, berbeda jauh dengan harga daging sapi yang justru merangkak naik.

Pedagang daging, Lilis membenarkan terjadi kenaikan harga di awal 2026, dikarenakan harga sapi hidup yang mengalami kenaikan harga.

“Waktu Natal kemarin permintaan justru meningkat dua kali lipat karena bersamaan liburan harganya juga stabil Rp120 ribu. Tapi mulai hari ini harganya jadi Rp125 ribu per kilogram, karena harga sapinya sudah mahal,” ungkapnya.

Diakuinya kenaikan harga daging ini berdampak pada penurunan omset dari semula saat Nataru mampu meraih dua kuintal, kini hanya satu kuintal.

“Ya kalau dihitung pertengahan Desember 2025 omsetnya bisa Rp12 juta, sekarang bisa turun setengahnya,” ujar dia.

Para pedagang memprediksi harga daging akan kembali mengalami kenaikan menjelang hari raya Idulfitri nanti.

“Kalau pas Ramadan harganya kemungkinan masih normal, tapi pas menjelang lebaran bisa naik jadi Rp150 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 51
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 59
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 45
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 329
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 75