Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 669 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil
Salah satu pedagang melayani pembeli membeli cabai di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Menurut Laila pedagang sayuran, harga komoditas bumbu dapur mulai turut perlahan setelah perayaan Natal dan pergantian tahun 2026. Komoditas yang turun secara cepat yakni cabai rawit merah yang semula Rp50 ribu kini mulai stabil menjadi Rp40 ribu per kilogram.

“Naiknya waktu mau Natal sama tahun baru, sekarang sudah mulai normal lagi, termasuk hampir semua jenis sayur, harganya turun. Cuma sekarang yang sedang naik itu, cabai rawit hijau semula Rp40 ribu malah naik jadi Rp60 ribu per kilogram,” katanya saat ditemui di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Komoditas lain yang ikut mengalami penurunan, yakni ayam potong yang semula saat menjelang hingga puncak perayaan Nataru terus naik, kini mulai stabil kembali. Ia mengaku awal 2026, harga ayam potong mulai turun Rp2.000,00.

“Ya mulai hari ini harga ayam mulai turun dari Rp42 ribu, jadi Rp40 ribu per kilogram. Tapi bisa jadi waktu menjelang lebaran harga bisa kembali naik karena banyaknya permintaan,” jelasnya.

Meski hampir seluruh komoditas mulai kembali normal, berbeda jauh dengan harga daging sapi yang justru merangkak naik.

Pedagang daging, Lilis membenarkan terjadi kenaikan harga di awal 2026, dikarenakan harga sapi hidup yang mengalami kenaikan harga.

“Waktu Natal kemarin permintaan justru meningkat dua kali lipat karena bersamaan liburan harganya juga stabil Rp120 ribu. Tapi mulai hari ini harganya jadi Rp125 ribu per kilogram, karena harga sapinya sudah mahal,” ungkapnya.

Diakuinya kenaikan harga daging ini berdampak pada penurunan omset dari semula saat Nataru mampu meraih dua kuintal, kini hanya satu kuintal.

“Ya kalau dihitung pertengahan Desember 2025 omsetnya bisa Rp12 juta, sekarang bisa turun setengahnya,” ujar dia.

Para pedagang memprediksi harga daging akan kembali mengalami kenaikan menjelang hari raya Idulfitri nanti.

“Kalau pas Ramadan harganya kemungkinan masih normal, tapi pas menjelang lebaran bisa naik jadi Rp150 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 193
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 518
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 158
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 203
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 249
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 641