Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil

Senin, 05 Januari 2026 Jumadi Dibaca 623 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Pasca Nataru Harga Komoditas Pokok Mulai Stabil
Salah satu pedagang melayani pembeli membeli cabai di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Batang - Pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga komoditas kebutuhan pokok khususnya bumbu dapur mulai normal kembali, setelah selama beberapa pekan lalu mengalami kenaikan harga yang cukup melejit. Komoditas yang perlahan mulai mengalami penurunan diantaranya cabai rawit merah yang menjadi bumbu utama bagi sebagian masyarakat Kabupaten Batang yang sedang menggelar hajatan di bulan November hingga Desember 2025 lalu.

Menurut Laila pedagang sayuran, harga komoditas bumbu dapur mulai turut perlahan setelah perayaan Natal dan pergantian tahun 2026. Komoditas yang turun secara cepat yakni cabai rawit merah yang semula Rp50 ribu kini mulai stabil menjadi Rp40 ribu per kilogram.

“Naiknya waktu mau Natal sama tahun baru, sekarang sudah mulai normal lagi, termasuk hampir semua jenis sayur, harganya turun. Cuma sekarang yang sedang naik itu, cabai rawit hijau semula Rp40 ribu malah naik jadi Rp60 ribu per kilogram,” katanya saat ditemui di Pasar Induk Batang, Kabupaten Batang, Senin (5/1/2026).

Komoditas lain yang ikut mengalami penurunan, yakni ayam potong yang semula saat menjelang hingga puncak perayaan Nataru terus naik, kini mulai stabil kembali. Ia mengaku awal 2026, harga ayam potong mulai turun Rp2.000,00.

“Ya mulai hari ini harga ayam mulai turun dari Rp42 ribu, jadi Rp40 ribu per kilogram. Tapi bisa jadi waktu menjelang lebaran harga bisa kembali naik karena banyaknya permintaan,” jelasnya.

Meski hampir seluruh komoditas mulai kembali normal, berbeda jauh dengan harga daging sapi yang justru merangkak naik.

Pedagang daging, Lilis membenarkan terjadi kenaikan harga di awal 2026, dikarenakan harga sapi hidup yang mengalami kenaikan harga.

“Waktu Natal kemarin permintaan justru meningkat dua kali lipat karena bersamaan liburan harganya juga stabil Rp120 ribu. Tapi mulai hari ini harganya jadi Rp125 ribu per kilogram, karena harga sapinya sudah mahal,” ungkapnya.

Diakuinya kenaikan harga daging ini berdampak pada penurunan omset dari semula saat Nataru mampu meraih dua kuintal, kini hanya satu kuintal.

“Ya kalau dihitung pertengahan Desember 2025 omsetnya bisa Rp12 juta, sekarang bisa turun setengahnya,” ujar dia.

Para pedagang memprediksi harga daging akan kembali mengalami kenaikan menjelang hari raya Idulfitri nanti.

“Kalau pas Ramadan harganya kemungkinan masih normal, tapi pas menjelang lebaran bisa naik jadi Rp150 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 100
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 93
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 124
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 91
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 87
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 72