POPTI dan Pemkab Batang Melindungi Generasi dari Talasemia

Rabu, 24 Desember 2025 Jumadi Dibaca 426 kali Kesehatan
POPTI dan Pemkab Batang Melindungi Generasi dari Talasemia
POPTI Batang menggelar rakor dengan Dinkes untuk melindungi generasi dari Talasemia, di Kantor Dinkes Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Di Kabupaten Batang, Talasemia masih menjadi sosok asing yang mengancam dalam diam. Bayangkan saja, hampir 90 persen masyarakat di wilayah ini belum mengenal apa itu penyakit genetika yang mengharuskan penderitanya bergantung pada transfusi darah seumur hidup.

Batang - Di Kabupaten Batang, Talasemia masih menjadi sosok asing yang mengancam dalam diam. Bayangkan saja, hampir 90 persen masyarakat di wilayah ini belum mengenal apa itu penyakit genetika yang mengharuskan penderitanya bergantung pada transfusi darah seumur hidup.

Fakta memprihatinkan inilah yang memicu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang untuk bergerak. Mereka bertekad menjadi promotor edukasi demi memutus mata rantai penyebaran penyakit ini.

Langkah nyata mulai disusun saat Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi menerima audiensi dari Perhimpunan Orangtua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang, di Kantor Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Rabu (25/12/2025).

Mengingat jumlah penyandang yang terus bertambah, Ida menginstruksikan Puskesmas untuk gencar bersosialisasi. Bahkan, Dinkes berencana menyasar sekolah-sekolah untuk melakukan skrining.

“Hal ini kita lakukan untuk mendeteksi sejak dini apakah seseorang membawa gen talasemia, sehingga mengetahui agar mencari pasangan hidup yang bukan gen pembawa talasemia,” jelasnya.

Tujuan besarnya hanya satu, mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor. Ini untuk mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor yang membutuhkan transfusi seumur hidup.

Sinergi untuk Mereka yang Bertahan

Ketua POPTI Batang Nety Widjayanti tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Baginya, nasib penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penyakit kronis seperti Talasemia memerlukan jaminan keberlanjutan layanan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dan sinergi dengan Dinkes. Kami berharap ada solusi jangka panjang jika ditemukan kasus baru atau pasien yang belum ter-cover,” ungkapnya.

Nety menyebutkan, saat ini tercatat ada 42 penyandang talasemia di Kabupaten Batang terdiri dari 15 dewasa dan 27 anak-anak. Angka ini merupakan bagian dari 13.939 kasus secara nasional. Sayangnya, tembok besar masih menghadang: biaya skrining belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Mereka itu harus transfusi darah, ada yang setiap sebulan sekali, tiga minggu sekali, dua minggu sekali dan bahkan ada yang seminggu sekali,” ungkapnya.

Nety menceritakan kisah pilu warga yang hendak menikah dan sadar untuk melakukan skrining, namun terpaksa mundur karena kendala biaya.

Perjuangan Medis dan Fasilitas 'One Day Care'

Sementara itu, Ahli Medis POPTI Batang Tan Evi Susanti menekankan, bahwa pencegahan adalah kunci. Menurutnya, krusial untuk memastikan sesama pembawa sifat talasemia tidak menikah agar tidak melahirkan penderita talasemia mayor baru.

Dokter Evi juga mengenang masa-masa sulit saat aturan BPJS mewajibkan anak-anak Talasemia Batang mengambil protokol terapi ke RSUP Kariadi Semarang. Mengingat mayoritas pasien berasal dari keluarga kurang mampu, biaya transportasi menjadi beban berat.

“Akhirnya saya bersama RSUD Kalisari Batang mencari sponsor agar mereka bisa mendapatkan protokol terapi. Kita sewakan bus, hingga tiga gelombang dan Alhamdulillah sudah mendapatkan protokol terapi semuanya,” ujar dia.

Kini, secerah harapan mulai benderang. RSUD Batang telah menyediakan fasilitas one day care, sebuah layanan yang memudahkan pasien mendapatkan perawatan rutin tanpa harus menginap lama, memberikan ruang bagi mereka untuk tetap merajut masa depan di tengah keterbatasan genetik. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
DPUPR minta, Indomaret Fres Alun-Alun Batang Kembalikan Fungsi Trotoar
Batang - Polemik keberadaan pedestrian di depan Indomaret Fres, Alun-Alun Batang, akhirnya mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang.
25 Mei 2026 Jumadi 63
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 80
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 205
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 69
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Pemkab Batang Minta Indomaret Fresh Kembalikan Fungsi Trotoar dan Pedestrian
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mendesak pihak manajemen Indomaret Fresh segera mengembalikan fungsi pedestrian dan trotoar di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Alun-Alun Batang, setelah area tersebut menuai keluhan masyarakat dan menjadi sorotan di media sosial.
25 Mei 2026 Jumadi 65
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Fasilitas Lengkap, Perpustakaan Griya Prapanca Diminati Warga Bandar
Batang - Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar, berupaya memenuhi layanan literasi dengan kelengkapan fasilitas hingga diminati warga untuk memenuhi kebutuhan literasi maupun pelatihan kewirausahaan. Saat ini, perpustakaan tersebut masuk enam besar dan menjalani visitasi penilaian langsung dari tim juri Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Jawa Tengah.
25 Mei 2026 Jumadi 69