POPTI dan Pemkab Batang Melindungi Generasi dari Talasemia

Rabu, 24 Desember 2025 Jumadi Dibaca 404 kali Kesehatan
POPTI dan Pemkab Batang Melindungi Generasi dari Talasemia
POPTI Batang menggelar rakor dengan Dinkes untuk melindungi generasi dari Talasemia, di Kantor Dinkes Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Di Kabupaten Batang, Talasemia masih menjadi sosok asing yang mengancam dalam diam. Bayangkan saja, hampir 90 persen masyarakat di wilayah ini belum mengenal apa itu penyakit genetika yang mengharuskan penderitanya bergantung pada transfusi darah seumur hidup.

Batang - Di Kabupaten Batang, Talasemia masih menjadi sosok asing yang mengancam dalam diam. Bayangkan saja, hampir 90 persen masyarakat di wilayah ini belum mengenal apa itu penyakit genetika yang mengharuskan penderitanya bergantung pada transfusi darah seumur hidup.

Fakta memprihatinkan inilah yang memicu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang untuk bergerak. Mereka bertekad menjadi promotor edukasi demi memutus mata rantai penyebaran penyakit ini.

Langkah nyata mulai disusun saat Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi menerima audiensi dari Perhimpunan Orangtua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang, di Kantor Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Rabu (25/12/2025).

Mengingat jumlah penyandang yang terus bertambah, Ida menginstruksikan Puskesmas untuk gencar bersosialisasi. Bahkan, Dinkes berencana menyasar sekolah-sekolah untuk melakukan skrining.

“Hal ini kita lakukan untuk mendeteksi sejak dini apakah seseorang membawa gen talasemia, sehingga mengetahui agar mencari pasangan hidup yang bukan gen pembawa talasemia,” jelasnya.

Tujuan besarnya hanya satu, mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor. Ini untuk mencegah kelahiran anak dengan talasemia mayor yang membutuhkan transfusi seumur hidup.

Sinergi untuk Mereka yang Bertahan

Ketua POPTI Batang Nety Widjayanti tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Baginya, nasib penyandang Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penyakit kronis seperti Talasemia memerlukan jaminan keberlanjutan layanan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dan sinergi dengan Dinkes. Kami berharap ada solusi jangka panjang jika ditemukan kasus baru atau pasien yang belum ter-cover,” ungkapnya.

Nety menyebutkan, saat ini tercatat ada 42 penyandang talasemia di Kabupaten Batang terdiri dari 15 dewasa dan 27 anak-anak. Angka ini merupakan bagian dari 13.939 kasus secara nasional. Sayangnya, tembok besar masih menghadang: biaya skrining belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Mereka itu harus transfusi darah, ada yang setiap sebulan sekali, tiga minggu sekali, dua minggu sekali dan bahkan ada yang seminggu sekali,” ungkapnya.

Nety menceritakan kisah pilu warga yang hendak menikah dan sadar untuk melakukan skrining, namun terpaksa mundur karena kendala biaya.

Perjuangan Medis dan Fasilitas 'One Day Care'

Sementara itu, Ahli Medis POPTI Batang Tan Evi Susanti menekankan, bahwa pencegahan adalah kunci. Menurutnya, krusial untuk memastikan sesama pembawa sifat talasemia tidak menikah agar tidak melahirkan penderita talasemia mayor baru.

Dokter Evi juga mengenang masa-masa sulit saat aturan BPJS mewajibkan anak-anak Talasemia Batang mengambil protokol terapi ke RSUP Kariadi Semarang. Mengingat mayoritas pasien berasal dari keluarga kurang mampu, biaya transportasi menjadi beban berat.

“Akhirnya saya bersama RSUD Kalisari Batang mencari sponsor agar mereka bisa mendapatkan protokol terapi. Kita sewakan bus, hingga tiga gelombang dan Alhamdulillah sudah mendapatkan protokol terapi semuanya,” ujar dia.

Kini, secerah harapan mulai benderang. RSUD Batang telah menyediakan fasilitas one day care, sebuah layanan yang memudahkan pasien mendapatkan perawatan rutin tanpa harus menginap lama, memberikan ruang bagi mereka untuk tetap merajut masa depan di tengah keterbatasan genetik. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 40
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 42
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 55
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 40
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 37