Batang - Hari Ibu Ke-97, di Kabupaten Batang diperingati sangat meriah oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Batang, dengan menggelar berbagai agenda, mulai bazar murah hingga fesyen show ibu dan anak. Ragam kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian para anggota IWAPI terhadap pentingnya peran kaum ibu dalam keluarga maupun berkarya dan berkiprah di dunia bisnis.
Batang - Hari Ibu Ke-97, di Kabupaten Batang diperingati sangat meriah oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Batang, dengan menggelar berbagai agenda, mulai bazar murah hingga fesyen show ibu dan anak. Ragam kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian para anggota IWAPI terhadap pentingnya peran kaum ibu dalam keluarga maupun berkarya dan berkiprah di dunia bisnis.
Beberapa
agenda yang digelar untuk memeriahkan Hari Ibu, di antaranya, lomba fesyen show
ibu dan anak sebanyak 68 peserta yang mengenakan batik khas Batang tanpa
jahitan. Di samping itu, masyarakat juga diberi kesempatan untuk membeli
produk-produk UMKM yang bernaung di bawah IWAPI, untuk membuktikan dukungannya
terhadap hasil karya pelaku usaha lokal.
Ketua
IWAPI Batang Yulia Nurhayati Asror menunjukkan kiprah para anggotanya lewat
kepeduliannya kepada masyarakat umum, selain mampu menghasilkan ragam karya
produk, namun dari sisi sosial pun kontribusinya tak diragukan lagi. Terbukti
dengan dimeriahkannya Hari Ibu tahun ini lewat even bazar murah yang dapat
dinikmati langsung oleh masyarakat umum.
“Kami
siapkan 300 paket sembako, tiap paketnya masyarakat cukup mengeluarkan Rp50
ribu, sudah mendapatkan beras 3 kilogram, gula 1 kilogram dan minyak goreng 1
liter. Sedangkan produk UMKM IWAPI, dibuka stan seperti kopi, kuliner dan batik
khas Batang, semuanya dipersembahkan IWAPI bagi masyarakat,†katanya, saat
ditemui, di Pendapa Kabupaten Batang, Minggu (21/12/2025).
Dari
sisi kemanusiaan, IWAPI juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan
masyarakat, dengan menggelar cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Rumah
Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM). Tak hanya itu, bagi putra-putri warga Batang
yang berbakat di seni rupa, juga diberikan ruang untuk menyalurkan potensinya
lewat lomba mewarnai yang diikuti 86 peserta.
“Semua
kegiatan yang kami gelar ini jadi bukti peran ibu tidak hanya sebagai tiang
negara maupun mengurus rumah tangga saja, tapi kiprahnya di dunia bisnis sangat
beragam,†jelasnya.
Di
sisi lain, IWAPI juga mendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Industropolis Batang dengan berkontribusi langsung. Salah satunya memenuhi
kebutuhan konsumsi bagi ribuan pekerja yang tersebar di KEK.
Sementara,
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Batang Sri Rejeki Suyono mengapresiasi kontribusi
para anggota IWAPI, dengan menggelar berbagai even untuk memeriahkan Hari Ibu.
Digelarnya ragam lomba ini tentunya berdampak positif dalam membentuk karakter
putra-putri di masa depan.
“Kita
bisa tahu bakat dan minat anak-anak, apalagi lomba fesyen shownya juga
mengusung tema batik, yang bisa mengangkat potensi batik khas Batang. Dampak
positifnya, akan menimbulkan kedekatan emosional antara ibu dan anak,†terangnya.
Sementara
itu, juara 1 Lomba Fesyen Show Batik Batang, pasangan ibu dan anak, Veni dan
Lintang mengaku terkejut karena menjuarai lomba tersebut. Menurutnya, butuh
waktu beberapa pekan untuk berlatih kekompakan untuk memberikan penampilan
terbaik.
“Sangat positif fesyen show ibu dan anak ini, karena bisa membangun hubungan kedekatan emosional yang baik antara keduanya. Semoga tahun depan ada lomba sejenis lagi dan biar tambah kompak,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)