Tingginya Permintaan, Faktor Utama Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Selasa, 16 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.212 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Tingginya Permintaan, Faktor Utama Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Salah satu pedagang melayani pembeli membeli ayam potong di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kenaikan harga kebutuhan pokok tak hanya terjadi pada bumbu dapur dan sayuran, namun merambat sampai komoditas lain seperti ayam potong hingga telur ayam yang naik signifikan. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor, yakni karena cuaca, peningkatan kebutuhan saat akhir, hingga peningkatan permintaan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Batang - Kenaikan harga kebutuhan pokok tak hanya terjadi pada bumbu dapur dan sayuran, namun merambat sampai komoditas lain seperti ayam potong hingga telur ayam yang naik signifikan. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor, yakni karena cuaca, peningkatan kebutuhan saat akhir, hingga peningkatan permintaan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu pedagang ayam potong, Tinuk mengakui harga ayam potong terus merangkak naik sejak dimulainya program MBG, terlebih saat momentum Natal dan pergantian tahun, kenaikan makin terasa.

“Hari-hari biasa Rp38 ribu, tapi saat Natal dan Tahun Baru bisa sampai Rp42 ribu per kilogramnya,” katanya, saat ditemui di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (16/12/2025).

Ia membenarkan, penyebab lain kenaikan harga komoditas ayam potong karena meningkatnya permintaan untuk memenuhi pasokan menu MBG.

“Konsumen juga mengurangi jumlah pembelian, penjualan juga merosot jauh, dari sebelumnya bisa habis delapan kuintal, sekarang cuma 7 kuintal per harinya,” jelasnya.

Senada, pedagang telur ayam negeri, Tin mengaku, kenaikan harga sudah sejak tiga hari lalu. Selain faktor banyaknya warga yang membeli telur untuk keperluan momen Natal dan Tahun Baru, juga disebabkan karena untuk memenuhi pasokan MBG.

“Kan ini mau Natal dan Tahun Baru, jadi banyak yang beli untuk membuat kue. Terus juga karena ada MBG jadi harganya tambah naik, dari sebelumnya Rp28 ribu sekarang jadi Rp32 ribu per kilogram, itu pun bisa naik lagi,” terangnya.

Sejumlah konsumen seperti Kusniati menyesalkan kenaikan harga tersebut, karena dengan uang belanja yang tak bertambah memaksanya untuk menghemat dan mengurangi jumlah pembelian.

“Uang belanja sehari cuma dikasih Rp100 ribu, terpaksa ngurangi jumlah belanja, habis pada mahal semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Analis Perdagangan Disperindagkop dan UKM Batang Mursiti menerangkan, saat ini pihaknya terus melakukan pantauan intensif ke sejumlah pasar di Kabupaten Batang.

“Hasil pantauan kemarin, harga ayam potong memang naik, salah satu penyebabnya tingginya permintaan untuk MBG,” ujar dia.

Sejauh ini akan dilakukan pantauan dan apabila diperlukan akan dibuka pasar murah, untuk menstabilkan harga.

“Tapi sampai saat ini kenaikannya masih wajar karena mendekati momentum Nataru itu biasa naik, nanti pasca Nataru stabil lagi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 51
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 59
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 46
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 329
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 75