Rumah Sakit Swasta Investasi di Kabupaten Batang

Rabu, 10 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.138 kali Ekonomi
Rumah Sakit Swasta Investasi di Kabupaten Batang
Kepala DPMPTSP Batang Margo Santosa menyampaikan, Rumah Sakit Swasta Investasi di Kabupaten Batang.
Batang - Ibarat magnet yang menarik logam, Kabupaten Batang kini makin menggeliat sebagai kawasan primadona investasi. Setelah sukses memproklamirkan diri sebagai pusat industri, kini Batang menyambut gelombang baru, dua rumah sakit swasta besar siap menancapkan tiang pancang, mengindikasikan bahwa kota ini tak hanya siap bekerja, tapi juga siap merawat penduduknya.

Batang - Ibarat magnet yang menarik logam, Kabupaten Batang kini makin menggeliat sebagai kawasan primadona investasi. Setelah sukses memproklamirkan diri sebagai pusat industri, kini Batang menyambut gelombang baru, dua rumah sakit swasta besar siap menancapkan tiang pancang, mengindikasikan bahwa kota ini tak hanya siap bekerja, tapi juga siap merawat penduduknya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Margo Santosa mengungkapkan, bahwa minat pembangunan rumah sakit ini muncul di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang melonjak dan iklim investasi yang semakin ramah.

“Saat ini, Batang sudah memiliki tiga fasilitas medis utama, yaitu RSUD Batang, RSUD Limpung, dan RS QIM. Namun, daftar itu akan segera bertambah panjang,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (10/12/2025).

Proyek Kesehatan Menuju Batang Kota Industri

Margo Santosa memastikan bahwa, Batang benar-benar sedang dilirik sebagai lokasi strategis pengembangan fasilitas kesehatan. Bahkan, sejumlah proyek sudah memasuki tahapan perizinan dan pembangunan awal.

“RS Mitra Plumbon di Batang Kota sudah mulai berproses di depan kantor Dinas Kesehatan, sedangkan RS Anugerah di Desa Clapar, Kecamatan Subah, juga sedang dalam tahap perencanaan pembangunan,” jelasnya.

Bahkan, ambisi Batang tak berhenti di sana. Wilayah KEK Industropolis, yang diproyeksikan sebagai sentra pertumbuhan industri nasional, juga sudah disiapkan untuk memiliki rumah sakit baru. Sebenarnya, dua institusi besar RS Muhammadiyah dan RS NU sempat mengurus izin, namun prosesnya masih tertunda dan pembangunannya belum tampak.

Makin menjamurnya rumah sakit swasta ini jelas memicu persaingan layanan kesehatan yang akan menghangat. Tapi, bagi Margo, ini justru kabar baik bagi masyarakat Batang.

“Ketika rumah sakit banyak, maka yang untung masyarakat, karena mereka bisa memilih, tetapi ini juga tantangan bagi rumah sakit daerah. Rumah sakit milik pemerintah (RSUD) kini harus bergerak cepat dan melakukan inovasi layanan, tidak boleh hanya mengandalkan statusnya saja,” tegasnya.

Menurutnya, fenomena ini adalah momen emas bagi RSUD untuk membenahi manajemen, meningkatkan kualitas tenaga medis, hingga mempercepat transformasi digital.

Kesehatan, Magnet Baru bagi Investor

Lebih dari sekadar urusan kesehatan, perkembangan sektor ini ternyata turut memengaruhi daya tarik Batang di mata investor. Keberadaan fasilitas kesehatan yang mumpuni kini menjadi indikator penting saat investor menimbang lokasi usaha baru.

“Pertumbuhan ekonomi daerah itu pasti dilihat dari semua lini pendidikan, kesehatan, dan infrastrukturnya. Kehadiran rumah sakit baru otomatis menjadi penentu keputusan. Ini sinyal positif,” ungkapnya.

Margo juga menyebutkan, tumbuhnya beberapa rumah sakit di Kabupaten Batang pasti jadi kajian investor, karena fasilitas kesehatan sudah sangat bagus, dan ini menarik bagi industri maupun pengembang perumahan.

Bahkan, pertumbuhan fasilitas kesehatan tak lepas dari rencana besar pemerintah daerah untuk merealisasikan program 3 juta unit rumah. Rumah sakit modern sangat mungkin memicu pertumbuhan kawasan perumahan yang lebih variatif.

“Kami ingin perumahan ke depan tidak hanya subsidi saja, tapi ada yang lebih eksklusif, bisa terwujud dalam dua sampai tiga tahun ke depan,” harapnya.

Meski sektor kesehatan berkembang pesat, Margo Santosa menegaskan bahwa industri tetap menjadi magnet utama investasi di Batang. Industri masih andalan utama kita, dan 20262027 akan jadi golden period Batang.

“Begitu kawasan industri di KEK Industropolis beroperasi penuh, arus investasi diyakini akan masuk lebih deras, memicu efek berantai bagi ekonomi lokal. Begitu industri tumbuh, otomatis tenaga kerja masuk, usaha kecil di sekitar kawasan ikut bergerak, pasar berjalan, dan ekonomi akan menggeliat sendiri,” pungkasnya. (MC Batang, Jatng/Edo/Jumadi) 

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 15
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 41
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 34
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 39
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 31
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 34