Rob Semakin Parah, DPRD Batang Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius

Kamis, 20 November 2025 Jumadi Dibaca 475 kali Lingkungan
Rob Semakin Parah, DPRD Batang Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius
Wakil Ketua I DPRD Batang Junaenah Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Serius terkait Rob di Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Junaenah mengungkapkan, keprihatinannya terhadap makin parahnya bencana rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Batang, terutama Kelurahan Denasri Wetan dan Denasri Kulon.

Batang - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Junaenah mengungkapkan, keprihatinannya terhadap makin parahnya bencana rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Batang, terutama Kelurahan Denasri Wetan dan Denasri Kulon.

Ia mengaku terus mendorong Bupati Batang agar segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan yang sudah berlangsung lebih dari setahun itu.

“Setiap ketemu Pak Bupati, yang saya bahas pasti rob, karena saya sendiri kena dampaknya,” katanya saat ditemui di Ruang Wakil Ketua I DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, kondisi di Denasri semakin mengkhawatirkan. Lahan pertanian yang sebelumnya menjadi sumber mata pencaharian warga kini hilang karena terendam air. Banyak warga akhirnya tidak lagi bekerja sebagai petani dan terpaksa beralih profesi.

“Lahannya sudah hilang, jadi air semua. Masyarakat sekarang bingung. Akhirnya banyak yang berpindah pekerjaan, perempuan bikin kerupuk, yang lain jadi tukang batik,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Junaenah berinisiatif mendorong pelaku UMKM agar tetap bisa memperoleh penghasilan.

“Saya kumpulkan warga, saya beri arahan supaya UMKM-nya jalan. Sekarang ya jualan kerupuk, apa saja yang penting bisa menambah pendapatan,” ungkapnya.

Ia menyebut sebagian besar konstituennya terdampak langsung karena wilayah Batang Kota, terutama kawasan pesisir, mengalami genangan berkepanjangan.

Junaenah menilai pembangunan tanggul raksasa di Kota Pekalongan memang efektif mengatasi rob di wilayah tersebut, namun berdampak langsung pada wilayah Batang yang berada di sebelahnya.

“Degayu sudah kering, bahkan sudah bisa dibangun perumahan. Batang mana, lahan saya sendiri tenggelam, sudah tidak terlihat batasnya,” tegasnya.

Ia menyebut setidaknya terdapat sekitar 10 rumah di Denasri Kulon yang sudah mulai dimasuki rob sejak tahun lalu.

Menurut Junaenah, penanganan rob di Batang membutuhkan dukungan dana besar sehingga tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Ia meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan kementerian terkait.

“Pak Bupati harus segera menyambut ke pusat, karena anggarannya besar. Kalau hanya perbaikan saluran atau sungai, tidak ada dampaknya. Air laut tekanannya jauh lebih kuat,” ujar dia.

Rencana penggunaan pompa air seperti yang dilakukan Kota Pekalongan dinilai belum berjalan. Hingga kini, Batang belum memiliki fasilitas pompa besar yang mampu mengurangi genangan.

Terkait koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Junaenah menyebut sebenarnya sudah ada pembahasan awal, namun belum mencapai keputusan final. Ia bahkan menilai isu penolakan warga yang disebut menjadi hambatan pembangunan tanggul tidak sepenuhnya benar.

“Katanya warga menolak karena soal ganti rugi. Tapi setelah saya tanya, warga sebenarnya tidak keberatan. Mereka hanya ingin ditangani seperti di Kota Pekalongan,” tandasnya.

Ia berharap, pemerintah segera mengambil langkah nyata sebelum kerusakan dan kerugian masyarakat pesisir Batang semakin besar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 87
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 107
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 76
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 96
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 101
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 76