Batik Rifaiyah Bertransformasi, UNISS Dorong Inovasi Produk Tujuan Pasar Modern

Kamis, 20 November 2025 Jumadi Dibaca 656 kali IKM UKM UMKM
Batik Rifaiyah Bertransformasi, UNISS Dorong Inovasi Produk Tujuan Pasar Modern
Batang - Batik Rifaiyah yang selama ini dikenal sebagai batik klasik bernuansa Islami mulai bertransformasi menjadi produk ekonomi kreatif yang lebih modern. Inovasi ini lahir melalui program pendampingan hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) di bawah LLDIKTI Wilayah VI, yang diinisiasi Universitas Selamat Sri (UNISS) Batang bekerja sama dengan Universitas Nasional Karang Turi Semarang.

Batang - Batik Rifaiyah yang selama ini dikenal sebagai batik klasik bernuansa Islami mulai bertransformasi menjadi produk ekonomi kreatif yang lebih modern. Inovasi ini lahir melalui program pendampingan hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) di bawah LLDIKTI Wilayah VI, yang diinisiasi Universitas Selamat Sri (UNISS) Batang bekerja sama dengan Universitas Nasional Karang Turi Semarang.

Ketua Tim Pengusul Anik Rahmawati menjelaskan, bahwa pengembangan batik ini merupakan kelanjutan dari penelitian yang ia lakukan pada 2022 mengenai motif Rifaiyah. Penelitian itu kemudian berkembang menjadi program pengabdian kepada masyarakat dengan menggandeng para perajin di Kampung Batik Rifaiyah sebagai mitra utama.

“Kami ingin Batik Rifaiyah tidak hanya hadir sebagai kain, tetapi juga menjadi produk yang bisa digunakan masyarakat sehari-hari,” katanya saat ditemui usai workshop di Galeri Batik Rifa'iyah, Desa Kalipucang Wetan, 002Kabupaten Batang, Kamis (20/11/2025).

Workshop tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Batang Darsono, Rektor UNISS, perwakilan dinas terkait, para pengrajin, mahasiswa, serta pelajar SMA/K sederajat.

Ia menambahkan, pendampingan kepada pengrajin telah berjalan sejak 1 Oktober 2025. Melalui program ini, para perajin mulai memperluas produksi dengan menghadirkan beragam produk turunan berbahan Batik Rifaiyah, seperti busana, tas, sepatu, perlengkapan kantor, tumbler, mug, hingga gantungan kunci.

“Merchandise ini sekaligus strategi pemasaran, agar pembeli punya kesan dan tertarik untuk kembali,” jelasnya.

Perwakilan perajin Batik Rifaiyah Miftakhutin, menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, perubahan diperlukan agar Batik Rifaiyah tidak hanya diminati kalangan tertentu.

“Inovasi ini memang harus ada, karena tuntutan zaman. Kalau batiknya hanya klasik saja, yang suka ya cuma kalangan itu-itu saja,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, bahwa generasi muda di komunitas Rifaiyah kini mulai mendorong pembaruan tanpa meninggalkan akar tradisi.

“Kita mencoba mengubah pola pikir bahwa Batik Rifaiyah tidak harus stagnan pada bentuk klasik. Produk turunan seperti tas dan sepatu memberi khasanah baru bagi perkembangan fashion, terutama fashion Islami,” ujar dia.

Miftakhutin juga mengapresiasi kolaborasi perajin dengan pihak akademisi yang dinilainya membuka peluang baru.

“Saya bersyukur sekali ada inovasi ini. Kolaborasi kami dengan akademisi luar biasa dan membuka peluang baru bagi perajin,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 97
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang Ajak Pemuda Tak Takut Gagal dan Terus Mengukir Prestasi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, tidak takut gagal, terus belajar, dan mengukir prestasi. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, ia menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemuda diharapkan berperan aktif dalam pembangunan melalui karya, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 71
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Edukasi Hukum Waris, Upayakan Penyelesaian sesuai Syariat Islam
Pengadilan Agama Batang bersinergi dengan TNI melalui program TMMD Reguler untuk mengedukasi masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, mengenai hukum waris Islam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum, membantu masyarakat memahami hak dan pembagian warisan sesuai syariat Islam, serta meminimalkan potensi sengketa keluarga melalui edukasi dan penyelesaian masalah sesuai ketentuan yang berlaku.
27 Okt 2026 Jumadi 100
Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan
Batang Bersiap Lebih Terang, Pemenang Lelang APJ Resmi Diumumkan
Pemkab Batang menetapkan Konsorsium Catur Batang Cahaya Cemerlang sebagai pemenang lelang proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) berbasis KPBU senilai Rp143,7 miliar, dengan PT Bukaka Teknik Utama Tbk sebagai calon pemenang cadangan. Proyek ini bertujuan mengatasi kekurangan penerangan jalan yang mencapai 69,6 persen melalui pemasangan ribuan titik lampu serta integrasi teknologi CCTV dan sensor lingkungan. Proses pengadaan memasuki masa sanggah pada 27 Oktober2 November 2026, dengan target penandatanganan perjanjian kerja sama pada 30 November 2026.
27 Okt 2026 Jumadi 147
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Kejar Imunisasi, Dinkes Batang Jemput Bola ke Rumah Balita
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mengoptimalkan program Imunisasi Kejar melalui layanan jemput bola ke rumah balita yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hingga Oktober 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) mencapai 80 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap 73 persen, sementara targetnya 100 persen. Jika target belum tercapai, Dinkes akan menggelar program PENARI (Sepekan Mengejar Imunisasi) pada November 2026 untuk meningkatkan perlindungan kesehatan bayi dan balita.
27 Okt 2026 Jumadi 96
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Perkuat Sinergi Layanan Hukum, Kawal Program Sejak Perencanaan
Pemkab Batang dan Kejari Batang memperkuat sinergi layanan hukum melalui penandatanganan MoU untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan hukum didorong sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi, dengan menekankan tidak hanya penyelesaian kegiatan (output), tetapi juga manfaat nyata (outcome) yang dirasakan masyarakat.
27 Okt 2026 Jumadi 108