PMI Batang Fokus Perkuat Tingkat Kecamatan untuk Hadapi Bencana

Senin, 10 November 2025 Jumadi Dibaca 299 kali Pelayanan Publik
PMI Batang Fokus Perkuat Tingkat Kecamatan untuk Hadapi Bencana
Ketua PMI Batang Achmad Taufik (keempat kiri), menyerahkan bantuan RTLH.
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang kini memfokuskan diri pada penguatan relawan di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Batang Putut Husamadiman saat saat ditemui di Kantor PMI Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/11/2025).

Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang kini memfokuskan diri pada penguatan relawan di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Batang Putut Husamadiman saat saat ditemui di Kantor PMI Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/11/2025).

Ia juga mengatakan, pentingnya respons cepat yang dimulai dari komunitas terdekat. Bahwa dalam penanganan bencana, bantuan pertama sering kali datang dari diri sendiri, lalu tetangga, sebelum bantuan yang lebih besar tiba dari tingkat kabupaten atau pemerintah.

“Oleh karena itu, PMI berupaya mengonsentrasikan sumber daya dan kesiapan pada relawan di setiap kecamatan,” jelasnya.

Langkah-langkah penguatan yang telah dan sedang dilakukan PMI Batang meliputi:

 * Pelatihan Relawan: PMI telah mengirimkan relawan untuk mengikuti pelatihan di luar daerah, seperti mengirimkan dua orang relawan untuk pelatihan khusus evakuasi di Semarang guna peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

* Fokus di Kecamatan: Saat ini, PMI lebih memprioritaskan relawan yang berada di kecamatan untuk kesiapsiagaan.

* Jumlah Relawan: PMI Kabupaten Batang memiliki lebih dari 100 relawan.

* Posko Siaga: Posko PMI akan beroperasi selama 24 jam untuk kesiapsiagaan bencana.

* Dukungan Logistik: PMI memiliki langganan warung untuk suplai logistik, sehingga kebutuhan logistik tetap dapat dipenuhi bahkan di malam hari saat terjadi kondisi darurat.

“Selain itu, PMI juga menyiapkan kelengkapan seperti dapur umum dan perlengkapan untuk penanganan seperti pohon tumbang (seperti gergaji mesin/sensaw), perahu karet untuk evakuasi korban,” teangnya.

Putut juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Meskipun BPBD adalah koordinator utama, PMI Batang berupaya untuk bergerak cepat dalam kasus tertentu seperti rumah roboh atau kebakaran.

“Mau tidak mau kalau ada bencana, PMI itu kan enggak bisa di depan. Walaupun memang kadang-kadang ya, kita tetap di depan, tapi saya mesti memberi tahu dulu dengan BPBD. kita tidak bisa lepas dari BPBD,” ungkapnya.

Namun, untuk situasi darurat yang memerlukan penanganan segera, PMI kerap langsung bergerak setelah mengabari BPBD, terutama untuk penanganan cepat di okasi.

Batasan Program RTLH dan Prioritas Bantuan

Terkait program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Putut mengungkapkan bahwa program ini telah melebihi batas yang disepakati. Batas maksimal yang disepakati adalah dua RTLH per kecamatan, namun di Kabupaten Batang, sudah ada lebih dari lima RTLH yang dibantu PMI di satu kecamatan.

“Untuk tahun depan, PMI berencana mengusulkan pembatasan maksimal dua RTLH per kecamatan dalam rapat kerja. Jika ada permintaan bantuan rumah lain, bantuan tersebut tidak akan dimasukkan dalam kategori RTLH, tetapi sebagai bantuan bencana, misalnya untuk kasus rumah kebakaran. PMI berkomitmen tidak membatasi bantuan bencana, meskipun program RTLH memiliki batas,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 74
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 90
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 86
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 81
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 66
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 72