PMI Batang Fokus Perkuat Tingkat Kecamatan untuk Hadapi Bencana

Senin, 10 November 2025 Jumadi Dibaca 282 kali Pelayanan Publik
PMI Batang Fokus Perkuat Tingkat Kecamatan untuk Hadapi Bencana
Ketua PMI Batang Achmad Taufik (keempat kiri), menyerahkan bantuan RTLH.
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang kini memfokuskan diri pada penguatan relawan di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Batang Putut Husamadiman saat saat ditemui di Kantor PMI Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/11/2025).

Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang kini memfokuskan diri pada penguatan relawan di tingkat kecamatan sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua PMI Batang Putut Husamadiman saat saat ditemui di Kantor PMI Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/11/2025).

Ia juga mengatakan, pentingnya respons cepat yang dimulai dari komunitas terdekat. Bahwa dalam penanganan bencana, bantuan pertama sering kali datang dari diri sendiri, lalu tetangga, sebelum bantuan yang lebih besar tiba dari tingkat kabupaten atau pemerintah.

“Oleh karena itu, PMI berupaya mengonsentrasikan sumber daya dan kesiapan pada relawan di setiap kecamatan,” jelasnya.

Langkah-langkah penguatan yang telah dan sedang dilakukan PMI Batang meliputi:

 * Pelatihan Relawan: PMI telah mengirimkan relawan untuk mengikuti pelatihan di luar daerah, seperti mengirimkan dua orang relawan untuk pelatihan khusus evakuasi di Semarang guna peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

* Fokus di Kecamatan: Saat ini, PMI lebih memprioritaskan relawan yang berada di kecamatan untuk kesiapsiagaan.

* Jumlah Relawan: PMI Kabupaten Batang memiliki lebih dari 100 relawan.

* Posko Siaga: Posko PMI akan beroperasi selama 24 jam untuk kesiapsiagaan bencana.

* Dukungan Logistik: PMI memiliki langganan warung untuk suplai logistik, sehingga kebutuhan logistik tetap dapat dipenuhi bahkan di malam hari saat terjadi kondisi darurat.

“Selain itu, PMI juga menyiapkan kelengkapan seperti dapur umum dan perlengkapan untuk penanganan seperti pohon tumbang (seperti gergaji mesin/sensaw), perahu karet untuk evakuasi korban,” teangnya.

Putut juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Meskipun BPBD adalah koordinator utama, PMI Batang berupaya untuk bergerak cepat dalam kasus tertentu seperti rumah roboh atau kebakaran.

“Mau tidak mau kalau ada bencana, PMI itu kan enggak bisa di depan. Walaupun memang kadang-kadang ya, kita tetap di depan, tapi saya mesti memberi tahu dulu dengan BPBD. kita tidak bisa lepas dari BPBD,” ungkapnya.

Namun, untuk situasi darurat yang memerlukan penanganan segera, PMI kerap langsung bergerak setelah mengabari BPBD, terutama untuk penanganan cepat di okasi.

Batasan Program RTLH dan Prioritas Bantuan

Terkait program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Putut mengungkapkan bahwa program ini telah melebihi batas yang disepakati. Batas maksimal yang disepakati adalah dua RTLH per kecamatan, namun di Kabupaten Batang, sudah ada lebih dari lima RTLH yang dibantu PMI di satu kecamatan.

“Untuk tahun depan, PMI berencana mengusulkan pembatasan maksimal dua RTLH per kecamatan dalam rapat kerja. Jika ada permintaan bantuan rumah lain, bantuan tersebut tidak akan dimasukkan dalam kategori RTLH, tetapi sebagai bantuan bencana, misalnya untuk kasus rumah kebakaran. PMI berkomitmen tidak membatasi bantuan bencana, meskipun program RTLH memiliki batas,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 82
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 86
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 118
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 84
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 75
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 56