BPI Ikut Sukseskan Mageri Segoro, Jateng Raih Rekor MURI

Rabu, 15 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 714 kali Lingkungan
BPI Ikut Sukseskan Mageri Segoro, Jateng Raih Rekor MURI
BPI Batang sukseskan program mageri segoro dengan menanam bibit mangrove di Denasri Kulon, Kabupaten Batang.
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) turut ambil bagian dalam keberhasilan Program Mageri Segoro yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini berhasil mencatatkan Rekor MURI sebagai kegiatan penanaman mangrove terbanyak di Jawa Tengah, yang digelar serentak di 17 kabupaten/kota dan dipusatkan di Kendal.

Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) turut ambil bagian dalam keberhasilan Program Mageri Segoro yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini berhasil mencatatkan Rekor MURI sebagai kegiatan penanaman mangrove terbanyak di Jawa Tengah, yang digelar serentak di 17 kabupaten/kota dan dipusatkan di Kendal.

Dalam kegiatan tersebut, BPI menanam 60.000 pohon mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Batang dan Kendal. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Program Mageri Segoro merupakan inisiatif kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menanam mangrove secara masif. Tujuannya tak hanya mencegah abrasi pantai, tetapi juga memperkuat ketahanan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pantai Jawa Tengah.

General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia Aryamir Husein Sulasmoro mengatakan, bahwa dukungan terhadap Mageri Segoro merupakan wujud nyata komitmen BPI dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Melalui penanaman 60.000 mangrove ini, kami ingin berkontribusi menjaga ekosistem pesisir Batang dan mendukung program pemerintah provinsi,” katanya saat ditemui di Denasri Kulon, Kabupaten Batang, Rabu (15/10/2025).

Sebagai pengelola PLTU Batang, BPI berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai inisiatif penghijauan dan pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya. Kami akan terus melanjutkan program penghijauan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

“Dengan keberhasilan meraih Rekor MURI ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Mageri Segoro menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak berhenti pada momentum seremoni semata. Upaya menjaga ekosistem pesisir dinilai penting untuk menghadapi ancaman perubahan iklim, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan Pantai,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan gerakan besar tersebut.

“Rekor MURI yang diraih hari ini adalah milik seluruh masyarakat yang turut melestarikan lingkungannya, khususnya di pesisir pantai 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dengan memagari laut, harapannya garis pantai tidak tergerus oleh ombak. Mari kita jadikan menanam mangrove sebagai budaya,” terangnya.

Ahmad Luthfi menambahkan, gerakan menanam harus disertai perawatan berkelanjutan agar pohon mangrove tumbuh optimal.

“Saya minta para bupati dan wali kota melakukan patroli setiap tiga hari yang dipimpin oleh Dinas Lingkungan Hidup masing-masing. Targetnya, pada Desember 2025 sudah ada dua juta pohon mangrove yang tertanam dan hidup,” tegasnya.

Menurut Luthfi, Mageri Segoro bukan sekadar kegiatan lingkungan, melainkan juga bentuk edukasi publik agar masyarakat ikut menjaga pesisir sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan, bahwa penanaman mangrove menjadi langkah penting untuk memulihkan kawasan pesisir yang terdampak rob dan abrasi.

“Hari ini kita melaksanakan instruksi Bapak Gubernur dalam rangka program Mageri Segoro yang juga meraih Rekor MURI. Di Kabupaten Batang sendiri, terdapat 11 titik penanaman dengan total 57.000 bibit mangrove,” ungkapnya.

Ia menyebut, sekitar 350 hektare lahan pesisir di Batang sudah tidak bisa ditanami karena terendam rob. Dengan penanaman mangrove, pemerintah daerah berharap kawasan tersebut dapat kembali pulih.

“Kami berikhtiar agar abrasi tidak semakin meluas. Mudah-mudahan lahan yang sekarang tergenang bisa kembali bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Suyono juga mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam gerakan lingkungan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada berbagai perusahaan, termasuk PT Bhimasena Power Indonesia, yang melalui program CSR-nya telah memberikan contoh baik dalam pembinaan ekosistem maritim. Kolaborasi ini sangat berarti bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 70
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 75
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 72
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 61
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Jadi Destinasi Favorit, Wisata Curug Genting Batang Bludak Sehari Capai 100 Wisatawan
Batang - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Curug Genting di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, dengan rata-rata mencapai sekitar 100 orang per hari.
09 Jul 2026 Jumadi 42