Strategi Inklusif Wanatani, Perkuat Perhutanan Sosial Responsif Gender

Kamis, 25 September 2025 Jumadi Dibaca 853 kali Ekonomi
Strategi Inklusif Wanatani, Perkuat Perhutanan Sosial Responsif Gender
Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO PUPUK Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani di Hotel Porta by Ambarrukmo, Yogyakarta.
Yogyakarta - Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani. Hal ini untuk Penguatan Perhutanan Sosial yang Inklusif terhadap Perempuan.

Yogyakarta - Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani. Hal ini untuk Penguatan Perhutanan Sosial yang Inklusif terhadap Perempuan.

Tujuannya untuk memperkuat pendekatan responsif gender dalam program Perhutanan Sosial, khususnya dalam mendorong keterlibatan perempuan dalam kegiatan wanatani (agroforestry). Serta peningkatan akses terhadap lahan, maupun pengembangan kewirausahaan sosial yang berkelanjutan.

Deputi Manajemen Pengetahuan dari PUPUK Surabaya Feri Zulkifli menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dan menguatkan peran perempuan dalam pengelolaan sumber daya hutan.

“Kegiatan ini untuk mendorong perempuan lebih aktif dalam pengelolaan perhutanan sosial, menjadi pelaku utama dalam rantai nilai kehutanan sosial yang berkelanjutan,” katanya saat ditemui di Hotel Porta by Ambarrukmo, Yogyakarta, Kamis (25/9/2025).

Kasubdit Kehutanan Kemendagri Dyah Sih Irawati menegaskan, pentingnya memasukkan perspektif gender ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Tujuannya agar perencanaan dan penganggaran responsif gender dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perhutanan sosial, serta mendorong replikasi praktik kelompok perempuan,” jelasnya.

Kabid Kehutanan Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Yussi Nadia menyoroti pentingnya perhatian terhadap hutan adat.

“Banyak hal yang bisa dimasukkan ke dalam RKPS, termasuk hutan adat yang perlu diperhatikan produktivitasnya melalui pendekatan yang terencana dan partisipatif,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Baperida Kabupaten Batang Bagus Pambudi menekankan, pentingnya indikator pembangunan.

“Perhutanan sosial harus dimasukkan dalam Indikator Utama Pembangunan karena bersifat mandatory, memiliki target jelas, dan akan dievaluasi tahunan,” tegasnya.

Kabupaten Batang, disebut sebagai salah satu lokasi program utama dalam pengembangan perhutanan sosial inklusif. Saat ini terdapat lima Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) aktif yang menjadi contoh praktik baik pengelolaan wanatani berbasis pemberdayaan perempuan.

“Kelima KUPS tersebut terdiri dari Desa Pesantren, Sodong, Bismo, Tombo dan Silurah. Kelima desa ini menjadi model awal dalam penguatan kapasitas kelompok perempuan dalam meningkatkan nilai tambah komoditas hutan dan pertanian melalui pendekatan wanatani berkelanjutan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 37
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 40
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 55
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 39
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 37