Strategi Inklusif Wanatani, Perkuat Perhutanan Sosial Responsif Gender

Kamis, 25 September 2025 Jumadi Dibaca 916 kali Ekonomi
Strategi Inklusif Wanatani, Perkuat Perhutanan Sosial Responsif Gender
Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO PUPUK Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani di Hotel Porta by Ambarrukmo, Yogyakarta.
Yogyakarta - Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani. Hal ini untuk Penguatan Perhutanan Sosial yang Inklusif terhadap Perempuan.

Yogyakarta - Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Ford Foundation dan NGO Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, menggelar Workshop Penajaman Tema Strategis Wanatani. Hal ini untuk Penguatan Perhutanan Sosial yang Inklusif terhadap Perempuan.

Tujuannya untuk memperkuat pendekatan responsif gender dalam program Perhutanan Sosial, khususnya dalam mendorong keterlibatan perempuan dalam kegiatan wanatani (agroforestry). Serta peningkatan akses terhadap lahan, maupun pengembangan kewirausahaan sosial yang berkelanjutan.

Deputi Manajemen Pengetahuan dari PUPUK Surabaya Feri Zulkifli menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dan menguatkan peran perempuan dalam pengelolaan sumber daya hutan.

“Kegiatan ini untuk mendorong perempuan lebih aktif dalam pengelolaan perhutanan sosial, menjadi pelaku utama dalam rantai nilai kehutanan sosial yang berkelanjutan,” katanya saat ditemui di Hotel Porta by Ambarrukmo, Yogyakarta, Kamis (25/9/2025).

Kasubdit Kehutanan Kemendagri Dyah Sih Irawati menegaskan, pentingnya memasukkan perspektif gender ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Tujuannya agar perencanaan dan penganggaran responsif gender dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perhutanan sosial, serta mendorong replikasi praktik kelompok perempuan,” jelasnya.

Kabid Kehutanan Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Yussi Nadia menyoroti pentingnya perhatian terhadap hutan adat.

“Banyak hal yang bisa dimasukkan ke dalam RKPS, termasuk hutan adat yang perlu diperhatikan produktivitasnya melalui pendekatan yang terencana dan partisipatif,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Baperida Kabupaten Batang Bagus Pambudi menekankan, pentingnya indikator pembangunan.

“Perhutanan sosial harus dimasukkan dalam Indikator Utama Pembangunan karena bersifat mandatory, memiliki target jelas, dan akan dievaluasi tahunan,” tegasnya.

Kabupaten Batang, disebut sebagai salah satu lokasi program utama dalam pengembangan perhutanan sosial inklusif. Saat ini terdapat lima Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) aktif yang menjadi contoh praktik baik pengelolaan wanatani berbasis pemberdayaan perempuan.

“Kelima KUPS tersebut terdiri dari Desa Pesantren, Sodong, Bismo, Tombo dan Silurah. Kelima desa ini menjadi model awal dalam penguatan kapasitas kelompok perempuan dalam meningkatkan nilai tambah komoditas hutan dan pertanian melalui pendekatan wanatani berkelanjutan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Pemkab Batang Sosialisasikan Program KPR Sejahtera FLPP bagi ASN
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar Sosialisasi Program Perumahan melalui Pembiayaan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 50
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 56
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 79
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 99
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 75
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 69