Batang - Satlantas Polres Batang menggelar ajang Lomba Polisi Cilik (Pocil) tingkat Eks-Karesidenan Pekalongan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-70 di Gedung Guru Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/9/2025).
Batang - Satlantas Polres Batang menggelar ajang Lomba Polisi Cilik (Pocil) tingkat Eks-Karesidenan Pekalongan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-70 di Gedung Guru Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/9/2025).
Kegiatan
ini menjadi ajang seleksi sebelum melangkah ke tingkat Polda Jawa Tengah yang
akan diwakili dua peserta terbaik. Lomba diikuti oleh tujuh polres di wilayah
eks-Karesidenan Pekalongan, yakni Brebes, Tegal, Tegal Kota, Pemalang, Kajen,
Pekalongan Kota, dan Batang.
Kasatlantas
Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, bahwa lomba Pocil
eks-Karisidenan Pekalongan merupakan seleksi untuk memilih dua tim terbaik yang
akan melaju ke tingkat provinsi.
ââ¬ÅPenilaian
meliputi keharmonisan gerakan, kepaduan, dan kedisiplinan. Ini sangat baik
untuk membentuk perilaku anak-anak, menanamkan nilai kebangsaan sejak dini,
serta membangun karakter disiplin,ââ¬Â jelasnya.
Tahun
ini, SDN Proyonanggan 5 Batang dipercaya mewakili Polres Batang. Para siswa
berlatih intensif selama dua minggu, dengan bimbingan langsung dari Polres
Batang serta pelatih profesional dari luar.
ââ¬ÅKeikutsertaan
SDN Proyonanggan 5 Batang tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan daerah,
tetapi juga menjadi teladan bagi anak-anak lainnya. Apapun hasilnya, Pocil
adalah investasi karakter sejak dini. Semoga anak-anak Batang bisa membawa nama
harum di tingkat Polda Jateng,ââ¬Â terangnya.
Salah
satu pendamping sekaligus wali murid Riana Nufi Dewi menyampaikan rasa
syukurnya atas kesempatan tersebut.
ââ¬ÅAlhamdulillah,
kita diberikan kesempatan untuk mewakili Batang. Tahun lalu juara satu di
tingkat kabupaten, dan sekarang naik ke tingkat karisidenan Pekalongan.
Anak-anak berlatih sekitar dua minggu dengan dukungan penuh dari Polres dan
guru-guru,ââ¬Â ungkapnya.
Menurutnya,
tantangan tahun ini lebih berat karena anak-anak harus menguasai sekitar 50
gerakan. Sebelumnya, pada level kabupaten hanya 30 gerakan.
ââ¬ÅAda
tambahan gerakan melintang, membujur, dan variasi gerak jalan lain. Butuh
tenaga ekstra, tapi anak-anak tetap semangat,ââ¬Â ujar dia.
Para
orang tua siswa mendukung penuh keikutsertaan anak-anak dalam ajang ini. Selain
membangun kedisiplinan, kegiatan Polcil juga dianggap mampu melatih mental dan
rasa percaya diri peserta sejak usia sekolah dasar.
ââ¬ÅPrinsipnya
kami sangat mendukung karena kegiatan ini mendidik anak untuk disiplin, melatih
mental, dan tentu membanggakan sekolah serta Kabupaten Batang,ââ¬Â pungkasnya.
Ia
berharap, Pocil SD Proyonanggan 5 Batang bisa juara, tapi yang lebih penting
anak-anak mendapat pengalaman berharga dengan ikut lomba ini. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)